Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Kepariwisataan Dan Ekonomi Kreatif Provinsi Bengkulu Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Kepariwisataan Dan Ekonomi Kreatif Provinsi Bengkulu Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu
Tanggal Terbit 01 April 2026
Identitas Rekomendasi K-26.1700.005
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Provinsi Bengkulu
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Kapten Tendean No. 28 Km. 6,5 Kota Bengkulu 38225
Telepon:
(0736) 21272
Faksmile:
(0736) 342200
Email:
pariwisatabengkuluprov@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Ir. Titus Chandra Erwana
Jabatan:
Sekretaris Dinas
Alamat:
Jl. P Tendean
Telepon:
0811737070
Faksmile:
Email:
dispar640020@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Provinsi Bengkulu memiliki kekayaan aset alam (Nature) seperti Pantai Panjang dan Taman Nasional Kerinci Seblat, serta aset sejarah (Culture) seperti Benteng Marlborough dan Rumah Pengasingan Bung Karno. Seiring dengan target transformasi ekonomi nasional, sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) telah ditetapkan sebagai leading sector yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hingga saat ini, tantangan klasik yang dihadapi adalah fenomena "kelangkaan data" atau ketidakseragaman data antara instansi pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Perbedaan metodologi penghitungan jumlah wisatawan atau belum terpetakannya sebaran 17 subsektor ekonomi kreatif secara spasial seringkali mengakibatkan kebijakan promosi dan pembangunan infrastruktur menjadi tidak tepat sasaran (off-target).

Memasuki tahun 2026, perilaku wisatawan dan pelaku ekraf telah berubah total menuju ekosistem digital. Penggunaan big data, Mobile Positioning Data (MPD), dan transaksi non-tunai di destinasi menuntut sistem pendataan yang lebih modern. Data konvensional saja tidak lagi cukup untuk memotret pergerakan wisatawan yang semakin dinamis. Oleh karena itu, kompilasi data tahun ini tidak hanya sekadar mengumpulkan angka, tetapi juga menganalisis tren perilaku pasar.

 

3.2. Tujuan Kegiatan:

ntuk memotret perkembangan industri Parekraf pasca-akselerasi digital guna mendukung perencanaan pembangunan daerah yang berbasis data (data-driven policy).

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
02 Januari 2026
31 Maret 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 April 2026
28 Februari 2027
C. Pengolahan
01 April 2026
28 Februari 2027
D. Analisis
01 Oktober 2026
28 Februari 2027
E. Penyajian
01 Maret 2027
31 Maret 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 jumlah wisatawan mancanegara banyaknya orang yang melakukan perjalanan ke Indonesia dari luar negeri, kurang dari satu tahun, didorong oleh suatu tujuan utama (bisnis, berlibur, atau tujuan pribadi lainnya), selain untuk bekerja dengan penduduk Indonesia Tahunan
2 jumlah kunjungan wisatawan nusantara banyaknya perjalanan kurang dari enam bulan yang dilakukan oleh penduduk dalam wilayah Indonesia dengan tujuan bukan untuk sekolah atau bekerja, dengan mengunjungi objek wisata komersial, dan/atau menginap di akomodasi komersial, dan/atau jarak perjalanan lebih besar dari atau sama dengan 100 kilometer pergi-pulang Tahunan
3 jumlah objek wisata banyaknya destinasi pariwisata yang memiliki keindahan, keunikan, atau kekayaan alam dan budaya Tahunan
4 jumlah pekerja sektor pariwisata banyaknya orang yang bekerja di sektor pariwisata Tahunan
5 jumlah usaha pariwisata banyaknya usaha yang menyediakan barang dan/atau jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dan penyelenggaraan pariwisata Tahunan
6 proporsi sektor pariwisata terhadap produk domestik regional bruto (PDBR) bagian dari produk domestik regional bruto (PDRB) yang berasal dari nilai pengeluaran ekonomi untuk pariwisata yang terdiri dari konsumsi wisatawan nusantara, pengeluaran pemerintah untuk pariwisata, investasi pariwisata, dan ekspor neto jasa perjalanan Tahunan
7 rata-rata lama kunjungan wisatawan rata-rata lamanya wisatawan bermalam dalam satu kali kunjungan Tahunan
8 jumlah pekerja pada sektor ekonomi kreatif banyaknya orang yang bekerja di sektor ekonomi kreatif Tahunan
9 jumlah usaha ekonomi kreatif yang terstandardisasi dan/atau tersertifikasi banyaknya usaha di bidang ekonomi kreatif yang telah terstandardisasi dan/atau tersertifikasi Tahunan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Kompilasi Produk Administrasi
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Mail
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Usaha/objek pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Bengkulu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Provinsi
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Ya