Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Survei Kondisi Jalan Kewenangan Provinsi Di Jawa Barat Tahun 2027 |
| Cara Pengumpulan Data | Survei |
| Instansi | Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat |
| Tanggal Terbit | 08 Juni 2026 |
| Identitas Rekomendasi | V-26.3200.009 |
Dinas Bina Marga Dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Mempunyai Tugas Pokok Melakukan Pembinaan, Pengendalian Dan Pengelolaan Jalan Provinsi Sepanjang 2.362,183 Km (keputusan Gubernur Jawa Barat No. 620/kep.884-dbmtr/2022) Tentang Penetapan Ruas-ruas Jalan Menurut Statusnya Sebagai Jalan Provinsi). Penyelenggaraan Jalan/jembatan Adalah Kegiatan Yang Meliputi Pengaturan, Pembinaan, Pembangunan, Dan Pengawasan Jalan Yang Bertujuan Untuk Meningkatkan Konektivitas Antar Wilayah Dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Mendorong Pertumbuhan Serta Pemerataan Ekonomi Di Setiap Kota/kabupaten Di Jawa Barat. Kegiatan Penyelenggaraan Jalan/jembatan Yang Dilaksanakan Di Bidang Pemeliharaan Dan Pembangunan Jalan Meliputi: 1. Pengawasan Teknis Penyelenggaraan Jalan/jembatan; Dan 2. Survey Kondisi Jalan/jembatan Pengawasan Teknis Penyelenggaraan Jalan/jembatan, Adalah Salah Satu Kegiatan Penunjang Pembinaan Jalan Di Bidang Pengawasan Teknis Terkait Pembangunan, Peningkatan Dan Rehabilitasi Jalan Serta Pembangunan, Penggantian Dan Rehabilitasi Jembatan Di Provinsi Jawa Barat. Dengan Adanya Program Pembangunan / Peningkatan Konstruksi Jalan Dan Jembatan, Maka Kegiatan Pengawasan Dan Monitoring Perlu Dilakukan Agar Tercapainya Kesesuaian Mutu, Waktu Dan Biaya Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Tersebut. Survey Kondisi Jalan/jembatan Dilakukan Untuk Mengidentifikasi Data Kondisi Jalan Dan Jembatan Kewenangan Provinsi Di Jawa Barat. Berdasarkan Hasil Inventarisasi Data Kondisi Jalan Dan Jembatan, Maka Dapat Direncanakan Program Penanganan Jalan Dan Jembatan Yang Tepat, Efektif Dan Efisien. Fungsi Dari Data Kondisi Jalan Dan Jembatan Ini Juga Yakni Untuk Mengefisiensikan Biaya Investasi Yang Dipakai Untuk Pemeliharaan, Rehabilitasi Atau Peningkatan Jalan Dan Jembatan Dengan Tepat, Sehingga Biaya Pengembalian Dari Pada Investasi Tersebut Dapat Dicapai Secara Maksimal.
Tujuan Dari Pengawasan Teknis Penyelenggaraan Jalan Dan Jembatan Adalah Agar Terlaksananya Pembinaan, Pengendalian Dan Pengawasan Pada Setiap Tahap Pelaksanaan Kegiatan Penyelenggaraan Jalan/jembatan Di Dinas Bina Marga Dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. Tujuan Dari Survey Kondisi Jalan/jembatan Antara Lain: A. Mendapatkan Informasi Data Kondisi Jalan Dan Jembatan Yang Akan Digunakan Sebagai Dasar Di Dalam Perencanaan Teknis Jalan Provinsi Jawa Barat. B. Diperoleh Data Prioritas Penanganan Jalan Sesuai Dengan Urutan Dari Tingkat Penanganan. C. Ketersediaan Data Base Berkenaan Dengan Kondisi Jalan Berdasarkan Skala Penanganan. D. Analisis Data Kondisi Jalan Terhadap Rencana Penanganan. E. Memperoleh Data Detail Kondisi Jembatan Dengan Peralatan Khusus Untuk Mengukur Kekuatan Teknis Jembatan.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
01 Oktober 2026
|
10 Maret 2027
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
10 Maret 2027
|
28 Desember 2027
|
| C. | Pengolahan |
10 Maret 2027
|
28 Desember 2027
|
| D. | Analisis |
10 Maret 2027
|
28 Desember 2027
|
| E. | Penyajian |
10 Maret 2027
|
28 Desember 2027
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Kondisi Jalan Baik | Kondisi jalan yang memiliki kerataan permukaan yang memadai bagi kendaraan untuk dapat dilalui oleh kendaraan dengan cepat, aman dan nyaman | Semester |
| 2 | Kondisi Jalan Sedang | Kondisi jalan yang memiliki kerataan permukaan yang memadai bagi kendaraan untuk dapat dilalui oleh kendaraan dengan cepat, aman dan nyaman | Semester |
| 3 | Kondisi Jalan Rusak | Kondisi jalan yang mengalami kerusakan seperti retak, berlubang, atau amblas, sehingga mengganggu mobilitas | Semester |
| 4 | Kondisi Jalan Rusak Berat | Kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah dan tidak lagi mampu memberikan pelayanan transportasi secara aman dan nyaman | Semester |
| 5 | Jenis Permukaan Jalan Beton | Bahan / konstruksi yang digunakan untuk melapisi jalan raya dengan perkerasan kaku | Semester |
| 6 | Jenis Permukaan Jalan Aspal | Bahan / konstruksi yang digunakan untuk melapisi jalan raya dengan perkerasan lentur | Semester |
| 7 | Panjang Ruas Jalan | Jarak antara titik referensi tiap ruas jalan | Semester |
| 8 | Lebar Ruas Jalan | Jarak antara batas-batas jalan yang diukur tegak lurus terhadap arah jalan | Semester |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Mengisi Kuesioner Sendiri
- Pengamatan
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Kunjungan Kembali
- Supervisi
- Lainnya : Ruas Jalan
- Provinsi