Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data NDR (Angka Kematian Dari Pasien Setelah Dirawat Lebih Dari 48 Jam Per 1.000 Pasien Keluar) Per Ruang Rawat Inap RSUD Sidoarjo Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data NDR (Angka Kematian Dari Pasien Setelah Dirawat Lebih Dari 48 Jam Per 1.000 Pasien Keluar) Per Ruang Rawat Inap RSUD Sidoarjo Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo
Tanggal Terbit 13 Februari 2026
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data NDR (Angka kematian dari pasien setelah dirawat lebih dari 48 jam per 1.000 pasien keluar) per Ruang Rawat Inap RSUD Sidoarjo
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl Mayjen Sungkono No 46 Pucang, Kec Sidoarjo, Sidoarjo, Jawa Timur, 61252
Telepon:
0318941051
Faksmile:
0318941051
Email:
perencanaandinkessidoarjo@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
dr. Atok Irawan, Sp.p., M.kes
Jabatan:
Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo
Alamat:
Jl. Mojopahit No.667, Sidowayah, Celep, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur
Telepon:
(031) 8961649
Faksmile:
8943237
Email:
rsud@sidoarjokab.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Angka kematian pasien rawat inap merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit. Selain angka kematian kasar (GDR), indikator lain yang digunakan adalah Net Death Rate (NDR), yaitu angka kematian pasien rawat inap yang terjadi setelah pasien dirawat lebih dari 48 jam per 1.000 pasien keluar.

NDR memberikan gambaran yang lebih spesifik mengenai mutu pelayanan selama masa perawatan di rumah sakit, karena mengecualikan kematian dini yang dapat dipengaruhi oleh kondisi pasien saat masuk. Oleh karena itu, kompilasi data NDR per ruang rawat inap diperlukan untuk mengetahui variasi angka kematian antar ruang perawatan dan sebagai dasar evaluasi kualitas pelayanan klinis.

Kegiatan statistik berupa kompilasi data NDR per ruang rawat inap dilakukan secara sistematis untuk mendukung monitoring dan evaluasi mutu pelayanan, peningkatan keselamatan pasien, serta pengambilan keputusan manajemen rumah sakit berbasis data.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Menyediakan data statistik mengenai angka kematian pasien rawat inap setelah dirawat lebih dari 48 jam (NDR) per ruang rawat inap sebagai bahan evaluasi mutu pelayanan rumah sakit. 

Tujuan Khusus, Menghitung nilai NDR per ruang rawat inap, Mengetahui jumlah kematian pasien rawat inap setelah dirawat lebih dari 48 jam, Mengidentifikasi perbedaan angka kematian antar ruang rawat inap, Mendukung monitoring dan evaluasi mutu pelayanan klinis dan keselamatan pasien, Menjadi dasar perencanaan dan pengambilan keputusan manajemen rumah sakit.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
25 Desember 2025
31 Desember 2025
B. Pelaksanaan Lapangan
14 Februari 2026
31 Desember 2026
C. Pengolahan
01 Januari 2027
15 Januari 2027
D. Analisis
16 Januari 2027
31 Januari 2027
E. Penyajian
01 Februari 2027
06 Februari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
Ruang Rawat Inap ruang perawatan tempat pasien menjalani pelayanan rawat inap 2026
Pasien Keluar (Hidup + Meninggal) pasien rawat inap yang keluar dari ruang perawatan (hidup dan meninggal) dalam periode pengamatan 2026
Kematian ≥ 48 Jam pasien rawat inap yang meninggal dunia setelah dirawat lebih dari 48 jam sejak masuk 2026
NDR (Net Death Rate) Angka kematian pasien rawat inap setelah dirawat lebih dari 48 jam per 1.000 pasien keluar 2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Longitudinal Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
  • Lainnya : SIMRS
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : SIMRS dan data sekunder (sensus harian rawat inap)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
  • Task Force
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Rumah Sakit
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Nasional
  • Kabupaten Atau Kota
  • Lainnya : Internal rumah sakit
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak