Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Jumlah Penerima Layanan Dibidang P2KB DP3AP2KB Kota Batu Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Jumlah Penerima Layanan Dibidang P2KB DP3AP2KB Kota Batu Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Batu
Tanggal Terbit 20 April 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3579.028
Judul Kegiatan :
Kompilasi jumlah penerima layanan dibidang P2KB DP3AP2KB Kota Batu
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Batu
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Balai Kota Among Tani - Jl. Panglima Sudirman No. 507 Kota Batu
Telepon:
Faksmile:
Email:
mhartoto1971@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Sintinche Agustina Pamungkas, SE.
Jabatan:
Kepala Bidang P2KB
Alamat:
-
Telepon:
-
Faksmile:
Email:
dp3ap2kbbatukota@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Keberhasilan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana merupakan salah satu indikator kunci dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Batu. DP3AP2KB Bidang P2KB mengemban amanah untuk memastikan bahwa setiap masyarakat memiliki akses yang setara terhadap pelayanan KB dan kesehatan reproduksi. Namun, tantangan di lapangan menunjukkan bahwa kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan alat kontrasepsi tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia pelaksananya, mulai dari tenaga medis hingga petugas logistik yang mengelola sarana penunjang. Selain itu, upaya mendorong kesetaraan dalam program KB, khususnya partisipasi pria, masih memerlukan perhatian khusus agar beban tanggung jawab reproduksi tidak hanya bertumpu pada satu pihak saja. 

Dalam memperkuat ketahanan keluarga, keberadaan kader lapangan pada kelompok kegiatan harus dibekali dengan orientasi dan pelatihan teknis yang memadai. Tanpa adanya pemantauan yang sistematis terhadap jumlah kader dan tenaga pelayanan yang telah mengikuti peningkatan kompetensi, maka standar pelayanan di masyarakat sulit untuk terjaga. Di sisi lain, pembinaan pasca pelayanan dan konseling pasca persalinan atau keguguran merupakan fase krusial yang menentukan keberlanjutan kesertaan ber-KB sehingga diperlukan sebuah mekanisme pendataan yang komprehensif untuk mendokumentasikan sejauh mana promosi hak-hak reproduksi dan pembinaan tersebut telah menjangkau peserta KB di Kota Batu. Selain aspek teknis medis dan penyuluhan, penguatan kelembagaan melalui kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan juga menjadi faktor determinan dalam keberlanjutan program di tingkat lokal. Penyelenggaraan kompilasi data statistik jumlah penerima layanan ini menjadi sangat penting sebagai dasar evaluasi dan perencanaan program di masa mendatang. Dengan tersedianya data yang akurat mengenai sebaran penerima layanan, penguatan mitra, hingga pengembangan materi substansi dan sarana prasarana PIK-R, pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan yang lebih tepat sasaran guna mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas di Kota Batu.

3.2. Tujuan Kegiatan:
  1. Memetakan Kompetensi SDM dan Tenaga Pelayanan

    Mengukur cakupan sebaran tenaga medis, petugas logistik, dan pelaksana pelayanan yang telah mengikuti peningkatan kompetensi teknis guna menjamin standar kualitas pelayanan KB dan kesehatan reproduksi di Kota Batu.

  2. Mengevaluasi Kapasitas Kader Ketahanan Keluarga

    Memantau jumlah kader yang telah mendapatkan orientasi dan pelatihan teknis pada kelompok kegiatan (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R, dan UPPKS) sebagai dasar penguatan peran serta masyarakat dalam pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

  3. Menilai Efektivitas Layanan Konseling dan Promosi

    Menyediakan data akurat mengenai capaian promosi hak-hak reproduksi, konseling KB pasca persalinan/keguguran, serta pembinaan pasca pelayanan untuk memastikan keberlanjutan kesertaan ber-KB (pembinaan akseptor).

  4. Mengukur Capaian Kesetaraan Gender dalam KB

    Menghitung jumlah akseptor yang mendapatkan peningkatan kesetaraan KB Pria sebagai indikator keberhasilan advokasi dalam meningkatkan partisipasi pria dalam program keluarga berencana.

  5. Memperkuat Sinergi Kemitraan dan Organisasi

    Mendata organisasi kemasyarakatan dan mitra kerja yang telah mendapatkan penguatan kapasitas dan kebijakan daerah sebagai upaya kolaborasi dalam implementasi program P2KB di tingkat daerah.

  6. Menyediakan Indikator Kinerja Program

    Menghasilkan data statistik sektoral yang valid mengenai ketersediaan sarana prasarana, materi substansi PIK-R, dan alat permainan edukatif sebagai bahan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
09 Februari 2026
22 Februari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
14 April 2026
31 Mei 2026
C. Pengolahan
01 Juni 2026
30 Juni 2026
D. Analisis
01 Juli 2026
31 Agustus 2026
E. Penyajian
01 Agustus 2026
31 Agustus 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Akseptor yang mendapat peningkatan Kesetaraan KB Pria Peserta KB pria yang mendapatkan edukasi atau fasilitasi khusus untuk meningkatkan peran dalam perencanaan keluarga. Tahunan
2 Akseptor yang telah mengikuti Peningkatan Kompetensi Pengelola dan Petugas Logistik Alat dan Obat Kontrasepsi serta Sarana Penunjang Pelayanan KB Proses pelatihan atau bimbingan teknis bagi pengelola dan petugas obat untuk memastikan distribusi alat dan obat kontrasepsi sesuai standar operasional. Tahunan
3 Kader yang mengikuti Orientasi/Pelatihan Teknis Pelaksana/Kader Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS) Individu penggerak di masyarakat yang telah selesai mengikuti pelatihan teknis terkait materi pembinaan kelompok kegiatan Tahunan
4 Orang yang mendapatkan Promosi dan Konseling Kesehatan Reproduksi, serta Hak-Hak Reproduksi di Fasilitas Kesehatan dan Kelompok Kegiatan Individu yang telah mendapatkan informasi, edukasi, dan layanan konseling mengenai kesehatan organ reproduksi serta pemahaman mengenai hak-hak reproduksi mereka di fasilitas kesehatan maupun dalam pertemuan kelompok masyarakat. Tahunan
5 Orang yang mengikuti Promosi dan Konseling KB Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran Ibu yang mendapatkan konseling khusus mengenai penggunaan kontrasepsi segera setelah proses persalinan atau setelah mengalami keguguran, dengan tujuan mengatur jarak kehamilan atau mencegah kehamilan yang tidak diinginkan secara dini. Tahunan
6 Orang yang telah mengikuti Pembinaan Pasca Pelayanan bagi Peserta KB Akseptor KB aktif yang mendapatkan kunjungan rumah atau layanan konsultasi lanjutan untuk memantau keberlanjutan pemakaian kontrasepsi serta penanganan terhadap komplikasi atau efek samping yang mungkin timbul. Tahunan
7 Tenaga pelayanan yang mengikuti Peningkatan Kompetensi Tenaga Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Tenaga kesehatan yang telah mengikuti pelatihan klinis untuk meningkatkan keterampilan dalam memberikan layanan Tahunan
8 Organisasi yang mendapatkan Penguatan Peran serta Organisasi Kemasyarakatan dan Mitra Kerja Lainnya dalam Pelaksanaan Pelayanan dan Pembinaan Kesertaan Ber-KB Organisasi yan meningkatkan penguatan Peran serta Organisasi Kemasyarakatan dan Mitra Kerja Lainnya dalam Pelaksanaan Pelayanan dan Pembinaan Kesertaan Ber-KB Tahunan
9 Organisasi yang mengikuti Penguatan Kebijakan Daerah dalam Rangka Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Serta Organisasi Kemasyarakatan dan Mitra Kerja Lainnya dalam Pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Organisasi yang Melaksanakan Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Serta Organisasi Kemasyarakatan dan Mitra Kerja Lainnya dalam Pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKA) Tahunan
10 Organisasi yang mengikuti Peningkatan Kapasitas Mitra dan Organisasi Kemasyarakatan dalam Pengelolaan Program Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Organisasi yang Melaksanakan Peningkatan Kapasitas Mitra dan Organisasi Kemasyarakatan dalam Pengelolaan Program Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKA) Tahunan
11 Organisasi yang telah menerima Promosi dan Sosialisasi Program Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga bagi Mitra Kerja Organisasi yang Melaksanakan Promosi dan Sosialisasi Program Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga bagi Mitra Kerja Tahunan
12 PIK-R yang telah mendapat/mengikuti Pengembangan & Perbanyakan Materi Substansi tentang PIK-R dan Sarana Prasarana Lainnya Pusat Informasi Konseling-Remaja (PIK-R) yang mendapatkan Pemenuhan Sarana Prasarana berupa Materi Substansi, Media Promosi, Alat Permainan Edukatif Remaja, dan Sarana Prasarana Lainnya Tahunan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
  • Pengamatan
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
  • Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 4 orang
Pengumpul data/enumerator
: 40 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
  • Supervisi
  • Lainnya : validasi melalui rapat koordinasi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
  • Rumah Tangga
  • Lainnya : desa dan kecamatan
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
  • Kecamatan
  • Lainnya : desa/kelurahan
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak