Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Indeks Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Provinsi Jawa Timur Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Indeks Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Provinsi Jawa Timur Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur
Tanggal Terbit 04 Maret 2026
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Indeks Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Provinsi Jawa Timur
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Wisata Menanggal No. 38 Surabaya
Telepon:
(031) 8543852
Faksmile:
Email:
dlh.jatim@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Erwin Fachrul Ardiyanto, S.T., M.M.
Jabatan:
Kepala Bidang Tata Lingkungan
Alamat:
Jl. Wisata Menanggal No. 38 Surabaya
Telepon:
(031) 8543852
Faksmile:
Email:
dlh@jatimprov.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Indeks Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (IPK) merupakan alat ukur aksi dan kinerja (prestasi) dari setiap upaya pengelolaan yang dilakukan untuk mengurangi ancaman terhadap kehilangan kehati dan meningkatkan pemanfaatan berkelanjutan. IPK terdiri dari 2 (dua) pilar utama, yaitu pengurangan ancaman dan pemanfaatan berkelanjutan. Perhitungan IPK didasarkan pada 3 (tiga) sektor yaitu kehutanan dan lahan, pertanian dan perkebunan, dan perairan. Indeks Pengelolaan Keanekaragaman Hayati telah menjadi salah satu indikator utama pembangunan dalam RPJPN 2025-2045 dan RPJMN 2025- 2029, serta diselaraskan ke dalam perencanaan pembangunan di tingkat daerah.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Untuk menghasilkan nilai Indeks Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
25 Februari 2026
28 Februari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
03 Maret 2026
16 Januari 2027
C. Pengolahan
18 Januari 2027
23 Januari 2027
D. Analisis
25 Januari 2027
06 Februari 2027
E. Penyajian
08 Februari 2027
19 Februari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
Luas Deforestasi Luas total hutan yang ditebangi 2026
Luas Tutupan Hutan Luas total tutupan hutan 2026
Luas Kawasan Lindung Luas total wilayah yang ditetapkan dengan fungsi utama melindungi kelestarian lingkungan hidup yang mencakup sumber daya alam dan sumber daya buatan 2026
Luas Daratan Provinsi Luas total daratan provinsi 2026
Luas Rehabilitasi Hutan dan Lahan Luas total dilaksanakannya upaya untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan guna meningkatkan daya dukung, produktivitas dan peranannya dalam menjaga sistem penyangga kehidupan 2026
Luas Kebakaran Hutan Luas total hutan yang terbakar 2026
Produksi Kayu Bulat Total volume fisik dari bagian pohon yang ditebang dan dipotong menjadi batang dengan ukuran diameter 50 (lima puluh) cm atau lebih 2026
Luas Hutan Produksi Luas total kawasan hutan negara yang difungsikan untuk memproduksi hasil hutan baik kayu maupun non-kayu guna memenuhi kebutuhan industri, ekspor, dan masyarakat secara lestari 2026
Realisasi Penyaluran Pupuk Organik Total pupuk organik (kompos/kandang) yang telah disalurkan dan ditebus oleh petani dari distributor/kios resmi dalam kurun waktu tertentu 2026
Realisasi Penyaluran Pupuk Kimia Total pupuk (seperti Urea, NPK, ZA, SP-36, dan pupuk organik) yang telah didistribusikan dan diterima oleh petani, kelompok tani, atau petambak pada Lini IV (pengecer resmi) dalam kurun waktu tertentu 2026
Produksi Padi Kuantitas hasil budi daya tanaman padi yang diukur berdasarkan luas panen dan produktivitas per hektar 2026
Luas Panen Padi Luas area tanaman yang telah diambil hasilnya setelah tanaman tersebut cukup umur 2026
Luas Baku Sawah Luas lahan sawah dinamis/eksisting yang secara periodik ditanami padi atau diselingi tanaman lain, termasuk sawah pasang surut yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agraria/pertanahan dan tata ruang. 2026
Luas Mangrove Kondisi Lebat Luas total ekosistem hutan bakau dengan tutupan tajuk lebih dari 70% yang menunjukkan kerapatan tinggi dan tajuk yang saling bersentuhan rapat 2026
Luas Mangrove Total Luas total ekosistem hutan bakau 2026
Luas KKPWP3K Luas total kawasan perairan yang dilindungi, dikelola dengan sistem zonasi, untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya ikan dan lingkungannya secara berkelanjutan 2026
Luas Perairan Provinsi Luas total wilayah laut yang menjadi kewenangan pemerintah daerah provinsi untuk mengelola sumber daya alam di dalamnya 2026
Jumlah Desa Tepi Laut dengan Fasilitas IPAL Banyaknya desa yang terletak di pesisir/tepi laut yang telah memiliki sarana Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), baik komunal maupun individual, untuk mengolah limbah cair domestik (rumah tangga) sebelum dibuang ke lingkungan perairan 2026
Jumlah Desa Tepi Laut Banyaknya wilayah administrasi setingkat desa/kelurahan di Indonesia yang berbatasan langsung dengan laut, baik berupa pantai maupun tebing karang 2026
Volume Produksi Perikanan Budidaya Perbesaran Tambak Jumlah total berat hasil panen (berat basah/kg/ton) dari organisme air (seperti udang, bandeng, atau ikan lainnya) yang dipelihara di tambak (kolam air payau/asin) dalam jangka waktu tertentu, hasil dari kegiatan pemeliharaan dan pembesaran benih hingga ukuran konsumsi 2026
Luas Lahan Budidaya Tambak Total area daratan yang disiapkan, dibangun, dan difungsikan secara khusus sebagai kolam air payau atau air laut untuk budidaya biota perairan, seperti udang, bandeng, atau kerapu 2026
Angka Konsumsi Ikan Rata-rata jumlah ikan yang dikonsumsi per kapita dalam setahun 2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Pengumpulan data dari perangkat daerah Provinsi Jawa Timur
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Verifikasi data
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Perangkat daerah Provinsi Jawa Timur
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Nasional
  • Provinsi
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak