Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Pemuda Untuk Penyusunan Indeks Pembangunan Pemuda Tahun 2025 Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Pemuda Untuk Penyusunan Indeks Pembangunan Pemuda Tahun 2025 Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Kota Blitar
Tanggal Terbit 20 Juni 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3572.039
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Pemuda untuk Penyusunan Indeks Pembangunan Pemuda tahun 2025
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Kota Blitar
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Sumatra No 60 Blitar
Telepon:
085755499506
Faksmile:
-
Email:
dispora@blitarkota.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
HERU EKO PRAMONO S.STP, M.M.
Jabatan:
Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Blitar
Alamat:
Jl. Sumatra No. 60 Kec. Sananwetan, Kota Blitar
Telepon:
Faksmile:
Email:
dispora.kotablitar@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Menurut Undang – Undang Nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan. Pasal 1 ayat 1 menjelaskan bahwa Pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun. Pemuda memiliki peran sentral dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yang berfokus pada terciptanya negara yang berdaulat, maju, dan
berkelanjutan. Sebagai penerus kepemimpinan bangsa, kualitas pemuda sangat menentukan masa depan Indonesia, termasuk dalam mengoptimalkan bonus demografi. Oleh karena itu, Pemerintah terus memprioritaskan peningkatan kualitas pemuda sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional. Upaya ini ditujukan untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, adaptif, inovatif, dan berkarakter. Pemuda diharapkan menjadi pendorong utama kemajuan bangsa, seiring dengan perannya sebagai generasi penerus. Mengingat pentingnya bonus demografi yang dimiliki Indonesia, pengembangan kualitas pemuda menjadi semakin mendesak agar mereka siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Sebagai salah satu upaya dalam mendukung perwujudan pembangunan nasional melalui urusan kepemudaan, maka pengukuran status Pembangunan pemuda dengan menggunakan suatu indeks komposit yang disebut Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). IPP merupakan instrumen yang dapat memberikan gambaran kemajuan pembangunan pemuda, yang dikembangkan oleh Kementerian Perencanaan pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Indeks ini mengukur capaian target pembangunan pemuda dari lima domain, yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan serta gender dan diskriminasi. Pengukuran pembangunan pemuda ini, juga merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas kepemudaan di daerah. Lebih lanjut, IPP menjadi dasar pemerintah dalam memetakan permasalahan, potensi dan isu strategis pembangunan pemuda di Kota Blitar serta rencana aksi strategis berupa skenario rekomendasi dalam rangka peningkatan dan penguatan pembangunan pemuda di Kota Blitar.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Memberikan analisis yang mendalam mengenai pembangunan pemuda yang didasarkan pada hasil perhitungan nilai IPP Kota Blitar Tahun 2025 yang menjadi dokumen kebijakan.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Juli 2026
08 Juli 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
09 Juli 2026
29 Juli 2026
C. Pengolahan
01 Agustus 2026
17 Agustus 2026
D. Analisis
18 Agustus 2026
30 Agustus 2026
E. Penyajian
01 September 2026
10 September 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Persentase pemuda mendapatkan pelatihan bersertifikat Persentase pemuda umur 16–30 tahun yang pernah mengikuti pelatihan/kursus/training dan memperoleh sertifikat, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun 2025
2 Persentase pemuda yang memiliki ijazah SMA/sederajat atau lebih tinggi Persentase pemuda umur 19–30 tahun yang menamatkan pendidikan (ijazah tertinggi) minimal jenjang SMA/SMK sederajat (termasuk pendidikan tinggi), terhadap seluruh pemuda umur 19–30 tahun 2025
3 Persentase pemuda dengan keterampilan TIK Persentase pemuda umur 16–30 tahun yang menggunakan ponsel, atau komputer, atau mengakses internet dalam tiga bulan terakhir, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun 2025
4 Angka kesakitan pemuda Persentase pemuda umur 16–30 tahun yang memiliki keluhan kesehatan yang mengganggukegiatan sehari-hari dalam sebulan terakhir, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun 2025
5 Persentase pemuda yang merokok Persentase pemuda umur 16–30 tahun yang merokok tembakau atau rokok elektrik dalam sebulan terakhir, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun 2025
6 Persentase pemuda yang berolahraga Persentase pemuda umur 16–30 tahun yang melakukan olahraga dalam seminggu terakhir, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun 2025
7 Persentase remaja perempuan yang sedang hamil Persentase remaja perempuan pernah kawin umur 15–18 tahun yang sedang hamil, terhadap seluruh remaja perempuan pernah kawin umur 15–18 tahun 2025
8 Persentase pemuda NEET Persentase pemuda umur 16–30 tahun yang tidak sedang bersekolah, tidak bekerja, dan tidak mengikuti pelatihan, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun 2025
9 Persentase pemuda pekerja tidak penuh Persentase pemuda umur 16–30 tahun yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun yang bekerja 2025
10 Rasio kewirausahaan pemuda Proporsi pemuda umur 16–30 tahun yang bekerja dibantu buruh tetap/dibayar dibagi dengan populasi angkatan kerja pemuda umur 16–30 tahun dikalikan 100 2025
11 Persentase pemuda mengikuti kegiatan sosmas Persentase pemuda umur 16–30 tahun yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitar dalam tiga bulan terakhir, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun 2025
12 Persentase pemuda aktif mengikuti organisasi Persentase pemuda umur 16–30 tahun yang ikut serta aktif dalam kegiatan organisasi selain di tempat kerja/sekolah, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun 2025
13 Persentase pemuda yang menduduki posisi manajerial Persentase pemuda umur 16–30 tahun yang bekerja dan menduduki posisi manajerial, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun yang bekerja 2025
14 Rasio TPAK pemuda perempuan terhadap laki-laki Proporsi tingkat partisipasi angkatan kerja pemuda perempuan umur 16–30 tahun terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja pemuda laki-laki umur 16–30 tahun dikali 100 2025
15 Persentase pemuda penyandang disabilitas yang bekerja Persentase pemuda umur 16–30 tahun penyandang disabilitas yang bekerja, terhadap seluruh pemuda umur 16–30 tahun penyandang disabilitas 2025
16 Persentase perkawinan anak Persentase perempuan pernah kawin umur 20–24 tahun yang perkawinan pertamanya di bawah usia 18 tahun, terhadap seluruh perempuan pernah kawin usia 20–24 tahun 2025
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Ya
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara Dan Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sarjana
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 5 orang
Pengumpul data/enumerator
: 4 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak