Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Produk Administrasi Database Dinas Pertanian Kab. Aceh Jaya Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya |
| Tanggal Terbit | 27 Maret 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.1116.001 |
Pertanian memegang peranan penting dalam struktur ekonomi dan keberlanjutan Kabupaten Aceh Jaya. Wilayah ini dikenal dengan potensi sumber daya alamnya yang melimpah, termasuk tanah subur dan iklim tropis yang mendukung berbagai jenis pertanian. Oleh karena itu, pengembangan sektor pertanian menjadi kunci strategis dalam memajukan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun, untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan ketahanan pangan, diperlukan manajemen data yang baik. Dalam upaya ini, Laporan Database Pertanian Kabupaten Aceh Jaya diinisiasi sebagai langkah proaktif untuk merinci, merekam, dan menganalisis informasi terkait pertanian di tingkat lokal. Database ini akan mencakup beragam aspek pertanian, termasuk jenis tanaman yang umum ditanam, luas tanam, luas panen, dan produksi.
Dalam konteks ini, penggunaan teknologi informasi dan sistem basis data menjadi krusial. Laporan ini bertujuan untuk menyusun kerangka data yang terorganisir dan dapat diakses untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik oleh pemerintah daerah, petani, peneliti, dan pihak-pihak terkait lainnya.
Dengan adanya Database Pertanian Kabupaten Aceh Jaya, diharapkan dapat tercipta kolaborasi yang lebih erat antara pemangku kepentingan di sektor pertanian. Data yang terkumpul dapat menjadi dasar untuk perencanaan strategis, implementasi kebijakan, dan pengembangan inisiatif pertanian yang berkelanjutan di masa depan
Laporan Database Pertanian Kabupaten Aceh Jaya bertujuan untuk menyediakan kerangka data yang terstruktur untuk memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan sektor pertanian di wilayah tersebut. Dengan mengintegrasikan informasi tentang jenis tanaman, teknik budidaya, dan kondisi pasar lokal, database ini mendukung pengelolaan sumber daya pertanian yang berkelanjutan, peningkatan produktivitas, dan perencanaan ketahanan pangan. Tujuannya juga termasuk mendukung pengambilan keputusan oleh pemerintah daerah, memfasilitasi kolaborasi antara pemangku kepentingan, dan memberdayakan petani melalui akses yang lebih baik terhadap informasi pertanian.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
02 Januari 2026
|
10 Februari 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
26 Maret 2026
|
31 Maret 2026
|
| C. | Pengolahan |
27 Maret 2026
|
31 Maret 2026
|
| D. | Analisis |
01 April 2026
|
08 April 2026
|
| E. | Penyajian |
10 April 2026
|
15 April 2026
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Potensi Baku Sawah | Potensi lahan pada lahan sawah menggambarkan keadaan yang ideal dan sesuai untuk lahan sawah, sehingga diharapkan dapat menghasilkan padi yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi | 2025 |
| 2 | Luas Lahan Kering | Lahan kering adalah lahan yang dapat digunakan untuk usaha pertanian dengan menggunakan air secara terbatas dan biasanya hanya mengharapkan dari curah hujan | 2025 |
| 3 | Luas Lahan Peternakan | Luas Lahan Peternakan adalah bidang tanah yang digunakan untuk usaha peternakan | 2025 |
| 4 | Luas Tanam Tanaman Pangan | Luas tanam tanaman pangan adalah luas lahan yang telah ditanam tanaman pangan, baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan karena terserang OPT atau sebab-sebab lain. | 2025 |
| 5 | Luas Panen Tanaman Pangan | Luas panen tanaman pangan adalah luas tanaman pangan yang dipanen untuk diambil hasilnya. | 2025 |
