Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Kejadian Bencana Kabupaten Bangkalan Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Kejadian Bencana Kabupaten Bangkalan Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bangkalan
Tanggal Terbit 03 April 2026
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Kejadian Bencana Kabupaten Bangkalan
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bangkalan
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Trunojoyo No. 12 Bangkalan
Telepon:
Faksmile:
Email:
bpbd@bangkalankab.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
ARIF RACHMAN SURYA ATMAJA, Sos. MM
Jabatan:
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik
Alamat:
Jl. Pertahanan No. 64 Bangkalan
Telepon:
087833070007
Faksmile:
Email:
bpbd@bangkalankab.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Bencana alam merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari, namun dampaknya dapat diminimalisir melalui perencanaan dan penanganan yang tepat berbasis data. Kabupaten Bangkalan, seperti wilayah lain di Indonesia, tidak luput dari berbagai kejadian bencana alam, terutama bencana Hidrometeorologi. Kejadian-kejadian ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian besar baik secara ekonomi maupun sosial.

Sebagai bentuk tanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan secara rutin setiap tahun melaksanakan kegiatan kompilasi data kejadian bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun seluruh informasi dan dokumentasi kejadian bencana yang terjadi sepanjang tahun, khususnya tahun 2026, guna menjadi dasar dalam penyusunan laporan akhir tahun dan pengembangan database digital yang akurat dan terintegrasi.

Proses pengumpulan data ini menghadapi berbagai tantangan, di antaranya kondisi geografis dan infrastruktur yang menyulitkan akses ke lokasi-lokasi terdampak, sehingga memerlukan kerja sama lintas sektor mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga unsur TNI/Polri, serta instansi terkait lainnya. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memastikan data yang dikompilasi bersifat valid, lengkap, dan representatif terhadap kondisi riil di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan BPBD Kabupaten Bangkalan memiliki data yang komprehensif sebagai dasar untuk evaluasi kebijakan, perencanaan mitigasi risiko bencana, serta peningkatan kapasitas kesiapsiagaan di masa mendatang.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Kegiatan kompilasi data kejadian bencana tahun 2026 Kabupaten Bangkalan diselenggarakan dengan tujuan sebagai berikut:

1. Menghimpun dan menyusun data kejadian bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Bangkalan sepanjang tahun 2026 

2. Membangun database digital kejadian bencana yang akurat dan mudah diakses sebagai dasar perencanaan, kebijakan, dan pengambilan keputusan dalam penanggulangan bencana.

3. Mengevaluasi tren, frekuensi, dan dampak kejadian bencana, khususnya banjir, guna mengidentifikasi wilayah rawan serta kebutuhan penanganan dan mitigasi ke depan.

4. Memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengumpulan dan verifikasi data bencana, sehingga tercipta sinergi antar pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana.

5. Menyusun laporan kejadian bencana tahun 2026 sebagai bentuk pertanggungjawaban BPBD kepada pemerintah daerah dan masyarakat.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Januari 2026
27 Januari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
31 Maret 2026
31 Desember 2026
C. Pengolahan
01 April 2026
31 Desember 2026
D. Analisis
02 Januari 2027
31 Desember 2027
E. Penyajian
01 Februari 2027
05 Februari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
Jenis Bencana Jenis peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat. Tahun 2026
Jumlah Korban Bencana Banyaknya orang yang mengalami kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis, dan meninggal dunia akibat kecelakaan, bencana, dan/atau kondisi membahayakan manusia. Tahun 2026
Jumlah Kejadian Bencana Banyaknya orang yang mengalami kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis, dan meninggal dunia akibat kecelakaan, bencana, dan/atau kondisi membahayakan manusia. Tahun 2026
Jenis Kerusakan Akibat Bencana Jumlah fasilitas atau lahan yang rusak akibat dari kejadian bencana dikelompokkan menurut jenis fasilitas/lahan dan kondisi kerusakan. Kondisi kerusakan dibedakan berdasarkan rusak ringan (RR), rusak sedang (RS), rusak berat (RB) Tahun 2026
Titik Koordinat sistem penunjuk lokasi yang menggunakan dua nilai numerik, yaitu garis lintang (latitude) dan garis bujur (longitude), untuk menentukan posisi suatu titik di permukaan bumi Tahun2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
  • Pengamatan
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 4 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
  • Supervisi
  • Task Force
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Kejadian Bencana
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kecamatan
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak