Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Pemantauan Kualitas Air Di Kabupaten Barru Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BARRU |
| Tanggal Terbit | 01 Juli 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.7310.003 |
Kegiatan pemantauan kualitas air dilaksanakan untuk memperoleh data dan informasi mengenai kondisi mutu air pada sumber air sungai di Kabupaten Barru,. Data ini diperlukan untuk mengetahui tingkat pencemaran, mengukur perubahan kualitas air dari waktu ke waktu, serta mengevaluasi efektivitas upaya pengendalian pencemaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
Pemantauan kualitas air juga merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Dinas Lingkungan Hidup dalam menyediakan data sektoral yang akurat dan mutakhir sebagaimana diamanatkan dalam regulasi pengelolaan lingkungan hidup serta penyelenggaraan Satu Data Indonesia. Hasil kegiatan ini menjadi dasar dalam perencanaan program, penyusunan kebijakan, serta penyampaian informasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait kondisi kualitas air di Kabupaten Barru.
Mengetahui Status mutu air sungai pada titik pantau yang ditetapkan
Menyediakan data dasar kualitas air sebagai bagian dari penyusunan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)
Memantau perubahan kualitas air dari waktu ke waktu
Menjadi dasar pertimbangan kebijakan pengendalian pencemaran air
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
05 Januari 2026
|
30 Januari 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
03 Juli 2026
|
07 Oktober 2026
|
| C. | Pengolahan |
08 Oktober 2026
|
10 November 2026
|
| D. | Analisis |
11 November 2026
|
10 Desember 2026
|
| E. | Penyajian |
04 Januari 2027
|
12 Januari 2027
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Lokasi | Nama sungai, koordinat dan deksripsi lokasi | Saat sampling |
| 2 | Debit Air | Debit air adalah laju aliran air yang dihitung sebagai volume air yang melewati suatu titik pengukuran per satuan waktu (misalnya L/detik atau m³/detik). Debit diperoleh melalui pengukuran langsung di lapangan menggunakan alat ukur debit atau metode kecepatan-penampang | Waktu pengukuran debit / waktu sampling lapangan. |
| 3 | pH Air | Nilai pH yang menunjukkan konsentrasi ion hidrogen dalam air | Saat dilakukan pengukuran dilapangan atau laboratorium |
| 4 | Suhu air | Besaran panas atau dinginnya air yang diukur dalam derajat Celsius | Saat pengukuran di lapangan |
| 5 | TSS (Total Suspended Solid) | Konsentrasi partikel tidak terlarut yang terdapat dalam sampel air | Hasil uji laboratorium per periode sampling |
| 6 | DO (Dissolved Oxygen) | Kandungan oksigen yang tersedia bagi makhluk hidup akuatik dalam air | Hasil pengukuran lapangan/laboratorium per titik sampling |
| 7 | BOD | Jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik dalam air. | Jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik dalam air. |
| 8 | COD | Jumlah oksigen yang diperlukan untuk mengoksidasi seluruh bahan kimia dalam air | Hasil uji laboratorium per periode sampling |
| 9 | Total Fosfat | Total fosfat adalah kandungan keseluruhan fosfor dalam bentuk fosfat (PO₄³⁻) yang terlarut maupun tersuspensi di dalam air. Nilai ini digunakan untuk menilai potensi eutrofikasi (penyuburan air akibat nutrien berlebih). | Pengukuran dilakukan pada saat pengambilan sampel air di lokasi pemantauan sesuai periode pemantauan |
| 10 | NO3-N | NO₃-N adalah konsentrasi nitrogen yang berasal dari senyawa nitrat (NO₃⁻). Nitrat merupakan bentuk nitrogen teroksidasi yang dapat berasal dari pupuk pertanian, limbah domestik, dan proses biologis di perairan. | Sampel diukur pada waktu pengambilan sampel sesuai jadwal pemantauan kualitas air. |
| 11 | Fecal Coliform | Fecal coliform adalah kelompok bakteri coliform yang hidup dalam usus makhluk berdarah panas. Keberadaannya di air menunjukkan kontaminasi tinja dan potensi keberadaan patogen lain | Pengukuran dilakukan pada saat pengambilan sampel sesuai jadwal pemantauan mikrobiologi |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Lainnya : Hasil Pengujian Sampel Air
- Kunjungan Kembali
- Lainnya : Kualitas Air
- Kabupaten Atau Kota