Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Capaian Standar Pelayanan Minimal Kesehatan Kabupaten Pacitan Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan |
| Tanggal Terbit | 23 Juli 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.3501.017 |
Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar yang berhak diperoleh setiap warga negara secara minimal. Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk melaksanakan dan melaporkan capaian SPM sebagai bentuk tanggung jawab dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.
Dalam rangka memastikan keterpaduan, ketepatan, serta kelengkapan data capaian SPM, diperlukan kegiatan kompilasi pelaporan SPM yang sistematis dan terkoordinasi. Proses kompilasi ini bertujuan untuk mengumpulkan, mengolah, memverifikasi, dan menyajikan data pelaksanaan SPM dari seluruh perangkat daerah terkait agar dapat disusun menjadi laporan yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan kompilasi pelaporan SPM sangat penting sebagai dasar dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah, perencanaan program dan anggaran, serta pengambilan kebijakan strategis di bidang pelayanan dasar. Selain itu, laporan SPM juga menjadi bahan monitoring dan evaluasi oleh pemerintah pusat guna memastikan tercapainya target pelayanan minimal di seluruh wilayah.
Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan kompilasi pelaporan SPM diharapkan dapat meningkatkan kualitas data, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan kompilasi pelaporan SPM adalah sebagai berikut:
Menghimpun dan mengintegrasikan data capaian SPM dari seluruh perangkat daerah terkait secara sistematis dan terkoordinasi.
Memastikan kelengkapan, ketepatan, dan keakuratan data pelaporan SPM sebagai dasar penyusunan laporan resmi pemerintah daerah.
Menyediakan data dan informasi yang valid untuk mendukung proses monitoring, evaluasi, dan pengambilan kebijakan di bidang pelayanan dasar.
Meningkatkan koordinasi dan sinergi antar perangkat daerah dalam pelaksanaan dan pelaporan Standar Pelayanan Minimal.
Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
18 Juli 2026
|
19 Juli 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
01 Agustus 2026
|
31 Desember 2026
|
| C. | Pengolahan |
01 Januari 2027
|
03 Januari 2027
|
| D. | Analisis |
03 Januari 2027
|
20 Januari 2027
|
| E. | Penyajian |
01 Maret 2027
|
31 Maret 2027
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar di wilayah kerja kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu satu tahun | banyaknya ibu hamil yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 2 | Jumlah ibu bersalin yang mendapatkan pelayanan persalinan sesuai standar di fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja kabupaten/kota dalam kurun waktu satu tahun. | banyaknya ibu bersalin yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 3 | Jumlah bayi baru lahir usia 0-28 hari yang mendapatkan pelayanan waktu satu tahun | banyaknya bayi baru lahir yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 4 | Jumlah Balita usia 12-23 bulan yang mendapat Pelayanan Kesehatan sesuai Standar 1 + Jumlah Balita usia 24-35 bulan mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar 2 + Balita usia 36-59 bulan mendapakan pelayanan sesuai standar | banyaknya balita yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 5 | Jumlah anak usia pendidikan dasar yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar yang ada di wilayah kerja kabupaten/kota dalam kurun waktu satu tahun ajaran | banyaknya usia pendidikan dasar yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 6 | Jumlah orang usia 15–59 tahun di kab/kota yang mendapat pelayanan skrining kesehatan sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun | banyaknya penduduk usia produktif yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 7 | Jumlah warga negara berusia 60 tahun atau lebih yang mendapat skrining kesehatan sesuai standar minimal 1 kali = yang ada di suatu wilayah kerja kabupaten/kota dalam kurun waktu satu tahun | banyaknya penduduk usia lanjutyang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 8 | Jumlah penderita hipertensi usia ≥15 tahun di dalam wilayah kerjanya yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun | banyaknya penderita hipertensi yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 9 | Jumlah penderita diabetes mellitus usia ≥15 tahun di dalam wilayah kerjanya yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun | banyaknya penderita diabetes melitus yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 10 | Jumlah ODGJ berat di wilayah kerja Kab/Kota yang mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun | banyaknya orang dengan gangguan jiwa berat yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 11 | Jumlah orang terduga TBC yang dilakukan pemeriksaan penunjang dalam kurun waktu satu tahun | banyaknya terduga tuberkulosis yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 12 | Jumlah orang dengan risiko terinfeksi HIV yang mendapatkan pelayanan sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun | banyaknya orang dengan risiko terinfeksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia atau human immunodeficiency virus yang mendapat pelayanan sesuai standar | tahunan |
| 13 | kode fasilitas kesehatan | Deretan nomor unik yang diberikan oleh pemerintah (Kementerian Kesehatan) atau BPJS Kesehatan untuk mengidentifikasi setiap puskesmas | tahunan |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Supervisi
- Lainnya : Kabupaten
- Kabupaten Atau Kota