Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Ketahanan Dan Kerentanan Pangan (Food Security And Vulnerability Atlas) Kabupaten Way Kanan Tahun 2027

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Ketahanan Dan Kerentanan Pangan (Food Security And Vulnerability Atlas) Kabupaten Way Kanan Tahun 2027
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Way Kanan
Tanggal Terbit 24 April 2026
Identitas Rekomendasi K-26.1807.002
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas) Kabupaten Way Kanan
Tahun:
2027
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Way Kanan
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Komplek Perkantoran Km.02 Blambangan Umpu
Telepon:
0723-461942
Faksmile:
0723-461942
Email:
Kkp.waykanan@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
MINDALINA, S.E., M.M.
Jabatan:
Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan
Alamat:
Jalan Komplek Perkantoran Pemda Km 02, Blambangan Umpu
Telepon:
085766648464
Faksmile:
-
Email:
disketapang@waykanankab.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Dalam rangka menyediakan informasi ketahanan dan Kerentanan pangan yang yang akurat dan komprehensif, maka disusunlah peta ketahanan dan kerentanan pangan/FSVA Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kebijakan di bidang pangan dan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan di bidang pangan di Wilayah Kabupaten Way Kanan. Sebagai tindak lanjut penyusunan FSVA Nasional disusun pula FSVA Provinsi dan kabupaten/kota dengan analisis sampai ke tingkat kecamatan, sampai tingkat kampung/kelurahan. Dengan demikian, permasalahan pangan dapat dideteksi secara cepat sampai level yang paling bawah. Seperti halnya FSVA Nasional dan Provinsi, FSVA Kabupaten menyediakan sarana bagi para pengambil keputusan untuk secara cepat dalam mengidentifikasi daerah yang lebih rentan, dimana investasi dari berbagai sektor seperti pelayanan jasa, pembangunan manusia dan infrastruktur yang berkaitan dengan ketahanan pangan dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap penghidupan, ketahanan pangan masyarakat pada tingkat kampung/kelurahan. Pengembangan FSVA tingkat kabupaten/kota merupakan hal yang sangat penting, dimana kondisi ekologi dan kepulauan yang membentang dari timur ke barat, kondisi iklim yang dinamis dan keragaman sumber penghidupan masyarakat menunjukkan adanya perbedaan situasi ketahanan pangan di masing-masing wilayah. FSVA Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung akan menjadi alat yang sangat penting dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kebijakan pengambilan keputusan untuk mengurangi kesenjangan ketahanan pangan di Wilayah Kabupaten Way Kanan.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Untuk mengevaluasi capaian ketahanan pangan sebagai perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kebijakan pengambilan keputusan untuk mengurangi kesenjangan ketahanan pangan di Wilayah Kabupaten Way Kanan.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Mei 2027
30 Mei 2027
B. Pelaksanaan Lapangan
31 Mei 2027
30 Oktober 2027
C. Pengolahan
01 Juni 2027
30 Oktober 2027
D. Analisis
01 Juli 2027
30 Oktober 2027
E. Penyajian
01 Agustus 2027
25 November 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Ketersediaan Pangan Kondisi tersedianya pangan dari hasil produksi dalam negeri, cadangan pangan, dan pemasukan pangan (termasuk impor dan bantuan pangan). 2027
2 Keterjangkauan Pangan Kemampuan untuk memperoleh cukup pangan yang bergizi, melalui satu atau kombinasi dari berbagai sumber pangan seperti: produksi sendiri, persediaan pangan, pembelian, barter, hadiah, sajian dalam suatu pertemuan, pinjaman dan bantuan pangan 2027
3 Ketersediaan pangan Ketersediaan bahan pangan untuk di konsumsi atau diperjual belikan oleh penduduk 2027
4 Pemanfaatan Pangan Penggunaan pangan oleh rumah tangga dan kemampuan individu untuk menyerap dan metabolisme zat gizi. 2027
5 Status Ketahanan Pangan Tingkat kerentanan pangan suatu daerah (kabupaten/kota) terhadap kerawanan pangan, diukur berdasarkan nilai komposit dari sembilan indikator yang dipakai dalam pembuatan peta. 2027
6 Cadangan Pangan persediaan Pangan yang dikuasai dan dikelola oleh pemerintah maupun lumbung pangan masyarakat. 2027
7 Indeks Ketahanan Pangan Indeks komposit yang mengukur ketahanan dan kerentanan pangan wilayah dari tiga aspek yaitu ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan. Nilai IKP dapat menunjukkan capaian ketahanan pangan dan gizi wilayah (kabupaten/kota/provinsi) dan peringkat (ranking) relatif antara satu wilayah dibandingkan dengan wilayah lain. 2027
8 Komoditas Pangan bahan makanan dasar yang mencakup berbagai jenis, dari serealia, umbi-umbian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, hingga rempah-rempah, yang dikelola melalui pengadaan, pengelolaan, dan penyaluran untuk menjaga pasokan. 2027
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Kompilasi data dari OPD lain
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Konfirmasi Data
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Desa/Kelurahan
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
  • Kecamatan
  • Lainnya : Desa
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak