Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Perhitungan V/C Ratio Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Perhitungan V/C Ratio Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Dinas Perhubungan Kota Madiun
Tanggal Terbit 22 April 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3577.010
Judul Kegiatan :
Survei Perhitungan V/C Ratio
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Perhubungan Kota Madiun
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Hayam Wuruk No. 62 Madiun
Telepon:
Faksmile:
Email:
dinasperhubungankotamadiun@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Tugas Prasetyo, S.Sos
Jabatan:
Kepala Bidang Lalu Lintas
Alamat:
Jl. Hayam Wuruk No. 62 Madiun
Telepon:
0351 4472235
Faksmile:
0351499041
Email:
dinasperhubunganmadiun@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Sektor transportasi merupakan salah satu sektor yang sangat berperan dalam pembangunan ekonomi secara menyeluruh. Perkembangan sektor transportasi akan secara langsung mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang berjalan. Transportasi merupakan kebutuhan turunan dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh setiap orang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dapat dikatakan bahwa apabila terdapat gangguan dalam kelancaran kegiatan transportasi, maka akan mempengaruhi kegiatan-kegiatan pemenuhan kebutuhan lainnya. Oleh sebab itu, aspek transportasi memiliki tingkat urgensi yang tinggi dalam kegiatan vital dalam sebuah wilayah. Sebagaimana tujuan yang tertulis dalam UndangUndang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yaitu menciptakan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang aman, selamat, tertib, lancar, dan terpadu dengan moda angkutan lain, juga mempunyai tujuan untuk mendorong perekonomian nasional, mewujudkan kesejahteraan rakyat, persatuan dan kesatuan bangsa, serta mampu menjunjung tinggi martabat bangsa.

Kota madiun merupakan salah satu kota di Jawa Timur bagian barat yang dimenjadi pusat tujuan dan perlintasan bagi daerah disekitaran Kota Madiun yaitu Kabupaten Madiun, Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan. Kota Madiun menjadi destinasi tujuan baik wisata budaya, wisata kuliner, industri, serta pendidikan. Kota Madiun juga sebagai tempat berdirinya beberapa perusahaan besar, yaitu diantarnya PT. INKA, Pabrik Rokok Sampoerna, Gudang Garam, dan juga pabrik Gula Rejo Agung sejak tahun 1894, dan juga banyak UMKM yang bergerak didalamnya. Lalu Lintas di Kota Madiun, titik macet, penyebab macet. Oleh sebab itu, maka diperlukan pengawasan dan pengendalian dalam hal menjaga kelancaran lalu lintas.

Permasalahan lalu lintas sendiri dapat dipahami sebagai akibat adanya kegiatan penduduk atau aktivitas sosial dan ekonomi yang terjadi. Pesatnya perkembangan atau pertumbuhan kota mengakibatkan munculnya berbagai kegiatan beraneka ragam dan apabila berkembang dan tak terkendali, dapat berdampak pada kelancaran lalu lintas serta turunnya tingkat kinerja lalu lintas.

Agar kelancaran lalu lintas tetap terjaga dan terkendali, maka diperlukan evaluasi secara periodik terkait unjuk kerja lalu lintas di ruas-ruas jalan di wilayah Kota Madiun. Sebagaimana yang terdapat di beberapa literatur, parameter unjuk kerja lalu lintas di ruas jalan yang digunakan untuk merepresentasikan kondisi lalu lintas terdiri dari VCR, kecepatan, dan kepadatan. Ruas-ruas jalan yang memiliki peranan penting dalam kelancaran arus lalu lintas utama perlu dihitung unjuk kerjanya dan selanjutnya diidentifikasi ruas-ruas jalan yang memiliki unjuk kerja lalu lintas yang buruk untuk dilakukan upaya penanganan lalu lintas. 
 

3.2. Tujuan Kegiatan:

Maksud dari penelitian ini adalah tersusunnya dokumen studi kerja lalu lintas di ruas jalan di Kota Madiun. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Menganalisis kinerja lalu lintas di ruas jalan studi di Kota Madiun;

2. Menganalisis pemeringkatan kinerja lalu lintas di ruas jalan studi di Kota Madiun;

3. Merekomendasikan penanganan lalu lintas di ruas jalan dengan unjuk kerja lalu lintas yang buruk. 

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Juni 2026
30 Juni 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Juli 2026
30 September 2026
C. Pengolahan
01 Oktober 2026
31 Oktober 2026
D. Analisis
01 Oktober 2026
31 Oktober 2026
E. Penyajian
01 Desember 2026
31 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 VCR perbandingan antara nilai volume lalu lintas dan kapasitas ruas jalan. Volume lalu lintas diperoleh dari hasil Survey Traffic Counting, sedangkan kapasitas jalan perlu dilakukan perhitungan menggunakan formula yang terdapat pada MKJI 1997. Terdapat variabel-variabel yang nilainya diperoleh dengan data yang diperoleh dari survey inventarisasi yang telah dilakukan. Berikut formula kapasitas jalan. Bulan Juli s/d September Tahun 2025
2 Kecepatan Kecepatan diperoleh dari hasil survey kecepatan dengan menggunakan speed gun, dengan mengambil secara acak semua jenis kendaraan. Bulan Juli s/d September Tahun 2025
3 Kepadatan Yaitu jumlah rata-rata kendaraan yang menempati satu mil atau satu kilometer dari ruang jalan, dinyatakan per mil atau per km (kend/km). Formula untuk memperoleh nilai kepadatan adalah volume/Space Mean Speed Bulan Juli s/d September Tahun 2025
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Longitudinal Panel
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengamatan
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Peralatan Teknis Perhubungan
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Nonprobabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Quota Sampling
5.7. Unit Sampel:
Jalan dan Pengguna Jalan di Kota Madiun
5.8. Unit Observasi:
Jalan dan pengguna jalan di Kota Madiun
5.9. Jumlah Responden:
31
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Kondisi Jalan di Kota Madiun
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak