Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Profil Kesehatan Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Profil Kesehatan Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kesehatan
Tanggal Terbit 26 April 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3575.003
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Profil Kesehatan
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Ir. H. Juanda No.66, Bugul Kidul, Kec. Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur
Telepon:
0343423453
Faksmile:
0343423453
Email:
dinkes@pasuruankota.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Rachmika Penti Prihati, S.Kom, MM
Jabatan:
SEKRETARIS DINAS KESEHATAN KOTA PASURUAN
Alamat:
JL CAKRANINGRAT 2A BUGUL KIDUL
Telepon:
0343423453
Faksmile:
0343422563
Email:
dinkes@pasuruankota.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Profil Kesehatan merupakan dokumen penting yang disusun setiap tahun sebagai gambaran menyeluruh mengenai situasi dan kondisi kesehatan di suatu wilayah. Penyusunan profil ini bertujuan untuk menyediakan data dan informasi yang akurat, terkini, serta dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program pembangunan kesehatan.

Ketersediaan data kesehatan yang komprehensif dan terintegrasi sangat diperlukan untuk mengetahui capaian indikator kinerja sektor kesehatan, mengidentifikasi permasalahan yang ada, serta menentukan prioritas program dan kegiatan yang tepat sasaran. Dengan adanya Profil Kesehatan, diharapkan pengambil kebijakan di tingkat daerah maupun pusat dapat merumuskan kebijakan dan strategi pembangunan kesehatan yang lebih efektif dan efisien.

Selain itu, penyusunan Profil Kesehatan secara rutin setiap tahun juga merupakan bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pembangunan kesehatan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Dokumen ini menjadi sarana transparansi publik mengenai hasil-hasil pembangunan kesehatan, termasuk pencapaian indikator nasional seperti Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat , Universal Health Coverage (UHC), serta persentase rumah tangga sehat.

Dengan demikian, penyusunan Profil Kesehatan tahunan memiliki peran strategis dalam mewujudkan sistem informasi kesehatan yang handal, mendukung pengambilan keputusan berbasis data (evidence-based decision making), serta mempercepat terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan Kegiatan Penyusunan Profil KesehatanTujuan Umum

Menyediakan data dan informasi kesehatan yang lengkap, akurat, dan mutakhir sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, serta evaluasi program pembangunan kesehatan di wilayah kerja.

Tujuan Khusus

  1. Menggambarkan situasi dan kondisi derajat kesehatan masyarakat berdasarkan indikator-indikator kesehatan yang telah ditetapkan.
  2. Menyediakan data dan informasi tentang capaian program dan kinerja pembangunan kesehatan di tingkat wilayah.
  3. Mengidentifikasi permasalahan, kesenjangan, dan tantangan dalam pelaksanaan program kesehatan.
  4. Menjadi bahan acuan dalam penyusunan rencana kerja, kebijakan, dan strategi pembangunan kesehatan tahun berikutnya.
  5. Mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based decision making) dalam bidang kesehatan.
  6. Menjadi sarana dokumentasi dan publikasi hasil pembangunan kesehatan yang transparan dan akuntabel.
  7. Memfasilitasi koordinasi dan sinergi lintas program serta lintas sektor dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
02 Januari 2026
31 Maret 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Mei 2026
01 Desember 2026
C. Pengolahan
01 Mei 2026
08 Desember 2026
D. Analisis
01 Mei 2026
15 Desember 2026
E. Penyajian
01 Mei 2026
31 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Data Umum dan Kondisi Wilayah Data yang menggambarkan karakteristik umum wilayah kerja yang berpengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat. Meliputi aspek demografi (jumlah penduduk, kepadatan, struktur umur, jenis kelamin), geografis (luas wilayah, letak, topografi), serta sosial ekonomi (tingkat pendidikan, pekerjaan, kemiskinan). Data ini menjadi dasar untuk menganalisis potensi, tantangan, serta kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. 1 tahun
2 Derajat Kesehatan Masyarakat Kumpulan indikator yang mencerminkan tingkat kesehatan masyarakat di suatu wilayah. Diukur melalui angka kesakitan (morbiditas), angka kematian (mortalitas), status gizi, status kesehatan ibu dan anak, serta angka harapan hidup. Indikator ini menunjukkan sejauh mana keberhasilan program kesehatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 1 tahun
3 Upaya Kesehatan (Program dan Layanan) Semua kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam rangka memelihara, meningkatkan, dan melindungi kesehatan masyarakat. Meliputi upaya kesehatan masyarakat (UKM) seperti promosi kesehatan, pencegahan penyakit, kesehatan lingkungan; serta upaya kesehatan perorangan (UKP) seperti pelayanan kuratif dan rehabilitatif di fasilitas pelayanan kesehatan. 1 tahun
4 Sumber Daya Kesehatan Seluruh potensi yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan, baik berupa sumber daya manusia (tenaga kesehatan), sarana dan prasarana kesehatan (puskesmas, rumah sakit, klinik, apotek), perbekalan kesehatan (obat, vaksin, alat kesehatan), maupun pembiayaan kesehatan. Tujuannya untuk mendukung tercapainya pelayanan kesehatan yang merata, bermutu, dan berkeadilan. 1 tahun
5 Capaian Indikator Kinerja Kesehatan Ukuran hasil yang digunakan untuk menilai keberhasilan pembangunan kesehatan di wilayah tertentu, baik dari aspek program maupun kebijakan. Meliputi indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan, Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM), Universal Health Coverage (UHC), persentase rumah tangga sehat, dan indikator prioritas nasional atau daerah lainnya. 1 tahun
6 Kebijakan dan Program Kesehatan Daerah Arahan, strategi, dan rencana kerja pemerintah daerah di bidang kesehatan yang disusun berdasarkan hasil analisis situasi kesehatan. Termasuk kebijakan peningkatan mutu layanan, inovasi daerah, sinergi lintas sektor, serta upaya pencapaian target pembangunan kesehatan nasional dan daerah. Komponen ini mencerminkan komitmen daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. 1 tahun
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Hanya Sekali
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sarjana
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 1 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif Dan Analisis Inferensia
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : wilayah puskesmas
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Provinsi
  • Kabupaten Atau Kota
  • Lainnya : wilayah puskesmas
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak