Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Survei Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Kabupaten Rembang Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Survei |
| Instansi | Bakesbangpol Kabupaten Rembang |
| Tanggal Terbit | 25 Mei 2026 |
| Identitas Rekomendasi | V-26.3317.001 |
Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum menginisiasi program Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) sebagai instrumen untuk mengukur tingkat keharmonisan sosial masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Indeks ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memetakan kondisi kehidupan masyarakat yang harmonis, aman, dan kondusif sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan sosial dan politik di daerah.
Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) mengukur tingkat keharmonisan masyarakat melalui empat dimensi utama, yaitu dimensi ekonomi, sosial, budaya, dan keberagamaan. Keempat dimensi tersebut saling berkaitan dalam membentuk kehidupan masyarakat yang rukun, toleran, serta mampu menjaga stabilitas daerah di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Kabupaten Rembang sebagai daerah yang memiliki keragaman sosial dan budaya perlu melakukan pengukuran tingkat harmoni masyarakat secara berkala guna mengetahui kondisi aktual kehidupan sosial masyarakat. Hasil survei ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat keharmonisan masyarakat Kabupaten Rembang sekaligus menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan kebijakan pemerintah daerah dalam menjaga persatuan, meningkatkan toleransi, serta memperkuat stabilitas sosial dan politik di daerah.
Pelaksanaan Survei Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Kabupaten Rembang Tahun 2026 juga diharapkan mampu mendukung terciptanya pembangunan daerah yang inklusif, damai, dan berkelanjutan melalui penguatan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan toleransi antarwarga masyarakat.
Survei Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Kabupaten Rembang Tahun 2026 bertujuan untuk:
- Mengetahui ukuran tingkat keharmonisan masyarakat di Kabupaten Rembang pada aspek ekonomi, sosial, budaya, dan keberagamaan sebagai dasar penyusunan kebijakan daerah.
- Menjaga stabilitas sosial masyarakat melalui pemetaan kondisi hubungan sosial antarwarga agar tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
- Memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Rembang dengan mendorong sikap toleransi, gotong royong, dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.
- Meningkatkan kohesi sosial antar kelompok masyarakat guna memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap kehidupan sosial di daerah.
- Mengidentifikasi potensi konflik sosial secara dini sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai permasalahan yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.
- Mendukung upaya mitigasi dan pencegahan konflik melalui penyediaan data dan informasi yang akurat sebagai bahan pengambilan kebijakan Pemerintah Kabupaten Rembang.
- Menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program pembangunan yang berorientasi pada penguatan harmoni sosial masyarakat.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
14 Mei 2026
|
31 Mei 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
01 Juni 2026
|
30 Juni 2026
|
| C. | Pengolahan |
01 Agustus 2026
|
31 Agustus 2026
|
| D. | Analisis |
01 September 2026
|
30 September 2026
|
| E. | Penyajian |
01 Oktober 2026
|
31 Oktober 2026
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Dimensi ekonomi | Dimensi ekonomi dalam Survei Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) adalah aspek yang mengukur kondisi keharmonisan masyarakat dari sisi kesejahteraan ekonomi, pemerataan kesempatan, serta hubungan sosial ekonomi antarwarga. Dimensi ini menilai sejauh mana kondisi ekonomi mampu mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, stabil, adil, dan harmonis. Dimensi ekonomi mencakup beberapa indikator, antara lain: Tingkat kesejahteraan masyarakat Kesempatan kerja dan usaha Pemerataan ekonomi Stabilitas harga dan kebutuhan pokok Kerja sama ekonomi antar kelompok masyarakat Potensi konflik yang disebabkan oleh kesenjangan ekonomi Akses masyarakat terhadap sumber daya ekonomi dan layanan publik Dalam konteks IHaI, dimensi ekonomi digunakan untuk melihat apakah kondisi ekonomi masyarakat dapat memperkuat kohesi sosial dan mengurangi potensi konflik sosial di daerah. Semakin baik kondisi ekonomi dan pemerataannya, maka tingkat harmoni masyarakat cenderung semakin tinggi. | Saat Pendataan |
| 2 | Dimensi sosial | Dimensi sosial dalam Survei Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) merupakan aspek yang digunakan untuk mengukur tingkat hubungan sosial, interaksi, dan solidaritas antarwarga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dimensi ini menggambarkan sejauh mana masyarakat mampu hidup berdampingan secara harmonis, saling menghormati, serta membangun kerja sama tanpa membedakan latar belakang suku, agama, budaya, maupun status sosial. Dimensi sosial mencerminkan kondisi masyarakat yang: Memiliki rasa saling percaya antarwarga; Menjunjung tinggi toleransi dan gotong royong; Memiliki kepedulian sosial yang baik; Mampu menyelesaikan permasalahan secara damai; Aktif dalam kegiatan kemasyarakatan; Menjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan sosial. Melalui dimensi sosial, Survei IHaI bertujuan mengetahui tingkat kohesi sosial masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat di daerah. | Saat Pendataan |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Mengisi Kuesioner Sendiri
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
- Supervisi
- Individu
- Rumah Tangga
- Kabupaten Atau Kota