Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Pelayanan Kesehatan Pada Usia Pendidikan Dasar Sesuai Standar Kabupaten Natuna Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna |
| Tanggal Terbit | 31 Maret 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.2103.004 |
Kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi tumbuh kembang serta prestasi belajar anak. Anak usia sekolah berada pada masa pertumbuhan yang pesat, sehingga memerlukan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan fisik dan mentalnya. Lingkungan sekolah sebagai tempat anak menghabiskan sebagian besar waktunya memiliki peran stategis dalam upaya menjaga dan meningkatkan derajad Kesehatan peserta didik.Salah satu Langkah preventif yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis bagi anak usia sekolah. Program ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini adanya gangguan Kesehatan, memberikan edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat, serta mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Dengan adanya pemeriksaan Kesehatan secara berkala, diharapkan sekolah, orangtua, dan tenaga Kesehatan dapat berkerjasama dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan produktif.Pemerintah menargetkan sekitar 53 juta peserta didik dari jenjang SD hingga SMA (termasuk SLB dan sekolah rakyat) untuk mengikuti program cek Kesehatan gratis ini. Sejak peluncuran program pada 10 februari 2025, hingga sekarang sudah terealisasi sekitar 11 juta pemeriksaan. Jenis pemeriksaan Kesehatan yang didapat peserta didik sesuai jenjang. Manfaat program cek Kesehatan gratis adalah mendeteksi dini masalah Kesehatan anak (gizi, gangguan penglihatan, pendengaran, Kesehatan mental), meningkatkan kesadaran anak dan orangtua tentang pentingnya pola hidup sehat, mendukung prestasi belajar karena Kesehatan langsung dengan kemampuan konsentrasi, dan mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan produktif.
Terdeteksinya secara dini masalah kesehatan anak usia sekolah dan remaja, sehingga bila terdapat masalah dapat segera ditindaklanjuti
Tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan anak usia sekolah dan remaja, maupun untuk dijadikan pertimbangan dalam menyusun program pembinaan kesehatan, sekolah, madrasah, pondok pesantren, panti/LKSA dan Lapas/LPKA
Termanfaatkanya data untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program pembinaan anak usia sekolah dan remaja
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
02 Januari 2026
|
31 Maret 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
01 April 2026
|
30 Juni 2026
|
| C. | Pengolahan |
01 Juli 2026
|
31 Juli 2026
|
| D. | Analisis |
01 Agustus 2026
|
31 Agustus 2026
|
| E. | Penyajian |
01 September 2026
|
30 September 2026
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Jumlah Anak Usia Pendidikan Dasar Yang Mendapat Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar | Jumlah Anak Usia Pendidikan Dasar (7-15 tahun) yang telah Mendapatkan Skrining Kesehatan (Penjaringan Kesehatan/ CKG Anak Sekolah) Minimal Satu Kali | Saat Pengumpulan Data |
| 2 | Jumlah Seluruh Anak Usia Pendidikan Dasar Di Wilayah Kerja | Jumlah total populasi anak usia pendidikan dasar (7-15 tahun) yang ada di wilayah kerja | Saat Pengumpulan Data |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Lainnya : Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK)
- Supervisi
- Individu
- Kabupaten Atau Kota
- Kecamatan