| 6 | Produksi Tanaman Pangan | Produksi tanaman pangan adalah jumlah produk tanaman pangan yang dihasilkan di suatu wilayah pada waktu tertentu. | 2025 |
| 7 | Luas Tanam Tanaman Hortikultura | Luas tanam tanaman hortikultura adalah luas lahan yang telah ditanam tanaman hortikultura, baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan karena terserang OPT atau sebab-sebab lain. | 2025 |
| 8 | Luas Panen Tanaman Hortikultura | Luas panen tanaman hortikultura adalah luas tanaman hortikultura yang dipanen untuk diambil hasilnya. | 2025 |
| 9 | Produksi Tanaman Hortikultura | Produksi tanaman hortikultura adalah jumlah produk tanaman hortilkultura yang dihasilkan di suatu wilayah pada waktu tertentu. | 2025 |
| 10 | Luas Areal Tanaman Perkebunan | Luas areal tanaman perkebunan adalah luas lahan yang telah ditanam tanaman perkebunan, baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan karena terserang OPT atau sebab-sebab lain. | 2025 |
| 11 | Produksi Tanaman Perkebunan | Produksi produk adalah jumlah produk yang dihasilkan di suatu wilayah. | 2025 |
| 12 | Jumlah Petani Tanaman Perkebunan | Jumlah Petani adalah jumlah orang yang mengusahakan usaha Perkebunan | 2025 |
| 13 | Potensi Tanaman Perkebunan | Hasil dari setiap tanaman tahunan atau semusim komoditi perkebunan menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada periode laporan | 2025 |
| 14 | Populasi Ternak | Populasi ternak adalah kumpulan ternak yang berada pada wilayah tertentu dan pada waktu tertentu | 2025 |
| 15 | Populasi Ternak Besar | Populasi ternak besar adalah kumpulan hewan yang digolongkan dalam ternak besar pada wilayah tertentu dan pada waktu tertentu. | 2025 |
| 16 | Populasi Ternak Kecil | Populasi ternak kecil adalah kumpulan hewan yang digolongkan dalam ternak kecil pada wilayah tertentu dan pada waktu tertentu. | 2025 |
| 17 | Populasi Ternak Unggas | Populasi ternak unggas adalah kumpulan hewan yang digolongkan dalam ternak unggas pada wilayah tertentu dan pada waktu tertentu | 2025 |
| 18 | Produksi Daging Ternak | Produksi Daging Ternak adalah karkas hasil pemotongan ternak di suatu wilayah ditambah dengan edible offal (bagian yang dapat dimakan) selama waktu tertentu | 2025 |
| 19 | Produksi Daging Ternak Besar | Produksi Daging Ternak Besar adalah karkas hasil pemotongan ternak besar di suatu wilayah ditambah dengan edible offal (bagian yang dapat dimakan) selama waktu tertentu | 2025 |
| 20 | Produksi Daging Ternak Kecil | Produksi Daging Ternak Kecil adalah karkas hasil pemotongan ternak kecil di suatu wilayah ditambah dengan edible offal (bagian yang dapat dimakan) selama waktu tertentu | 2025 |
| 21 | Produksi Daging Ternak Unggas | Produksi Daging Ternak Unggas adalah karkas hasil pemotongan ternak unggas di suatu wilayah ditambah dengan edible offal (bagian yang dapat dimakan) selama waktu tertentu | 2025 |
| 22 | Produksi Telur (Ternak Unggas) | Produksi Telur adalah Produksi Telur Unggas yang dihasilkan selama setahun | 2025 |
| 23 | Kedai/Toko Pertanian | Toko /warung/kios/kedai milik pedagang hasil pertanian baik perorangan maupun lembaga | 2025 |
| 24 | Kelompok Tani | Kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan sosial, ekonomi, sumber daya, kesamaan komoditas dan keakraban untuk meningkatkan serta mengembangkan usaha anggotanya | 2025 |
| 25 | Balai Tani/ Saung Tani | Tempat mendiskusikan permasalahan petani dan mencari solusi yang disepakati bersama. | 2025 |
| 26 | Fasilitas Penunjang Masyarakat Veteriner | Fasilitas penunjang masyarakat peternak | 2025 |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Lainnya : Buku Database Bidang Teknis
- Kunjungan Kembali
- Lainnya : Kecamatan
- Kabupaten Atau Kota
- Kecamatan