Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Tanaman Hortikultura Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Tanaman Hortikultura Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur
Tanggal Terbit 25 Mei 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3500.023
Judul Kegiatan :
Survei Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Tanaman Hortikultura
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Ahmad Yani No. 152, Gayungan Kota Surabaya, Jawa Timur 60235
Telepon:
031 - 8280110
Faksmile:
031 - 8290407
Email:
dipertajatim@yahoo.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Ir. Puji Sanyata
Jabatan:
Kepala UPT Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura
Alamat:
Jl. Pagesangan II no 58 Surabaya
Telepon:
(031) 8282970
Faksmile:
(031) 8282970
Email:
upt@proteksi.pertanian.jatimprov.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Sektor hortikultura memiliki peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan gizi masyarakat, serta kontribusi terhadap perekonomian nasional. Komoditas hortikultura seperti sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan tanaman obat memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Namun demikian, produktivitas dan kualitas hasil hortikultura sangat rentan terhadap gangguan dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), yang meliputi hama, penyakit, dan gulma.

Serangan OPT dapat menyebabkan penurunan produksi, kerusakan kualitas hasil, hingga kegagalan panen, sehingga berdampak langsung pada kerugian ekonomi petani dan terganggunya stabilitas pasokan komoditas hortikultura. Oleh karena itu, diperlukan sistem pemantauan dan pengendalian OPT yang efektif, yang didukung oleh data dan informasi yang akurat serta berkelanjutan.

Kegiatan survei atau pengamatan OPT tanaman hortikultura menjadi salah satu upaya strategis untuk memperoleh data mengenai luas serangan, tingkat kerusakan, intensitas serangan, serta perkembangan OPT di lapangan. Data tersebut sangat penting sebagai dasar dalam perencanaan pengendalian OPT, penyusunan kebijakan, serta evaluasi program perlindungan tanaman.

Selain itu, survei OPT juga berfungsi sebagai sistem peringatan dini (early warning system) terhadap potensi ledakan serangan OPT, sehingga tindakan pengendalian dapat dilakukan secara tepat waktu, tepat sasaran, dan efisien. Dengan adanya data hasil survei yang terstandar dan terintegrasi, diharapkan upaya pengendalian OPT dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Berdasarkan hal tersebut, pelaksanaan survei Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tanaman hortikultura menjadi kegiatan yang penting dan perlu dilakukan secara rutin dan sistematis guna mendukung peningkatan produksi dan kualitas hortikultura serta menjaga keberlanjutan sistem pertanian.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Didapatkan informasi data serangan OPT Hortikultura dari hasil pengamatan OPT sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan strategi pengendalian OPT sesuai sistem PHT, khususnya apabila populasi telah melampaui ambang pengendalian yang ditetapkan dan intensitas serangannya merugikan secara ekonomi

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Desember 2025
31 Desember 2025
B. Pelaksanaan Lapangan
11 Mei 2026
15 Januari 2027
C. Pengolahan
11 Mei 2026
01 Februari 2027
D. Analisis
11 Mei 2026
24 Februari 2027
E. Penyajian
18 Mei 2026
24 Februari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Komoditas Jenis tanaman hortikultura yang diamati dalam kegiatan pengamatan OPT pada periode tertentu Awal bulan dan pertengahan bulan
2 UPTD/BPTPH Provinsi Provinsi Unit Pelaksana Teknis Daerah/Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pengamatan OPT di wilayah provinsi. Awal bulan dan pertengahan bulan
3 Nomor Urutan Awal bulan dan pertengahan bulan
4 Kabupaten/Kota Nama Kabupaten / Kota Awal bulan dan pertengahan bulan
5 Luas Tanam Area lahan pertanian yang ditanami oleh komoditas tersebut Awal bulan dan pertengahan bulan
6 Luas Tambah Serangan luas tambah serangan baru yang terjadi atau yang ditemukan pada periode laporan Awal bulan dan pertengahan bulan
7 Luas Keadaan Serangan luas sisa serangan ditambah dengan luas tambah serangan pada periode laporan Awal bulan dan pertengahan bulan
8 Luas Pengendalian luas tanaman pada lahan yang terserang yang diberi perlakuan dengan berbagai cara pengendalian antara lain fisik/mekanik, hayati, pestisida nabati dan penggunaan pestisida sintetis Awal bulan dan pertengahan bulan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Bulanan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Longitudinal Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
  • Pengamatan
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Nonprobabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Purposive Sampling
5.7. Unit Sampel:
Unit pengamatan yaitu sawah pada 620 wilayah pengamatan di provinsi jawa timur
5.8. Unit Observasi:
Unit observasi atau pengamatan yaitu sawah pada 620 wilayah pengamatan di provinsi jawa timur
5.9. Jumlah Responden:
620
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara Dan Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Diploma
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 7 orang
Pengumpul data/enumerator
: 244 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Kabupaten Kota
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Provinsi
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak