Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Kesehatan Kota Surakarta Tahun 2027

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Kesehatan Kota Surakarta Tahun 2027
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kesehatan Kota Surakarta
Tanggal Terbit 24 Juli 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3372.014
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Kesehatan Kota Surakarta
Tahun:
2027
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan Kota Surakarta
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Jend. Sudirman No. 2 Surakarta
Telepon:
(0271) 632202
Faksmile:
(0271) 632202
Email:
dinaskesehatan@surakarta.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Lanang Aji Laksito WP, S.E., M.M.
Jabatan:
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan
Alamat:
Jl.Jendral Sudirman No.2 Surakarta
Telepon:
0271632202
Faksmile:
Email:
dinkes@surakarta.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Pembangunan Kesehatan merupakan bagian penting dari Pembangunan Nasional secara menyeluruh, karena menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan. Keberhasilan pembangunan kesehatan dapat dilihat dari indikator-indikator yang digunakan untuk memantau perkembangan derajat kesehatan masyarakat. Untuk itu diperlukan data dan informasi secara cepat, tepat dan akurat. Saat ini masyarakat semakin peduli dengan situasi kesehatan serta hasil pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah. Kepedulian masyarakat akan informasi kesehatan ini memberikan nilai positif bagi pembangunan kesehatan itu sendiri. Untuk itu, Dinas Kesehatan selaku pemangku pembangunan kesehatan di Kota Surakarta berkewajiban untuk dapat menyediakan dan memberikan data dan informasi yang dibutuhkan masyarakat yang dikemas dengan baik, sederhana, informatif dan tepat waktu. Salah satu produk dari Sistem Informasi Kesehatan Kota Surakarta adalah Buku Profil Kesehatan Kota Surakarta yang diharapkan dapat menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan baik oleh lintas program, lintas sektoral maupun oleh masyarakat luas. 

3.2. Tujuan Kegiatan:

Dalam rangka memenuhi salah satu kewajiban dalam PMK Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Satu Data Bidang Kesehatan Melalui Sistem Informasi Kesehatan pasal 11 yaitu Puskesmas dan Dinas Kesehatan wajib menerbitkan Profil Kesehatan yang berisi Informasi Kesehatan minimal satu kali dalam setahun.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Desember 2026
31 Desember 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
04 Januari 2027
29 Januari 2027
C. Pengolahan
01 Februari 2027
26 Februari 2027
D. Analisis
01 Maret 2027
26 Maret 2027
E. Penyajian
29 Maret 2027
02 April 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Jumlah penduduk yang telah terdaftar dan memiliki status aktif sebagai peserta dalam program jaminan pemeliharaan kesehatan, termasuk peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan maupun program jaminan kesehatan daerah lainnya. Tahunan
2 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) Bayi yang lahir hidup dengan berat badan kurang dari 2500 gram (2.500 gram) pada saat lahir, terlepas dari usia kehamilan dan tempat kelahiran, yang tercatat oleh tenaga kesehatan. Tahunan
3 Pelayanan Kesehatan Bayi Bayi usia 0-11 bulan yang mendapatkan minimal 6 jenis pelayanan kesehatan dasar oleh tenaga kesehatan dalam satu tahun, meliputi: Penimbangan berat badan, Pengukuran panjang badan, Pemberian imunisasi dasar lengkap, Pemberian vitamin A, Pemeriksaan kesehatan oleh tenaga kesehatan dan Konseling ibu terkait perawatan bayi. Tahunan
4 Posyandu Aktif Posyandu yang menyelenggarakan kegiatan minimal 1 kali setiap bulan, memiliki kader aktif, serta melakukan pencatatan dan pelaporan kegiatan. Tahunan
5 Angka Lahir Mati Jumlah bayi yang lahir tanpa tanda-tanda kehidupan (tidak menangis, tidak bernapas, tidak ada detak jantung), dengan usia kehamilan = 28 minggu (atau berat = 1000 gram bila usia kehamilan tidak diketahui), per 1.000 kelahiran (hidup dan mati) dalam periode dan wilayah tertentu. Tahunan
6 Ibu Hamil Mendapat Tablet Tambah Darah 90 Jumlah ibu hamil yang telah menerima minimal 90 tablet tambah darah (TTD) selama masa kehamilan, baik sekaligus maupun bertahap, yang tercatat dalam register pelayanan atau buku KIA. Tahunan
7 Anak Balita Mendapat Vitamin A Jumlah anak usia 12-59 bulan (1 - <5 tahun) yang mendapatkan 1 kapsul vitamin A dosis tinggi (merah) dalam tahun berjalan, biasanya pada bulan Februari dan/atau Agustus. Tahunan
8 Bumil dengan Komplikasi Kebidanan yang Ditangani Jumlah ibu hamil yang mengalami komplikasi kebidanan selama masa kehamilan yang telah mendapatkan penanganan medis yang sesuai standar di fasilitas pelayanan kesehatan. Tahunan
9 Ibu Hamil dengan Imunisasi Td2+ Jumlah ibu hamil yang telah menerima minimal 2 dosis imunisasi Tetanus-Diphtheria (Td) dengan jarak pemberian yang sesuai dengan tercatat dalam buku KIA atau register layanan. Tahunan
10 Obat Esensial Obat-obatan yang memenuhi prioritas kebutuhan pelayanan kesehatan penduduk yang dapat diakses setiap saat dalam jumlah yang tutup. Tahunan
11 BOR (Bed Occupation Rate) Persentase pemakaian tempat tidur di rumah sakit dalam suatu periode tertentu. Tahunan
12 Balita Ditimbang (D/S) Persentase jumlah balita yang ditimbang di posyandu (D) dibandingkan dengan jumlah seluruh balita sasaran di wilayah kerja (S) pada periode tertentu (biasanya Februari dan Agustus). Tahunan
13 Bayi yang Diberi ASI Eksklusif Bayi usia 0-6 bulan yang hanya diberi Air Susu Ibu (ASI) tanpa makanan/minuman lain, termasuk air putih, kecuali obat atau vitamin dari tenaga kesehatan, berdasarkan pemantauan dalam 6 bulan pertama kehidupan. Tahunan
14 Kunjungan Neonatus 1 Kali Jumlah bayi baru lahir yang melakukan atau mendapatkan kunjungan neonatal pertama kali oleh tenaga kesehatan dalam waktu 6-48 jam setelah lahir, baik di fasilitas kesehatan maupun kunjungan rumah. Tahunan
15 Balita Memiliki Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Anak usia 0-59 bulan (balita) yang memiliki Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) atas nama dirinya, baik sejak lahir untuk diterbitkan kemudian, dan digunakan sebagai alat pemantauan kesehatan anak. Tahunan
16 Desa/Kelurahan UCI (Universal Child Immunization) Desa/Kelurahan dikatakan UCI (Universal Child Immunization) apabila = 80% bayi di wilayah tersebut telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap sebelum usia 12 bulan dalam tahun berjalan. Tahunan
17 Rumah Sakit Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Tahunan
18 Perserta KB Pasca Persalinan Jumlah ibu yang telah melahirkan dan menggunakan metode kontrasepsi modern dalam waktu 42 hari (6 minggu) setelah persalinan, baik di fasilitas kesehatan maupun di luar fasilitas kesehatan, yang tercatat dalam sistem pelayanan. Tahunan
19 Kunjungan Neonatus 3 Kali Bayi lahir hidup yang mendapatkan tiga kali kunjungan pelayanan neonatal oleh tenaga kesehatan sesuai jadwal standar, yaitu: KN1: usia 6-48 jam KN2: usia 3-7 hari KN3: usia 8-28 hari. Tahunan
20 Balita Dipantau Pertumbuhan dan Perkembangan Balita (0-59 bulan) yang dipantau pertumbuhan dan perkembangannya yaitu balita yang ditimbang sedikitnya 8 kali dalam satu tahun, diukur panjang badan atau tinggi badannya sedikitnya 2 kali dalam satu tahun dan dipantau perkembangan sedikitnya 2 kali dalam satu tahun. Pemantauan perkembangan menggunakan ceklis Buku KIA atau KPSP atau instrument baku lainnya. Tahunan
21 Puskesmas Fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan perorangan secara menyeluruh, terpadu, berkesinambungan dengan wilayah kerja tertentu. Tahunan
22 Ibu Hamil Mengonsumsi Tablet Tambah Darah 90 Jumlah ibu hamil yang mengonsumsi minimal 90 tablet tambah darah (TTD) selama kehamilan, berdasarkan pengakuan ibu, pemantauan kader/bidan, atau pencatatan di buku KIA dan register gizi. Tahunan
23 Average Length of Stay (ALOS) di RS Rata-rata jumlah hari pasien dirawat inap di rumah sakit dalam satu periode tertentu. Tahunan
24 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A Jumlah ibu nifas yang mendapat suplementasi vitamin A dosis tinggi (200.000 IU) minimal satu kali dalam masa nifas (sampai 42 hari pasca persalinan), baik di fasilitas kesehatan maupun melalui pelayanan posyandu/domisili. Tahunan
25 Bed Turn Over (BTO) Rata-rata frekuensi penggunaan tempat tidur oleh pasien dalam periode tertentu. Menunjukkan seberapa sering satu tempat tidur ditempati oleh pasien berbeda dalam periode tertentu Tahunan
26 Peserta KB Aktif Modern Pasangan Usia Subur (PUS) yang sedang menggunakan metode kontrasepsi modern secara aktif pada saat pencatatan, baik jangka panjang maupun jangka pendek, dengan status penggunaan masih berlaku. Tahunan
27 Imunisasi dasar lengkap pada bayi Bayi usia 0–11 bulan yang telah mendapatkan seluruh jenis imunisasi dasar lengkap, yaitu: 1 kali BCG; 4 kali Polio tetes (Polio 1, 2, 3, 4); 3 kali DPT-HB-Hib (DPT 1, 2, 3); dan 1 kali Campak-Rubella (MR) Seluruh imunisasi harus diberikan sebelum bayi berusia 12 bulan. Tahunan
28 Anggaran Kesehatan Per Kapita Total anggaran belanja urusan kesehatan yang dialokasikan oleh pemerintah daerah dibagi dengan jumlah penduduk pada tahun yang sama di wilayah tersebut. Tahunan
29 Bayi Mendapat Vitamin A Jumlah bayi usia 6–11 bulan yang mendapatkan 1 kapsul Vitamin A dosis tinggi (biru) pada bulan Februari dan/atau Agustus dalam tahun berjalan. Tahunan
30 Turn of Interval (TOI) di RS Rata-rata jumlah hari tempat tidur tidak ditempati pasien antara saat pasien keluar dan pasien berikutnya masuk Tahunan
31 Balita Mendapatkan Vitamin A Anak usia 6–59 bulan yang mendapatkan satu kapsul vitamin A dosis tinggi (100.000 IU untuk usia 6–11 bulan dan 200.000 IU untuk usia 12–59 bulan) pada bulan Februari dan/atau Agustus dalam tahun berjalan Tahunan
32 Bayi baru lahir ditimbang Jumlah bayi yang lahir hidup dan dilakukan penimbangan berat badan pertama kali dalam usia 0–28 hari, baik di fasilitas kesehatan maupun oleh tenaga kesehatan di masyarakat Tahunan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Google Drive (Aplikasi Berbasis Web)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Desk sinkronisasi dan validasi data
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Dinas.
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak