Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Pada Komoditas Utama Tanaman Pangan Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Pada Komoditas Utama Tanaman Pangan Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur
Tanggal Terbit 09 Maret 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3500.015
Judul Kegiatan :
Survei Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) pada Komoditas Utama Tanaman Pangan
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Ahmad Yani No. 152, Gayungan Kota Surabaya, Jawa Timur 60235
Telepon:
031 - 8280110
Faksmile:
031 - 8290407
Email:
dipertajatim@yahoo.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Ir. Puji Sanyata
Jabatan:
Kepala UPT Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura
Alamat:
Jl. Pagesangan II no 58 Surabaya
Telepon:
(031) 8282970
Faksmile:
(031) 8282970
Email:
upt@proteksi.pertanian.jatimprov.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Dalam proses produksi pertanian, serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) menjadi salah satu faktor utama yang berpotensi menurunkan produksi dan produktivitas hasil pertanian. Keberadaan OPT seperti hama, penyakit, dan gulma tidak hanya menyebabkan kehilangan hasil (losses) secara kuantitatif, tetapi juga menurunkan kualitas produk, meningkatkan biaya produksi, serta mengganggu stabilitas pasokan pangan. Kondisi ini apabila tidak ditangani secara tepat dapat berdampak pada ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, diperlukan pengumpulan data serangan OPT yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan sebagai dasar dalam melakukan analisis situasi, pemetaan sebaran, serta penentuan langkah pengendalian yang efektif dan tepat sasaran. Data yang terhimpun secara sistematis akan mendukung perumusan kebijakan, penyusunan program perlindungan tanaman, serta evaluasi upaya pengendalian OPT guna menekan tingkat serangan dan meminimalkan risiko kerugian di sektor pertanian.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan pengumpulan data Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) adalah untuk memperoleh informasi yang akurat, lengkap, dan berkelanjutan mengenai jenis, luas serangan, intensitas, serta sebaran OPT pada komoditas tanaman pangan sebagai dasar dalam analisis situasi dan pengambilan keputusan. Data tersebut digunakan untuk mendukung perencanaan dan pelaksanaan langkah pengendalian yang tepat, efektif, dan tepat sasaran, serta sebagai bahan evaluasi kebijakan dan program perlindungan tanaman dalam rangka menekan tingkat serangan OPT, meminimalkan potensi kerugian hasil, dan menjaga stabilitas produksi pertanian.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Desember 2025
31 Desember 2025
B. Pelaksanaan Lapangan
03 Maret 2026
14 Januari 2027
C. Pengolahan
03 Maret 2026
14 Maret 2026
D. Analisis
15 Maret 2026
16 Februari 2027
E. Penyajian
20 Maret 2026
20 Februari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Lokasi (Wilker, Desa) Merupakan wilayah administratif kecamatan yang merupakan area kerja pengamatan/ pengendalian OPT yang menjadi tanggungjawab petugas (POPT) Awal bulan dan pertengahan bulan
2 Komoditas Jenis tanaman pangan yang terdiri dari Padi, Jagung, Kedelai, Kacang tanah, Kacang hijau, Ubi kayu, Ubi jalar, dan Porang Awal bulan dan pertengahan bulan
3 Umur Tanaman (hst) Umur tanaman yang dihitung sejak hari setelah tanam Awal bulan dan pertengahan bulan
4 Varietas Varietas dapat didefinisikan sebagai sekelompok tanaman dari suatu jenis atau spesies tanaman yang memiliki karakteristik tertentu seperti bentuk, pertumbuhan tanaman, daun, bunga, dan biji yang dapat membedakan dari jenis atau spesies tanaman lain, dan apabila diperbanyak tidak mengalami perubahan Awal bulan dan pertengahan bulan
5 Luas Tanam (Ha) Luas tanaman dari masing-masing komoditas yang diperiksa setiap setengah bulan Awal bulan dan pertengahan bulan
6 Jenis OPT Merupakan jenis semua organisme yang dapat merusak, mengganggu kehidupan, atau menyebabkan kematian tumbuhan Awal bulan dan pertengahan bulan
7 [Sisa Periode Sebelumnya] Sisa Serangan/Perubahan Kategori Luas pertanaman yang masih terkena OPT atau mengalami perubahan kategori pada periode laporan berikutnya yang dinyatakan dalam hektar. Luas sisa serangan/perubahan kategori dibagi menjadi R (Ringan), S(Sedang), B(Berat), dan P(Puso) Awal bulan dan pertengahan bulan
8 [Sisa Periode Sebelumnya] Luas Terkendali Luas terkendali adalah tidak bertambah/berkembangnya luas serangan OPT (standing crop/tegakan) / populasi/intensitas serangan dibandingkan luas serangan periode sebelumnya sebagai hasil tindakan pengendalian. Awal bulan dan pertengahan bulan
9 [Sisa Periode Sebelumnya] Luas Panen Luas panen dari serangan periode sebelumnya Awal bulan dan pertengahan bulan
10 Luas Tambah Serangan pada Periode Laporan (Ha) Luas tanaman terserang OPT yang baru pada periode pengamatan dan belum pernah dilaporkan yang dinyatakan dalam hektar Awal bulan dan pertengahan bulan
11 [Luas Pengendalian (Ha)] Pestisida Merupakan luas tanaman pada lahan terserang OPT yang dikendalikan dengan pestisida yang dinyatakan dalam hektar. Awal bulan dan pertengahan bulan
12 [Luas Pengendalian (Ha)] Eradikasi Merupakan luas tanaman pada lahan terserang OPT yang dikendalikan dengan eradikasi atau pemusnahan terhadap tanaman yang terserang OPT yang dinyatakan dalam hektar. Awal bulan dan pertengahan bulan
13 [Luas Pengendalian (Ha)] Cara lain Merupakan luas tanaman pada lahan terserang OPT yang dikendalikan dengan cara lain selain pestisida dan eradikasi yang dinyatakan dalam hektar. Awal bulan dan pertengahan bulan
14 Luas Keadaan Serangan pada Periode Laporan (Ha) Merupakan luas area pertanaman yang terkena OPT sesuai kondisi pada saat periode laporan yang dinyatakan dalam hektar. Awal bulan dan pertengahan bulan
15 Luas Waspada (Ha) Luas waspada adalah luas area pertanaman yang berpotensi terserang OPT berdasarkan populasi/intensitas serangan OPT, rasio musuh alami, kerentanan varietas dan umur tanaman, dan faktor lingkungan lainnya termasuk keadaan serangan OPT di sekitarnya. Awal bulan dan pertengahan bulan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Bulanan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Longitudinal Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengamatan
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Nonprobabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Purposive Sampling
5.7. Unit Sampel:
Pengamatan di sawah dilakukan dg 2 metode yaitu pengamatan tetap (beberapa sawah /sampel tapi tidak berubah sampai panen) dan pengamatan keliling (yang mana dilakukan di semua sawah). Sampel petak tetap ditentukan di daerah potensial/sporadis/endemis serangan OPT, mewakili bagian terbesar wilayah pengamatan dengan kriteria hamparan terluas, varietas peka, varietas dominan, umur tanaman, satu kepemilikan atau perlakuan budidaya yang seragam (homogen)
5.8. Unit Observasi:
Unit observasi atau pengamatan yaitu sawah pada 620 wilayah pengamatan di provinsi jawa timur
5.9. Jumlah Responden:
620
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Diploma
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 7 orang
Pengumpul data/enumerator
: 244 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Kabupaten dan Kota
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Provinsi
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak