Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Persepsi Terhadap Program Vaksinasi HPV (Human Papillomavirus) Anak Usia Sekolah Dasar Di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Persepsi Terhadap Program Vaksinasi HPV (Human Papillomavirus) Anak Usia Sekolah Dasar Di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta
Tanggal Terbit 25 Juni 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3100.058
Judul Kegiatan :
Survei Persepsi Terhadap Program Vaksinasi HPV (Human Papillomavirus) Anak Usia Sekolah Dasar di Provinsi DKI Jakarta
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Kesehatan No.10, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir
Telepon:
(021)21201123
Faksmile:
(021)21201123
Email:
mutu.dinkesdki@jakarta.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
dr. Sri Puji Wahyuni, M.K.M.
Jabatan:
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit
Alamat:
Jl. Kesehatan No.10, RT. 01 RW.6, Kel. Petojo Selatan, Kec. Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160
Telepon:
(021) 3845825
Faksmile:
-
Email:
dinkes@jakarta.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

        Imunisasi merupakan salah satu Upaya pencegahan penyakit yang paling efektif dalam meningkatkan derajat Kesehatan anak. Pada tahun 2026, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menetapkan Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu pionir dalam pelaksanaan imunisasi HPV (Human Papillomavirus) bagi anak laki-laki kelas 5 SD yang akan dilaksanakan secara terintegrasi dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dimana target capaian cakupan imunisasi adalah > 90 %.

         Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025, capaian cakupan imunisasi HPV anak perempuan kelas 5 SD mencapai 82,56% atau masih kurang dari 90% target yang telah ditetapkan. Selain itu, terdapat perbedaan capaian cakupan antar wilayah yang menunjukkan adanya tantangan dalam penerimaan dan pelaksanaan imunisasi.

         Keberhasilan program imunisasi tidak hanya dipengaruhi oleh ketersediaan layanan Kesehatan, tetapi juga oleh factor perilaku dan sosial masyarakat. WHO melalui kerangka Behavioural and Social Drivers (BeSD) of Vaccination menjelaskan bahwa penerimaan imunisasi dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu thinking and feeling, social processes, motivation, dan practical issues.

       Oleh karena itu, survei persepsi mengenai imunisasi HPV anak laki-laki kelas 5 SD dan pelaksanaan BIAS perlu dilakukan untuk mengetahui Tingkat penerimaan masyarakat, dukungan sosial, motivasi orang tua serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan imunisasi di sekolah. Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan strategi komunikasi dan edukasi berbasis data sehingga pelaksanaan kampanye imunisasi HPV dan BIAS tahun 2026 di Provinsi DKI Jakarta dapat berjalan lebih efektif, terarah dan mencapai target cakupan yang ditetapkan.

3.2. Tujuan Kegiatan:
  1. Mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap program imunisasi HPV anak laki-laki kelas 5 SD dan program bulan imunisasi anak sekolah
  2. Mengidentifikasi motivasi masyarakat terhadap program imunisasi HPV anak laki-laki kelas 5 SD dan program bulan imunisasi anak sekolah
  3. Mengidentifikasi pengaruh sosial terhadap program imunisasi HPV anak laki-laki kelas 5 SD dan program bulan imunisasi anak sekolah
  4. Mengidentifikasi hambatan akses dan layanan imunisasi
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
25 Mei 2026
26 Mei 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
08 Juni 2026
19 Juni 2026
C. Pengolahan
22 Juni 2026
26 Juni 2026
D. Analisis
29 Juni 2026
03 Juli 2026
E. Penyajian
06 Juli 2026
08 Juli 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Jenis Kelamin Penggolongan seseorang secara fisiologis menurut jenis dan kemampuan organ reproduksi yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu Saat Pendataan
2 Usia Lama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung menurut sistem kalender masehi dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir Saat Pendataan
3 Kategori Responden Pengelompokan subjek atau peserta penelitian ke dalam kelompok-kelompok tertentu berdasarkan karakteristik, sifat, demografi, atau atribut spesifik lainnya Saat Pendataan
4 Kepemilikan anak usia sekolah Kepemilikan anak usia 6-12 tahun yang sedang Saat Pendataan
5 Pendidikan terakhir Kondisi seseorang telah menyelesaikan pelajaran pada kelas/tingkat terakhir suatu jenjang pendidikan dengan mendapatkan tanda tamat/ijazah, termasuk yang belum mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi namun sudah mengikuti ujian dan lulus Saat Pendataan
6 Pekerjaan Pencaharian yang dijadikan sebagai pokok penghidupan Saat Pendataan
7 Domisili Ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif dan/atau aspek fungsional Saat Pendataan
8 Status kepemilikan BPJS/asuransi kesehatan Status kepemilikan produk perlindungan finansial yang mengalihkan risiko biaya pengobatan Saat Pendataan
9 Pengetahuan Terkait Urgensi Imunisasi Pemahaman mengenai upaya pemberian kekebalan secara aktif kepada siswa laki-laki kelas 5 SD guna mencegah penyakit akibat infeksi Human Papillomavirus (HPV) Saat Pendataan
10 Pengetahuan Terkait Tujuan Imunisasi HPV Pemahaman mengenai tujuan pemberian kekebalan secara aktif kepada siswa laki-laki kelas 5 SD guna mencegah penyakit akibat infeksi Human Papillomavirus (HPV) Saat Pendataan
11 Pengetahuan Terkait Target Gender HPV Pemahaman tentang sesuatu hal berdasarkan interpretasi atas sebuah konteks permasalahan tertentu dimana dalam hal ini mengenai target gender yang akan diberi kekebalan dalam rangka mencegah penyakit akibat infeksi Human Papillomavirus (HPV) Saat Pendataan
12 Persepsi Terhadap Kepentingan Vaksinasi Proses kognitif yang melibatkan pengindraan, pengorganisasian, dan penafsiran stimulus atau data lingkungan untuk memberikan makna terkait dengan kepentingan vaksinasi Saat Pendataan
13 Persepsi Terhadap Keamanan Vaksin Proses kognitif yang melibatkan pengindraan, pengorganisasian, dan penafsiran stimulus atau data lingkungan untuk memberikan makna terkait dengan keamanan vaksinasi Saat Pendataan
14 Persepsi Terhadap Keyakinan Perlindungan Proses kognitif yang melibatkan pengindraan, pengorganisasian, dan penafsiran stimulus atau data lingkungan untuk memberikan makna terkait dengan keyakinan keuntungan proteksi kesehatan jangka panjang yang diperoleh anak setelah menerima vaksinasi Saat Pendataan
15 Persepsi Kepercayaan Terhadap Pemerintah Proses kognitif yang melibatkan pengindraan, pengorganisasian, dan penafsiran stimulus atau data lingkungan untuk memberikan makna terkait dengan tingkat kepercayaan terhadap pemerintah Saat Pendataan
16 Persepsi Terhadap Risiko Penyakit Proses kognitif yang melibatkan pengindraan, pengorganisasian, dan penafsiran stimulus atau data lingkungan untuk memberikan makna terkait dengan potensi reaksi medis yang tidak diinginkan yang mungkin muncul setelah pemberian vaksinasi Saat Pendataan
17 Persepsi Terhadap Kekhawatiran Efek Samping pengindraan, pengorganisasian, dan penafsiran stimulus atau data lingkungan untuk memberikan makna terkait tingkat kecemasan atau ketakutan terhadap potensi reaksi medis yang tidak diinginkan Saat Pendataan
18 Dukungan dari Keluarga terhadap program vaksinasi Dorongan, norma kelompok atau persetujuan dari anggota keluarga atau semua orang yang nama dan identitasnya tercantum dalam kartu keluarga mengenai pemberian vaksinasi Saat Pendataan
19 Dukungan dari lingkungan terhadap program vaksinasi Dorongan, norma kelompok atau persetujuan dari kerabat atau lingkungan sosial mengenai pemberian vaksinasi Saat Pendataan
20 Dukungan dari tokoh masyarakat terhadap program vaksinasi Dorongan, norma kelompok atau persetujuan dari tokoh masyarakat atau individu yang memiliki pengaruh signifikan dalam suatu komunitas mengenai pemberian vaksinasi Saat Pendataan
21 Pengaruh Pendapat Tokoh Masyarakat terhadap program vaksinas Pengaruh berupa daya, kekuatan, atau efek yang berasal dari tokoh masyarakat atau individu yang memiliki pengaruh signifikan dalam suatu komunitas yang memilik kemampuan untuk membentuk atau mengubah pola pikir, watak, kepercayaan serta keputusan mengenai pemberian vaksinasi Saat Pendataan
22 Rekomendasi pemberian vaksinasi oleh tenaga kesehatan Saran, anjuran atau usulan pemberian vaksinasi oleh orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan Saat Pendataan
23 Pentingnya dukungan dari sekolah terhadap program vaksinasi Pentingnya dorongan, norma kelompok atau persetujuan dari lembaga pendidikan yang menyelenggarakan kegiatan belajar dan mengajar terhadap program vaksinasi Saat Pendataan
24 Izin terkait keikutsertaan imunisasi HPV Persetujuan dari seseorang terkait untuk turut serta dalam pemberian vaksinasi Saat Pendataan
25 Pengaruh Testimoni Sekolah terhadap izin keikutsertaan imunisasi HPV Pengaruh pernyataan atau kesaksian dari lembaga pendidikan yang enyelenggarakan kegiatan belajar dan mengajar terhadap persetujuan keikutsertaan dalam pemberian vaksinasi Saat Pendataan
26 Pengaruh Kebijakan Sekolah terhadap izin keikutsertaan imunisasi HPV Pengaruh akibat, dampak, atau perubahan yang ditimbulkan oleh suatu keputusan atau peraturan yang ditetapkan oleh lembaga pendidikan terkait keikutsertaan dalam vaksinasi Saat Pendataan
27 Pengetahuan terkait akses lokasi imunisasi HPV Pemahaman mengenai kemudahan akses lokasi pemberian vaksinas Saat Pendataan
28 Preferensi lokasi imunisasi HPV Kecenderungan pemilihan letak atau tempat untuk mengakses vaksinasi Saat Pendataan
29 Persepsi Biaya imunisasi HPV Proses kognitif yang melibatkan pengindraan, pengorganisasian, dan penafsiran stimulus atau data lingkungan untuk memberikan makna terkait uang yang dikeluarkan untuk mengakses vaksinasi Saat Pendataan
30 Pertimbangan Kualitas Layanan Proses pemikiran mendalam, penilaian, atau peninjauan kembali terhadap kualitas kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan Saat Pendataan
31 Pengetahuan mengenai kampanye vaksinasi Pemahaman mengenai serangkaian tindakan atau upaya komunikasi terencana yang dilakukan untuk meyakinkan, memotivasi, atau mempengaruhi khalayak terkait program vaksinasi Saat Pendataan
32 Sumber informasi terkait imunisasi HPV Tempat atau wadah yang digunakan untuk memperoleh keterangan, pernyataan, gagasan, dan tanda-tanda yang mengandung nilai, makna, dan pesan, baik data, fakta maupun penjelasannya yang dapat dilihat, didengar dan dibaca yang disajikan dalam berbagai kemasan dan format sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara elektronik ataupun nonelektronik yang berkaitan dengan program vaksinasi Saat Pendataan
33 Preferensi Media Kampanye Kecenderungan pemilihan tempat atau wadah komunikasi terencana yang dilakukan untuk meyakinkan, memotivasi, atau mempengaruhi khalayak terkait program vaksinasi Saat Pendataan
34 Preferensi Media Sosial yang Digunakan Kecenderungan penggunaan platform digital dalam memperoleh informasi Saat Pendataan
35 Tindak Lanjut setelah mendapat Informasi kampanye Langkah lanjutan yang akan dilakukan setelah memperoleh keterangan, pernyataan, gagasan, dan tanda-tanda yang mengandung nilai, makna, dan pesan, baik data, fakta maupun penjelasannya yang dapat dilihat, didengar dan dibaca yang disajikan dalam berbagai kemasan dan format sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara elektronik ataupun nonelektronik terkait vaksinasi Saat Pendataan
36 Pengetahuan terkait Program BIAS Pemahaman terkait dengan program pemberian vaksinasi anak usia sekolah Saat Pendataan
37 Tingkat Kepuasan Layanan BIAS Penilaian yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif maupun kualitatif berdasarkan pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan publik dengan membandingkan antara harapan untuk memenuhi kebutuhannya terhadap pelayanan yang diterima, dalam hal ini tingkat kepuasan layanan vaksinasi anak usia sekolah Saat Pendataan
38 Aspek Perbaikan/Peningkatan Program BIAS Pendapat yang dikemukakan untuk dipertimbangkan terkait saran masukan agar pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kedepannya lebih baik Saat Pendataan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Semesteran
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Mengisi Kuesioner Sendiri
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Nonprobabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Purposive Sampling
5.7. Unit Sampel:
Orang tua/Wali murid sekolah, Guru Sekolah, Kerabat tedekat anak usia Sekolah Dasar dan masyarakat umum
5.8. Unit Observasi:
Orang tua/Wali murid sekolah, Guru Sekolah, Kerabat tedekat anak usia Sekolah Dasar dan masyarakat umum
5.9. Jumlah Responden:
2110
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Tidak
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Provinsi
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak