Beranda / Rekomendasi Terbit / Pendataan Lengkap Kondisi Jalan Di Kabupaten Gianyar Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Pendataan Lengkap Kondisi Jalan Di Kabupaten Gianyar Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Pendataan Lengkap
Instansi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Tanggal Terbit 02 Mei 2026
Identitas Rekomendasi V-26.5104.004
Judul Kegiatan :
Pendataan Lengkap Kondisi Jalan di Kabupaten Gianyar
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Pendataan Lengkap
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jalan Raya Bona Gianyar
Telepon:
(0361) 944997
Faksmile:
-
Email:
dinaspugianyar@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Made Gede Astawiguna, ST, M.Eng
Jabatan:
Kepala Bidang Bina Marga
Alamat:
Jl. Raya Bona Gianyar
Telepon:
(0361) 944997
Faksmile:
Email:
dinaspugianyar@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Infrastruktur jalan merupakan salah satu komponen vital dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Jalan yang baik dan layak tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga menunjang konektivitas antarwilayah, distribusi barang dan jasa, serta pemerataan pembangunan. Seiring dengan meningkatnya volume kendaraan dan usia jalan yang terus bertambah, kondisi fisik jalan mengalami penurunan kualitas yang dapat berpengaruh terhadap keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi perjalanan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memiliki tanggung jawab dalam perencanaan, pembangunan, pemeliharaan, dan pengawasan infrastruktur jalan. Untuk menjamin bahwa kegiatan pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan dilakukan secara tepat sasaran dan efisien, diperlukan data dan informasi yang akurat mengenai kondisi jalan di wilayah kewenangan.

Oleh karena itu, dilaksanakan pendataan lengkap kondisi jalan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai tingkat kerusakan, jenis kerusakan, dan kebutuhan penanganan masing-masing ruas jalan. Hasil pendataan lengkap ini akan menjadi dasar dalam penyusunan prioritas program perbaikan dan pemeliharaan jalan secara berkelanjutan.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Adapun tujuan dari pelaksanaan pendataan lengkap jalan ini adalah sebagai berikut:

  1. Mengidentifikasi kondisi fisik jalan berdasarkan klasifikasi kerusakan (baik, sedang, rusak ringan, rusak berat) di seluruh ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Dinas PUPR.
  2. Mendata jenis dan lokasi kerusakan jalan secara akurat untuk kebutuhan perencanaan teknis dan penganggaran kegiatan pemeliharaan atau rehabilitasi.
  3. Menentukan prioritas penanganan ruas jalan berdasarkan tingkat kerusakan dan tingkat urgensinya.
  4. Mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam perencanaan program pembangunan infrastruktur jalan yang efektif dan efisien.
  5. Menyusun basis data kondisi jalan yang dapat digunakan sebagai referensi dalam evaluasi kinerja pemeliharaan jalan dari waktu ke waktu.
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
02 Juni 2026
30 Juni 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Juli 2026
31 Desember 2026
C. Pengolahan
01 November 2026
31 Desember 2026
D. Analisis
01 Desember 2026
31 Desember 2026
E. Penyajian
15 Desember 2026
31 Januari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Susunan Permukaan Perkerasan Susunan permukaan perkerasan dinilai dengan membagi menjadi 2 kategori yaitu rapat/baik dan kasar berdasarkan visualisasi surveyor. Tahunan
2 Kondisi/Keadaan Permukaan Perkerasan Keadaan permukaan perkerasan jalan merujuk pada kondisi fisik dan tampilan umum dari lapisan jalan Tahunan
3 Persentase Penurunan Permukaan Perkerasan deformasi permukaan perkerasan dalam bentuk turunnya perkerasan ke arah memanjang pada lintasan roda kendaraan Tahunan
4 Persentase Tambalan Permukaan Perkerasan proses perbaikan pada permukaan perkerasan yang mengalami kerusakan, seperti lubang, retak, atau pengelupasan. Tahunan
5 Jenis Retak-retak istilah yang merujuk pada kondisi di mana suatu benda atau struktur memiliki celah atau garis yang menandakan akan pecah atau tidak utuh lagi. Tahunan
6 Lebar Retak-retak istilah yang merujuk pada kondisi di mana suatu benda atau struktur memiliki celah atau garis yang menandakan akan pecah atau tidak utuh lagi. Tahunan
7 Persentase Luas Retak-retak istilah yang merujuk pada kondisi di mana suatu benda atau struktur memiliki celah atau garis yang menandakan akan pecah atau tidak utuh lagi. Tahunan
8 Jumlah Lubang cekungan atau lubang pada permukaan jalan yang sering terjadi akibat berbagai faktor. Tahunan
9 Ukuran Lubang cekungan atau lubang pada permukaan jalan yang sering terjadi akibat berbagai faktor. Tahunan
10 Bekas Roda bekas atau alur yang terbentuk di permukaan jalan karena tekanan dan gesekan dari roda kendaraan yang melewati jalan tersebut. Tahunan
11 Kerusakan Tepi mengacu pada kerusakan yang terjadi di sepanjang tepi atau pinggiran perkerasan jalan. Tahunan
12 Kondisi Bahu area di sisi kiri atau kanan jalan yang berfungsi sebagai tempat berhenti darurat. Tahunan
13 Permukaan Bahu area di sisi kiri atau kanan jalan yang berfungsi sebagai tempat berhenti darurat. Tahunan
14 Kondisi Saluran Samping saluran yang dibangun di sisi-sisi jalan. Tahunan
15 Kerusakan Lereng istilah yang merujuk pada area yang berada di samping jalan yang memiliki kemiringan tertentu. Tahunan
16 Trotoar jalur khusus untuk pejalan kaki di luar bangunan, biasanya terletak di tepi jalan dan sejajar dengan jalan. Tahunan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengamatan
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Ya
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 10 orang
Pengumpul data/enumerator
: 100 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Verifikasi data
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Jalan
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kecamatan
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak