Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Pemantauan Harga Barang Kebutuhan Pokok Di Kota Bontang Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Pemantauan Harga Barang Kebutuhan Pokok Di Kota Bontang Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kota Bontang
Tanggal Terbit 24 Agustus 2026
Identitas Rekomendasi V-26.6474.004
Judul Kegiatan :
Survei Pemantauan Harga Barang Kebutuhan Pokok di Kota Bontang
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kota Bontang
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Moh. Roem Gedung Graha Taman Praja Blok III Lantai III, Bontang Lestari, Bontang Selatan, Kota Bontang
Telepon:
-
Faksmile:
-
Email:
dkukmp@bontakota.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Sunita Sinaga,SE
Jabatan:
Kepala Bidang Perdagangan
Alamat:
Perum BSD Kelurahan Gunung Elai
Telepon:
085247120300
Faksmile:
-
Email:
sunitasinagajessi@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Pengendalian harga barang kebutuhan pokok merupakan salah satu urusan strategis Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan dalam menjaga keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, serta daya beli masyarakat. Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2015 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2020 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Pemerintah dan Pemerintah Daerah mengendalikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting di seluruh wilayah dalam jumlah yang memadai, mutu yang baik, dan harga yang terjangkau.

Perumusan kebijakan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan/stok Barang Pokok memerlukan basis data yang akurat. Untuk itu diperlukan pemantauan harga secara rutin di pasar rakyat dan titik perdagangan lainnya guna menghasilkan data harga yang andal, kontinyu, dan terstruktur sebagai dasar pengambilan kebijakan pengendalian harga di Kota Bontang.

3.2. Tujuan Kegiatan:
  1. Menyediakan data harga eceran barang kebutuhan pokok yang akurat, terkini, dan terintegrasi sebagai dasar pemantauan perkembangan harga di seluruh pasar di Kota Bontang.

  2. Mengukur dan menganalisis disparitas harga antar pasar guna mengetahui tingkat kesenjangan harga serta mengidentifikasi pasar yang mengalami tekanan harga lebih tinggi.

  3. Memantau pergerakan harga secara berkala (time series) sehingga dapat diketahui pola tren kenaikan atau penurunan harga dalam periode harian, mingguan, maupun bulanan.

  4. Mendeteksi secara dini potensi gejolak harga (early warning system) agar pemerintah daerah dapat segera melakukan langkah intervensi yang tepat dan terukur.

