Beranda / Rekomendasi Terbit / Pendataan Kasus Kematian Ibu Di Kabupaten Semarang Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Pendataan Kasus Kematian Ibu Di Kabupaten Semarang Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Pendataan Lengkap
Instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang
Tanggal Terbit 06 Maret 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3322.003
Judul Kegiatan :
Pendataan Kasus Kematian Ibu di Kabupaten Semarang
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Pendataan Lengkap
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. MT. Haryono No. 29 Ungaran
Telepon:
(024) 6921238
Faksmile:
-
Email:
promkesdinkeskabsemarang@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
dr. Kusworo Yulianto, M.M.
Jabatan:
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat
Alamat:
Jl. MT Haryono No. 29 Ungaran
Telepon:
024-6923955
Faksmile:
Email:
dinkesstatistik@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator kinerja utama yang digunakan untuk mengukur keberhasilan penyelenggaraan pembangunan kesehatan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu. Indikator ini dihitung berdasarkan jumlah kematian ibu akibat kehamilan, persalinan, dan nifas per 100.000 kelahiran hidup dalam satu tahun. Pada tahun 2025 Angka Kematian Ibu (AKI) ditargetkan sebesar 113 per 100.000 KH dan terealisasi sebesar 149,22 per 100.000 KH dengan tingkat ketercapaian 67,95%. Jumlah kasus kematian ibu pada tahun 2025 sebanyak 15 kasus, mengalami penurunan 2 kasus dibanding tahun 2024 yang mencapai 17 kasus. Meskipun terjadi penurunan jumlah kasus, capaian indikator belum memenuhi target yang ditetapkan sehingga diperlukan penguatan intervensi yang lebih terarah.

Berdasarkan analisis penyebab, kematian ibu tahun 2025 didominasi oleh komplikasi non obstetrik sebanyak 7 kasus, diikuti perdarahan obstetrik 5 kasus, infeksi terkait kehamilan 2 kasus, dan komplikasi obstetrik lainnya 1 kasus. Dominasi komplikasi non obstetrik menunjukkan bahwa penyakit kronis dan kondisi medis yang telah ada sebelum kehamilan menjadi faktor risiko utama yang memperberat kondisi ibu selama kehamilan, persalinan, dan nifas, serta berkontribusi segnifikan terhadap kematian maternal. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa upaya penurunan AKI memerlukan penguatan intervensi yang lebih komprehensif, terutama pada deteksi dini faktor risiko, penanganan penyakit penyerta, peningkatan mutu pelayanan obstetri, dan optimalisasi sistem rujukan maternal

3.2. Tujuan Kegiatan:
  1. Mendapatkan laporan kasus kematian ibu

  2. Mendapatkan identifikasi penyebab kasus kematian ibu

  3. Mendapatkan analisa rencana tindak lanjut kasus kematian ibu

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Januari 2026
29 Januari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
06 Maret 2026
31 Desember 2026
C. Pengolahan
07 Maret 2026
10 Januari 2027
D. Analisis
02 Oktober 2026
09 Februari 2027
E. Penyajian
10 Februari 2027
31 Maret 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Nama Pasien Nama Pasien (Ibu yang meninggal) Pada saat pendataan
2 Alamat Alamat Ibu yang meninggal Pada saat pendataan
3 Puskesmas Puskesmas penanggung jawab di domisili ibu yang meninggal Pada saat pendataan
4 Jumlah Lahir Hidup Jumlah kelahiran bayi hidup Pada saat pendataan
5 Periode Kematian Periode kematian ibu pada masa hamil, bersalin atau nifas Pada saat pendataan
6 Jumlah Kematian Jumlah total kematian ibu Pada saat pendataan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
  • Pengamatan
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
  • Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Ya
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Diploma
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 4 orang
Pengumpul data/enumerator
: 64 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
  • Lainnya : Konfirmasi melalui WA group, kunjungan ke lapangan
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
  • Lainnya : Fasilitas Pelayanan Kesehatan
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kecamatan
  • Lainnya : Puskesmas
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak