Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Penduduk Di Daerah Rawan Bencana (Kecamatan Bogor Barat-Bogor Tengah) Tahun 2026 Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Penduduk Di Daerah Rawan Bencana (Kecamatan Bogor Barat-Bogor Tengah) Tahun 2026 Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Tanggal Terbit 09 Juli 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3271.004
Judul Kegiatan :
Survei Penduduk Di Daerah Rawan Bencana (Kecamatan Bogor Barat-Bogor Tengah) Tahun 2026
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jln Pool Binamarga No2 Kelurahan Kayumanis
Telepon:
08567741707
Faksmile:
08567741707
Email:
sekretariat.bpbd.kotabogor@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Dimas Tiko Prahadisasongko, S.STP., M. Kesos
Jabatan:
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor
Alamat:
Jl. Pool Binamarga No. 2 Kel. Kayu Manis Kec. Tanah Sareal Kota Bogor
Telepon:
(0251) 7596006
Faksmile:
-
Email:
rehabrekon2026@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Kota Bogor  adalah salah satu kota di Indonesia merupakan bagian dari wilayah metropolitan Jabodetabek  yang mengalami pertumbuhan pembangunan yang sangat pesat. Kemajuan pembangunan di Kota Bogor diikuti dengan dinamika pemanfaatan sumber daya alam dan aktivitas penduduknya yang sangat tinggi, dimana jika kondisi ini tidak direspon dengan hati-hati tentunya akan dapat berakibat buruk atau menimbulkan bencana. Kota Bogor memiliki tingginya risiko bencana hidrometeorologi (longsor, banjir, dan cuaca ekstrem) yang didorong oleh kondisi geografis dan curah hujan tinggi. 

Kegiatan Fasilitasi pengumpulan data penduduk di daerah rawan bencana didasarkan pada kebutuhan mendesak akan data yang akurat untuk manajemen risiko, kesiapsiagaan, dan respon cepat saat bencana terjadi. kegiatan ini adalah bentuk upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan daerah menghadapi bencana dengan berbasis pada data yang akurat dengan mendata jumlah, sebaran, dan karakteristik penduduk yang tinggal di area berisiko tinggi. 

3.2. Tujuan Kegiatan:
  1. Untuk Indeks Ketahanan Daerah (IKD) adalah untuk mengukur, mengevaluasi, dan meningkatkan kapasitas pemerintah daerah serta masyarakat dalam menghadapi, mencegah, dan memulihkan diri dari ancaman bencana.

  2. Meningkatkan kesiapsiagaan dalam membangun masyarakat Tangguh dan terorganisir dalam menghadapi bencana.

  3. Optimalisasi evakuasi dan bantuan saat tanggap darurat agar lebih cepat, aman, dan efektif saat bencana terjadi, karena rute dan target evakuasi sudah diketahui berdasarkan data.

  4. Mengukur efektivitas Pemerintah dalam rangka mengelola risiko dan melindungi penduduk, mulai dari tahap prabencana hingga pascabencana.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
10 Juni 2026
30 Juni 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
09 Juli 2026
13 Juli 2026
C. Pengolahan
14 Juli 2026
15 Juli 2026
D. Analisis
16 Juli 2026
17 Juli 2026
E. Penyajian
20 Juli 2026
21 Juli 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 anggota keluarga semua orang yang nama dan identitasnya tercantum dalam kartu keluarga pada saat pendataan
2 NIK nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia yang tercantum pada berbagai dokumen kependudukan seperti KTP, kartu keluarga (KK), akta kelahiran, dan dokumen kependudukan lainnya pada saat pendataan
3 Jenis kelamin penggolongan seseorang secara fisiologis menurut jenis dan kemampuan organ reproduksi yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu pada saat pendataan
4 Usia lama waktu hidup atau ada sejak kelahiran hingga waktu tertentu, sering diukur dalam tahun pada saat pendataan
5 Balita anak berusia 0—4 tahun (0—59 bulan) pada saat pendataan
6 penyandang disabilitas setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak pada saat pendataan
7 penyandang penyakit kronis dan menahun individu dengan kondisi kesehatan menetap selama satu tahun atau lebih, memerlukan perawatan medis berkelanjutan, dan membatasi aktivitas harian pada saat pendataan
8 lansia seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas pada saat pendataan
9 Ibu Hamil/Menyusui wanita yang sedang mengandung janin di dalam rahimnya, dimulai dari masa konsepsi (pembuahan) hingga kelahiran pada saat pendataan
10 Pekerjaan Utama kepala/anggota keluarga menjadi pemimpin dan pencari nafkah utama untuk memenuhi kebutuhan lahir (finansial) maupun batin (kasih sayang) seluruh anggota keluarga pada saat pendataan
11 Pendapatan kepala/anggota keluarga total penghasilan seluruh anggota rumah tangga—termasuk gaji, keuntungan bisnis, dan hasil investasi—yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan bersama pada saat pendataan
12 alas hak dokumen dasar atau bukti riwayat penguasaan tanah (seperti Girik, SKT, atau Akta Jual Beli lama) yang sah pada saat pendataan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Hanya Sekali
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Nonprobabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Quota Sampling
5.7. Unit Sampel:
penduduk yang tinggal di daerah rawan bencana
5.8. Unit Observasi:
Keluarga
5.9. Jumlah Responden:
421
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 2 orang
Pengumpul data/enumerator
: 4 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Rumah Tangga
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kecamatan
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak