Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Pelayanan Kesehatan Orang Penderita HIV Kabupaten Gresik Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik |
| Tanggal Terbit | 27 Februari 2026 |
Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2022 Tentang Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus, Acquires Immuno Deficiency Syndrome, dan Infeksi Menular Seksual menyatakan bahwa human immunodeficiency virus, acquired immunodeficiency syndrome, dan infeksi menular seksual masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia yang dapat menimbulkan berbagai masalah sosial ekonomi, sehingga diperlukan upaya penanggulangan. dalam rangka melaksanakan penanggulangan human immunodeficiency virus, acquired immunodeficiency syndrome, dan infeksi menular seksual diperlukan dukungan lintas sektor dan masyarakat untuk mencapai eliminasi human immunodeficiency virus, acquired immuno-deficiency syndrome, dan infeksi menular seksual.
1. Meningkatkan penyelenggaraan pelayanan kesehatan pada orang penderita HIV di Kabupaten Gresik
2. Menjadi bahan penyedia data kesehatan yang digunakan sebagai dasar penentuan kebijakan
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
10 Januari 2026
|
31 Maret 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
15 April 2026
|
20 Februari 2027
|
| C. | Pengolahan |
02 Januari 2027
|
18 Maret 2027
|
| D. | Analisis |
19 Maret 2027
|
30 April 2027
|
| E. | Penyajian |
19 Mei 2027
|
31 Mei 2027
|
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|
| Infeksi Menular Seksual (IMS) | infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual secara vaginal, anal/lewat anus dan oral/dengan mulut. | 2026 |
| HIV/AIDS (persen) | suatu kumpulan gejala berkurangnya kemampuan pertahanan diri yang disebabkan oleh masuknya virus HIV dalam tubuh seseorang. | 2026 |
| Jumlah Kasus Baru Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) | Banyaknya kasus baru acquired immune deficiency syndrome (AIDS) yang ditandai dengan adanya gejala mayor, gejala minor, dan tidak ada sebab-sebab imunosupresi yang diketahui seperti kanker, malnutrisi berat, atau etiologi lainnya. | 2026 |
| ODHA yang mendapatkan pengobatan (on ARV) | Pengobatan AIDS bertujuan untuk menurunkan sampai tidak terdeteksi jumlah virus (viral load) HIV dalam darah dengan menggunakan kombinasi obat ARV. Pengobatan ARV diberikan setelah mendapatkan konseling, mempunyai pengingat minum obat (PMO) dan pasien setuju patuh terhadap pengobatan seumur hidup. Pengobatan ARV diindikasikan bagi: a. penderita HIV yang telah menunjukkan stadium klinis 3 atau 4 atau jumlah sel Limfosit T CD4 kurang dari atau sama dengan 350 sel/mm3; b. ibu hamil dengan HIV; dan c. penderita HIV dengan tuberkulosis. | 2026 |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
- Lainnya : Validasi
- Lainnya : Puskesmas
- Kabupaten Atau Kota