  5. Mendukung pengambilan kebijakan berbasis data (data-driven policy) dalam rangka pengendalian inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga barang pokok.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Agustus 2026
30 September 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Oktober 2026
31 Oktober 2026
C. Pengolahan
01 November 2026
04 November 2026
D. Analisis
01 November 2026
04 November 2026
E. Penyajian
05 November 2026
10 November 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Provinsi Wilayah administratif di bawah negara yang menjadi wilayah kerja bagi gubernur dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum sebagai wakil pemerintah pusat saat pemantaun
2 Kabupaten / Kota Daerah swantara tingkat II yang dikepalai oleh wali kota, setingkat dengan kabupaten dan merupakan bagian langsung dari provinsi saat pemantaun
3 Nama Pasar/Titik Pantauan Lembaga ekonomi tempat bertemunya pembeli dan penjual, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk melakukan transaksi perdagangan saat pemantaun
4 Nama Kontributor Nama petugas pemantau yang bertugas mengumpulkan data harga saat pemantaun
5 Nomor HP Kontributor Nomor telepon seluler petugas pemantau untuk keperluan koordinasi saat pemantaun
6 Beras Padi yang telah terkelupas kulitnya (yang menjadi nasi setelah ditanak). Harga beras dicatat sesuai dengan merek yang tersedia di pasar, diklasifikasikan dalam kategori Premium dan Medium sesuai dengan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2023 tentang Persyaratan Mutu dan Label Beras. Varian yang dikumpulkan: (1) Beras Medium; (2) Beras Premium; (3) Beras SPHP Bulog; (4) Beras Indikasi Geografis. saat pemantaun
7 Kedelai Salah satu tanaman jenis polong-polongan yang menjadi bahan dasar makanan seperti tahu, tempe, susu, dan kecap. Kedelai yang dipantau merupakan kedelai yang ada di pasar pantauan. Varian yang dikumpulkan: (1) Kedelai Lokal; (2) Kedelai Impor. saat pemantaun
8 Cabai Buah dari tanaman perdu yang berbentuk bulat panjang dengan ujung meruncing, apabila sudah tua berwarna merah kecokelat-cokelatan atau hijau tua, berisi banyak biji yang pedas rasanya. Varian yang dikumpulkan: (1) Cabai Merah Keriting; (2) Cabai Merah Besar; (3) Cabai Rawit Merah; (4) Cabai Rawit Hijau. saat pemantaun
9 Bawang Merah Tanaman umbi lapis yang digunakan dalam berbagai masakan yang berwarna merah keunguan. Yang dipantau merupakan bawang merah lokal dengan ukuran sedang. Tidak terdapat varian saat pemantaun
10 Gula Pasir Bahan pemanis berbentuk kristal (butir-butir kecil) yang dibuat dari air tebu saat pemantaun
11 Minyak Goreng Sawit Minyak yang dipakai untuk menggoreng yang berasal dari buah Kelapa Sawit saat pemantaun
12 Tepung Terigu Tepung yang dihasilkan dari gandum saat pemantaun
13 Daging Ayam Ras aging dari unggas ayam ras/broiler saat pemantaun
14 Telur Ayam Ras Benda bercangkang yang dihasilkan oleh ayam ras/layer saat pemantaun
15 Daging Sapi Daging sapi segar yang dipotong di dalam negeri, baik itu sapi lokal maupun sapi hidup yang diimpor dari luar negeri. saat pemantaun
16 Daging Beku Kerbau Daging kerbau yang dijual dalam keadaan beku, dikemas dan diberi merek, berasal dari negara lain saat pemantaun
17 Ikan Segar Ikan laut maupun ikan air tawar yang belum mengalami proses pengawetan maupun pengolahan lebih lanjut. saat pemantaun
18 Ikan Teri Asin Sekelompok ikan laut kecil yang biasanya memiliki panjang maksimum 5 cm saat pemantaun
19 Udang Segar Krustasea dengan panjang bervariasi, memiliki antena panjang, dan kaki ramping. saat pemantaun
20 Tempe Kedelai Bahan makanan yang dibuat dari kedelai dan sebagainya yang diberi ragi. saat pemantaun
21 Tahu Mentah Putih Makanan dari kedelai putih yang digiling halus-halus, direbus, dan dicetak. saat pemantaun
22 Bawang Putih Umbi berbentuk siung yang dibungkus oleh sisik-sisik kering saat pemantaun
23 Bawang Bombay Salah satu jenis bawang yang berbentuk bulat besar saat pemantaun
24 Tomat Jenis sayuran tomat berwarna merah yang belum diolah lebih lanjut. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
25 Ketimun Jenis buah bulat panjang, berwarna hijau, hijau muda, dimakan mentah sebagai lalap, dibuat acar, dan sebagainya. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
26 Sawi Hijau Jenis sayuran, berdaun melebar, pinggir daun bercuping bergelombang, berwarna hijau pucat, dengan tulang dan tangkai melebar. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
27 Kangkung Jenis tumbuhan sayuran yang menjalar, batangnya berair, daunnya berbentuk tameng dan meruncing pada bagian ujungnya, dan bertangkai panjang. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
28 Kacang Panjang Jenis sayuran kacangan yang pohonnya melilit, buahnya panjang berbiji-biji. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
29 Kentang Jenis sayuran yang berukuran sedang yang banyak mengandung pati, berbentuk bulat-bulat, dan dalam bentuk yang belum diolah lebih lanjut. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
30 Pisang Lokal Pisang berukuran sedang yang masih berbentuk buah dan dikonsumsi langsung tanpa diolah lebih lanjut. Varian yang dipantau berupa pisang ambon atau pisang lokal di suatu daerah yang banyak dikonsumsi masyarakat setempat. saat pemantaun
31 Jeruk Lokal Buah jeruk yang berukuran sedang yang masih berbentuk buah atau belum diolah lebih lanjut. Varian yang dipantau berupa jeruk lokal sesuai yang dijual di pasar pantauan. saat pemantaun
32 Jagung Pipilan Bulir yang diambil dari bonggol tanaman jagung. Yang dipantau merupakan biji jagung yang sudah dikeringkan, biasanya digunakan untuk pakan ternak. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
33 Mie Instan Bahan makanan dari tepung terigu, bentuknya seperti tali, yang sudah dikemas per bungkus. Yang dipantau merupakan mie instan merek Indomie kuah rasa kari ayam, atau mie instan varian kuah lain yang setara. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
34 Garam Halus Senyawa kristalin NaCl yang merupakan klorida dan sodium, dapat larut dalam air, dan asin rasanya. Yang dipantau merupakan garam dapur beryodium untuk keperluan rumah tangga dalam bentuk halus. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
35 Susu Kental Manis Susu sapi yang airnya dihilangkan dan ditambahkan gula, sehingga menghasilkan susu yang sangat manis rasanya. Yang dipantau merupakan susu kental manis merek Frisian Flag yang dijual dalam kaleng ukuran 370 gram (kemasan kaleng). Tidak terdapat varian. saat pemantaun
36 Susu Bubuk Bubuk yang dibuat dari susu kering yang solid yang telah dikemas. Yang dipantau merupakan susu bubuk merek Dancow Full Cream kemasan kotak 390 gram. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
37 Ketela Pohon Sejenis umbi-umbian yang memiliki daging umbi berwarna putih atau kekuning-kuningan. Yang dipantau merupakan ketela pohon yang masih dalam keadaan mentah dan berkulit atau belum diolah lebih lanjut. Tidak terdapat varian. saat pemantaun
38 Ayam Kampung Daging ayam kampung ukuran sedang. Bersifat pilihan/opsional (tidak wajib dipantau). Tidak terdapat varian. saat pemantaun
39 Telur Ayam Kampung Telur yang dihasilkan oleh ayam kampung. Bersifat pilihan/opsional (tidak wajib dipantau). Tidak terdapat varian. saat pemantaun
40 Kacang-kacangan Sejenis tanaman kacang-kacangan yang diperjualbelikan dalam bentuk bijian kering dan digunakan sebagai sumber pangan. Varian yang dikumpulkan: (1) Kacang Hijau; (2) Kacang Tanah. saat pemantaun
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Harian
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Longitudinal Panel
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Nonprobabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Purposive Sampling
5.7. Unit Sampel:
Pedagang eceran di pasar rakyat (untuk Barang Kebutuhan Pokok)
5.8. Unit Observasi:
Pedagang eceran barang kebutuhan pokok
5.9. Jumlah Responden:
20
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 3 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : (Pasar/Titik Pantauan)
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak