Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Produk Administrasi Penyusunan Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Produk Administrasi Penyusunan Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya
Tanggal Terbit 27 April 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3278.022
Judul Kegiatan :
Kompilasi Produk Administrasi Penyusunan Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl.Ir.H.Djuanda (Komplek Perkantoran)
Telepon:
(0265) 342437
Faksmile:
342438
Email:
dinkes@tasikmalayakota.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Suryaningsih,S.Sos, MM ,M.K.M
Jabatan:
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya
Alamat:
Jalan Ir. H. Djuanda (komplek Perkantoran)
Telepon:
0265342437
Faksmile:
Email:
dinkes@tasikmalayakota.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Tujuan Pembangunan kesehatan adalah untuk mencapai  kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan secara optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum. Upaya untuk mewujudkan tujuan tersebut diatas diantaranya yaitu penataan kembali dan pengembangan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) Kota yang disesuaikan dengan tatanan desentralisasi atau Otonomi Daerah di Bidang Kesehatan. Salah satu produk dari Sistem Informasi Kesehatan Kota yaitu Profil Kesehatan Kota yang dapat digunakan sebagai sarana penyedia data dan informasi dalam rangka evaluasi tahunan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Untuk dapat menyediakan data statistik sektor Kesehatan di Wilayah Kota Tasikmalaya, dan dapat membantu dan memudahkan para pengambil keputusan (manajemen/pimpinan) dalam menganalisa dan mengevaluasi, serta untuk mendapatkan bahan perbandingan sebagai tolak ukur terhadap hasil yang telah dicapainya dan memberikan kemudahan pelayanan administratif dan informasi kepada masyarakat dengan data yang mutakhir dan akurat bersumber dari data - data Dinas Kesehatan.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Januari 2026
28 Februari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
09 Maret 2026
31 Maret 2026
C. Pengolahan
01 April 2026
31 Mei 2026
D. Analisis
01 Juni 2026
30 Juni 2026
E. Penyajian
01 Juli 2026
31 Juli 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Angka kematian Bayi (AKB) Banyaknya kematian bayi berusia di bawah satu tahun, per 1000 kelahiran hidup pada satu tahun tertentu. 1 Tahun Terakhir
2 Angka Kematian Balita Jumlah kematian anak berusia 0-4 tahun selama satu tahun tertentu per 1000 anak umur yang sama pada pertengahan tahun itu ( termasuk kematian bayi). 1 Tahun Terakhir
3 Jumlah Kematian Ibu Kematian perempuan selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera. 1 Tahun Terakhir
4 Penyakit Menular Penyakit Menular adalah penyakit yang disebut juga infeksi; yang dapat menular ke manusia dimana disebabkan oleh agen biologi, antara lain virus, bakteri, jamur, dan parasit; bukan disebabkan faktor fisik atau kimia; penularan bisa langsung atau melalui media atau vektor dan binatang pembawa penyakit 1 Tahun Terakhir
5 Demam Berdarah Dengue (DBD) Penyakit yang menular melalui nyamuk yang terjadi di daerah tropis dan subtropis di dunia. 1 Tahun Terakhir
6 Penderita kronis filariasis Penderita filariasis yang telah menunjukkan gejala klinis kronis filariasis, seperti limfedema pada tungkai atau lengan, pembesaran payudara, dan hidrokel. 1 Tahun Terakhir
7 Diare Penyakit yang membuat penderitanya sering buang air besar dengan kondisi tinja encer atau cairan. 1 Tahun Terakhir
8 Pneumonia Pneumonia 1 Tahun Terakhir
9 Tuberkulosis Paru Suatu penyakit bakteri menular yang berpotensi serius yang terutama mempengaruhi paru-paru. 1 Tahun Terakhir
10 Kusta Gangguan pada kulit akibat infeksi bakteri kronis. 1 Tahun Terakhir
11 HIV/AIDS Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, mengganggu kemampuannya untuk melawan infeksi dan penyakit. 1 Tahun Terakhir
12 Penyakit Tidak Menular (PTM) Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat karena tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi secara global, merupakan jenis penyakit yang tak bisa ditularkan oleh penderita ke orang lain, jenis penyakit ini berkembang secara perlahan dan terjadi dalam jangka waktu yang panjang. 1 Tahun Terakhir
13 Diabetes Melitus (DM) Suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. 1 Tahun Terakhir
14 Hipertensi Tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/ tenang. 1 Tahun Terakhir
15 Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa Berat (ODGJ) Penderita Skizofrenia dan Psikosis akut. ODGJ berat yang mendapat layanan adalah penderita Skizofrenia dan Psikosis Akut yang mendapatkan penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan. 1 Tahun Terakhir
16 Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Bayi dengan berat lahir kurang dari 2.500 gram. 1 Tahun Terakhir
17 Balita Gizi Kurang Kondisi ketika anak tidak menerima nutrien, mineral, dan kalori yang cukup untuk membantu perkembangan organ vital. Anak umur 0 sampai 59 bulan dengan kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB) atau Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) memiliki Z score kurang dari -2 SD sampai dengan -3 SD. 1 Tahun Terakhir
18 Balita Gizi Buruk Balita Gizi Buruk 1 Tahun Terakhir
19 Kunjungan Ibu Hamil K-1 Ibu hamil yang pertama kali mendapat pelayanan antenatal sesuai standar (10T) oleh tenaga kesehatan pada masa kehamilan trimester pertama di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. 1 Tahun Terakhir
20 Kunjungan Ibu Hamil K-4 Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar (10T) paling sedikit empat kali, dengan distribusi pemberian pelayanan yang dianjurkan adalah minimal satu kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua dan dua kali pada trimester ketiga umur kehamilan. 1 Tahun Terakhir
21 Kunjungan Ibu Hamil K-6 Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar (10T) paling sedikit enam kali, dengan distribusi pemberian pelayanan yang dianjurkan adalah minimal satu kali pada trimester pertama, dua kali pada trimester kedua dan tiga kali pada trimester ketiga dengan paling sedikit 2 kali oleh dokter pada trimester pertama dan ketiga. 1 Tahun Terakhir
22 Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan 1 Tahun Terakhir
23 Pertolongan Persalinan di Fasilitas Kesehatan Ibu bersalin yang mendapatkan pelayanan persalinan sesuai standar di fasilitas pelayanan kesehatan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. 1 Tahun Terakhir
24 Imunisasi Td Pada Ibu Hamil Imunisasi Td Pada Ibu Hamil 1 Tahun Terakhir
25 Ibu Hamil Mendapat 90 Tablet Tambah Darah (TTD) Ibu hamil yang mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD) sekurangnya mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat yang disediakan oleh pemerintah minimal 90 tablet selama masa kehamilan. 1 Tahun Terakhir
26 Komplikasi Kebidanan Kesakitan pada ibu hamil, ibu bersalin, dan ibu nifas yang dapat mengancam jiwa ibu dan/atau bayi. 1 Tahun Terakhir
27 Komplikasi Neonatal Neonatal dengan penyakit dan kelainan yang dapat menyebabkan kesakitan, kecacatan, dan kematian. Neonatus dengan komplikasi seperti BBLR (berat badan lahir rendah < 2500 gr), asfiksia, infeksi, tetanus neonatorum, kelainan kongenital, Covid 19, dan lain-lain seperti ikterus, hipotermia, trauma lahir, sindroma gangguan pernafasan. 1 Tahun Terakhir
28 Bayi dan Balita Mendapatkan Vitamin A Bayi umur 6 sampai 11 bulan yang mendapat kapsul vitamin A berwarna biru dengan kandungan vitamin A sebesar 100.000 Satuan Internasional (SI) dan anak umur 12-59 bulan yang mendapat kapsul vitamin A berwarna merah dengan kandungan vitamin A sebesar 200.000 Satuan Internasional. 1 Tahun Terakhir
29 Peserta KB Aktif Peserta KB baru dan lama yang masih aktif memakai kontrasepsi terus-menerus dengan metode modern (kondom, suntik, pil, AKDR, MOW, MOP, Implan, MAL) untuk menunda, menjarangkan kehamilan atau mengakhiri kesuburan. 1 Tahun Terakhir
30 Peserta KB Pasca Persalinan Pasangan usia subur yang mulai menggunakan alat kontrasepsi segera setelah melahirkan (0-42 hari pasca melahirkan) dengan semua metode modern. 1 Tahun Terakhir
31 Kunjungan Neonatus Kunjungan Neonatus (KN) adalah pelayanan kesehatan pada neonatus 3 kali yaitu kunjungan neonatus I (KN I) pada 6 jam sampai dengan 48 jam setelah lahir, Kunjungan Neonatus II (KN II) pada hari ke 3 sampai hari ke 7 setelah kelahiran, dan kunjungan neonatus III (KN III) pada hari ke 8 sampai 28 hari. 1 Tahun Terakhir
32 Kunjungan Neonatal (KN1) Cakupan neonatal yang mendapatkan pelayanan sesuai standar pada usia 6 jam - 48 jam setelah lahir di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. 1 Tahun Terakhir
33 Kunjungan Neonatal 3 (KN Lengkap) Bayi baru lahir usia 0 - 28 hari yang mendapatkan pelayanan sesuai standar paling sedikit tiga kali dengan distribusi waktu 1 kali pada 6-48 jam, 1 kali pada hari ke 3 – hari ke 7, dan 1 kali pada hari ke 8 – hari ke 28 setelah lahir di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu. 1 Tahun Terakhir
34 Jumlah Pelayanan Kesehatan Bayi Jumlah bayi yang dilayani minimal 4 kali yaitu satu kali pada umur 29 hari-3 bulan, 1 kali pada umur 3-6 bulan, 1 kali pada umur 6-9 bulan, dan 1 kali pada umur 9-11 bulan. Pelayanan Kesehatan tersebut meliputi pemberian imunisasi dasar (BCG, DPT/HB/HiB1-3, Polio 1-4, Campak), pemantauan pertumbuhan, Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK), pemberian vitamin A pada bayi umur 6-11 bulan, penyuluhan pemberian ASI eksklusif dan Makanan Pendamping ASI (MP ASI). 1 Tahun Terakhir
35 Desa/Kelurahan Universal Child Immunization (UCI) Desa/kelurahan dimana 80% dari jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah mendapat imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun. 1 Tahun Terakhir
36 Jumlah Imunisasi DPT-HB-Hib3 Jumlah bayi usia 0-11 bulan yang mendapatkan 1 dosis imunisasi DPT-HB-Hib dosis ke 3. 1 Tahun Terakhir
37 Jumlah Imunisasi Polio 4* Jumlah bayi usia 0-11 bulan yang mendapatkan imunisasi bOPV (Polio tetes/polio oral) dosis ke 4*. 1 Tahun Terakhir
38 Jumlah Imunisasi Campak Rubela Jumlah bayi usia 0-11 bulan yang mendapatkan 1 dosis imunisasi campak Rubela. 1 Tahun Terakhir
39 Jumlah Imunisasi Dasar Lengkap Jumlah bayi usia 0-11 bulan yang telah mendapatkan 1 dosis imunisasi Hepatitis B0, 1 dosis imunisasi BCG, 3 dosis DPT-HB-HIB, 4 dosis imunisasi bOPV (Polio tetes/polio oral) (3 dosis imunisasi IPV di Provinsi DIY), 1 dosis imunisasi IPV (Polio suntik), dan 1 dosis imunisasi campak Rubela. 1 Tahun Terakhir
40 Jumlah Bayi Mendapat ASI Eksklusif Pemberian ASI atau air susu ibu untuk bayi sejak baru lahir hingga berumur 6 bulan tanpa digantikan oleh minuman serta makanan lain 1 Tahun Terakhir
41 Jumlah Balita Ditimbang Balita yang ditimbang berat badannya di sarana pelayanan kesehatan termasuk di posyandu dan tempat penimbangan lainnya 1 Tahun Terakhir
42 Cakupan Pelayanan Anak Balita Kunjungan Balita dillihat dari jumlah balita yang memperoleh pemantauan pertumbuhan minimal 8 kali setahun, pemantauan perkembangan 2x setahun dan pemberian vitamin A 2x setahun. 1 Tahun Terakhir
43 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan Jumlah kunjungan pasien baru rawat jalan di fasilitas pelayanan kesehatan. 1 Tahun Terakhir
44 Jumlah Kunjungan Rawat Inap Jumlah kunjungan pasien baru rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan. 1 Tahun Terakhir
45 Jumlah Kunjungan Gangguan Jiwa Kunjungan pasien yang mengalami gangguan kejiwaan yang meliputi gangguan pada perasaan, proses pikir, dan perilaku yang menimbulkan penderitaan pada individu dan atau hambatan dalam melaksanakan peran sosialnya. 1 Tahun Terakhir
46 Angka Kematian Kasar Besarnya kematian yang terjadi pada suatu tahun tertentu untuk setiap 1000 pasien keluar. 1 Tahun Terakhir
47 Angka Kematian Bersih Angka kematian >= 8 jam setelah dirawat untuk tiap-tiap 1000 pasien. 1 Tahun Terakhir
48 Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat Semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. 1 Tahun Terakhir
49 Sarana Air Minum yang Dilakukan Pengawasan Pengawasan eksternal yang dilakukan diperiksa kualitasnya dan memenuhi syarat di antara seluruh jumlah sarana air minum yang ada. 1 Tahun Terakhir
50 Akses Sanitasi Layak Fasilitas sanitasi yang memenuhi syarat kesehatan, fasilitas tersebut digunakan oleh rumah tangga sendiri atau bersama dengan rumah tangga lain tertentu, dilengkapi dengan kloset menggunakan leher angsa, tempat pembuangan akhir tinja menggunakan tangki septik atau sistem pengolahan air limbah (SPAL). 1 Tahun Terakhir
51 STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) Pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Sedangkan Pilar STBM adalah perilaku higienis dan saniter yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. 1 Tahun Terakhir
52 Jumlah Tenaga Kesehatan Tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga gizi, ATLM, dan tenaga kefarmasian. 1 Tahun Terakhir
53 Luas Wilayah Luas yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif dan/atau aspek fungsional. 1 Tahun Terakhir
54 Jumlah Kelurahan Banyaknya Kelurahan di setiap Kecamatan. 1 Tahun Terakhir
55 Jumlah penduduk Semua penduduk yang memiliki identitas kependudukan di wilayah Kota Tasikmalaya. 1 Tahun Terakhir
56 Kepadatan Penduduk Jumlah Penduduk Setiap Kecamatan di Kota Tasikmalaya dibagi dengan Luas Wilayah Setiap Kecamatan di Kota Tasikmalaya. 1 Tahun Terakhir
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
  • Lainnya : Google Spreadsheets
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sarjana
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 2 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
  • Kecamatan
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak