Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Orthorektifikasi Citra Dari RAW Citra Ke Format ECW Dan Tersedianya Data Peta Dasar Sambirejo Kecamatan Gayamsari Kota Semarang Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Orthorektifikasi Citra Dari RAW Citra Ke Format ECW Dan Tersedianya Data Peta Dasar Sambirejo Kecamatan Gayamsari Kota Semarang Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Penataan Ruang Kota Semarang
Tanggal Terbit 04 September 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3374.016
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Orthorektifikasi Citra Dari RAW Citra Ke Format ECW dan Tersedianya Data Peta Dasar Sambirejo Kecamatan Gayamsari Kota Semarang
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Penataan Ruang Kota Semarang
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Pemuda No.148 Semarang
Telepon:
0243556435
Faksmile:
-
Email:
metadatadistaru@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Ryan Saputra, ST.
Jabatan:
Sekretaris
Alamat:
Jl. Pemuda No. 148 Semarang
Telepon:
081322746434
Faksmile:
Email:
mdsintia@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Perkembangan pembangunan wilayah yang pesat di Kecamatan Gayamsari, khususnya Kelurahan Sambirejo, menuntut ketersediaan data spasial yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data peta dasar yang berkualitas menjadi elemen penting dalam mendukung perencanaan tata ruang, pengendalian pemanfaatan lahan, pembangunan infrastruktur, serta pengambilan keputusan berbasis spasial oleh pemerintah daerah.

Namun salah satu permasalahan yang sering dijumpai adalah keterbatasan data citra yang telah terkoreksi secara geometrik sehingga dapat digunakan secara langsung sebagai peta dasar. Citra mentah (raw citra) pada umumnya masih mengandung
distorsi geometrik akibat pengaruh sensor, sudut pengambilan, topografi, dan sistem koordinat, sehingga belum memenuhi standar ketelitian untuk keperluan pemetaan. Oleh karena itu, diperlukan proses orthorektifikasi citra untuk menghilangkan distorsi tersebut agar citra memiliki kesesuaian posisi yang akurat dengan kondisi di lapangan. 

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan proses orthorektifikasi, yaitu koreksi geometrik terhadap citra satelit dengan mempertimbangkan data DEM (Digital Elevation Model), parameter sensor, serta sistem proyeksi yang digunakan. Hasil dari proses ini adalah citra ortofoto yang telah bebas dari distorsi dan memiliki akurasi geometrik tinggi. Citra ortofoto ini dapat digunakan secara tepat dalam berbagai analisis geospasial, pemetaan tematik, perencanaan wilayah, pengelolaan sumber daya alam, hingga pemantauan lingkungan. Orthorektifikasi adalah proses koreksi geometrik pada citra satelit atau foto udara untuk menghilangkan distorsi yang disebabkan oleh relief permukaan bumi (seperti ketinggian topografi), sudut pengambilan gambar (tilt), dan distorsi sensor. Citra raw (mentah) yang belum diorthorektifikasi memiliki kesalahan posisi piksel yang signifikan, sehingga tidak dapat digunakan sebagai dasar analisis spasial yang akurat.

Salah satu output utama dari orthorektifikasi adalah citra ortofoto dalam format ECW (Enhanced Compression Wavelet). Format ECW banyak digunakan dalam dunia pemetaan karena memiliki tingkat kompresi tinggi tanpa mengorbankan kualitas visual secara signifikan. Ukuran file yang lebih kecil menjadikan ECW sangat efisien untuk disimpan, ditransmisikan, dan digunakan dalam berbagai aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis). Selain itu, konversi hasil orthorektifikasi ke dalam format ECW (Enhanced Compressed Wavelet) menjadi penting karena format ini mampu menyimpan data citra resolusi tinggi dengan ukuran file yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas visual secara signifikan. Format ECW juga mendukung kemudahan akses dan kompatibilitas dengan berbagai perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG), sehingga memudahkan pemanfaatan data oleh berbagai pihak.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Penyusunan pekerjaan Orthorektifikasi Citra Dari Raw Citra Ke Format Ecw Dan Tersedianya Data Peta Dasar Kelurahan Sambirejo Kecamatan Gayamsari  ini adalah melakukan  pengolahan data citra mentah (raw imagery) menjadi citra yang sudah terkoreksi secara geometrik (orthorektifikasi) sebagai dasar pemetaan serta sebagai bagian dari upaya mendukung perencanaan wilayah, pelayanan publik, dan pengambilan keputusan berbasis spasial. 

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
03 Oktober 2026
17 Oktober 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
18 Oktober 2026
16 November 2026
C. Pengolahan
17 November 2026
01 Desember 2026
D. Analisis
02 Desember 2026
16 Desember 2026
E. Penyajian
17 Desember 2026
31 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Orthorektifikasi citra proses pengolahan data untuk menghilangkan distorsi geometri dan efek relief topografi pada citra satelit agar menjadi citra tegak dengan skala yang akurat 2026
2 Citra Raw format data visual atau file mentah yang merekam seluruh informasi asli dari sensor kamera atau media penyimpanan tanpa adanya proses kompresi, pengurangan kualitas, atau pengeditan oleh sistem 2026
3 Format ECW (Enhanced Compressed Wavelet) jenis file gambar khusus yang dipakai untuk menyimpan peta atau foto ukuran sangat besar dari udara dan satelit. Format ini dikembangkan oleh perusahaan Earth Resource Mapping yang kini menjadi bagian dari Hexagon AB 2026
4 Peta Dasar adalah peta yang menyajikan unsur-unsur alam dan/atau buatan manusia di permukaan bumi sebagai acuan atau kerangka utama untuk pembuatan peta lainnya 2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Hanya Sekali
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
  • Task Force
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif Dan Analisis Inferensia
7.3. Unit Analisis:
  • Usaha Dan Perusahaan
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak