Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Pelayanan KB Kabupaten Gresik Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak |
| Tanggal Terbit | 27 April 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.3525.032 |
Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali dapat berdampak pada meningkatnya beban pembangunan, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi keluarga. Program Keluarga Berencana (KB) menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengaturan kelahiran, pendewasaan usia perkawinan, serta peningkatan ketahanan keluarga. Program Keluarga Berencana ini merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga serta mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Salah satu metode yang efektif adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD, implan, MOW, dan MOP. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan pilihan kontrasepsi yang sangat efektif karena memiliki tingkat keberhasilan tinggi, jangka penggunaan lama, serta aman digunakan oleh pasangan usia subur. Namun, cakupan penggunaan MKJP masih perlu ditingkatkan karena masih terdapat masyarakat yang belum mendapatkan akses informasi maupun pelayanan.
Pelayanan KB MKJP ini perlu ditingkatkan guna mendukung tercapainya target program nasional serta memberikan akses kontrasepsi yang aman, efektif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pelayanan KB MKJP yang terencana dan terkoordinasi guna memperluas jangkauan pelayanan serta mendukung pencapaian target program KB nasional.
- Meningkatkan cakupan peserta KB aktif melalui pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
- Meningkatkan akses pelayanan KB MKJP di Masyarakat
- Menurunkan angka unmet need KB
- Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasangan usia subur tentang MKJP
- Menyediakan pelayanan kontrasepsi jangka panjang yang aman dan berkualitas
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
02 Januari 2026
|
16 April 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
24 April 2026
|
18 Desember 2026
|
| C. | Pengolahan |
27 April 2026
|
21 Desember 2026
|
| D. | Analisis |
22 Desember 2026
|
31 Desember 2026
|
| E. | Penyajian |
01 Januari 2027
|
29 Januari 2027
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Intrauterine Device (IUD) | Alat kontrasepsi berbahan plastik ini memiliki bentuk seperti huruf ‘T’ dan dipasang di dalam rahim untuk mencegah bertemunya sperma dan sel telur yang menyebabkan kehamilan | 2026 |
| 2 | Metode Operasi Pria | Tindakan operasi menutup saluran sel sperma yang sangat efektif dan aman bagi hampir semua pria yang tidak menghendaki anak lagi | 2026 |
| 3 | Metode Operasi Wanita | Tindakan operasi menutup saluran telur yang sangat efektif dan aman bagi hampir semua perempuan yang tidak ingin mempunyai anak lagi | 2026 |
| 4 | Susuk KB | Kapsul kecil yang berisi hanya hormon progestin, terbuat dari bahan plastik lentur dan dipasang di bawah kulit lengan atas oleh dokter atau bidan terlatih | 2026 |
| 5 | KB Suntik | Hormon progesteron yang diberikan secara suntikan/injeksi untuk mencegah terjadinya kehamilan | 2026 |
| 6 | Pil KB | tablet yang mengandung hormon estrogen dan progesteron yang diminum setiap hari selama 28 hari | 2026 |
| 7 | Kondom | selaput karet/latex yang dipasang pada penis selama berhubungan seksual sehingga mencegah sperma bertemu dengan sel telur | 2026 |
| 8 | Metode Amenore Laktasi | Metode keluarga berencana sementara yang mengandalkan pemberian ASI secara eksklusif, artinya hanya diberikan ASI tanpa tambahan makanan ataupun minuman apa pun lainnya | 2026 |
| 9 | Perkiraan Permintaan Masyarakat Peserta KB Baru | PPM adalah Perkiraan Permintaan Masyarakat menjadi Peserta KB yang didasarkan pada tren masa lalu dan kebijakan ke depan pemakaian kontrasepsi serta dinamika faktor penentu fertilitas dalam rangka mencapai sasaran angka fertilitas total yang telah ditetapkan | 2026 |
| 10 | Peserta KB Baru | Pasangan Usia Subur (PUS) yang pertama kali menggunakan alat/obat kontrasepsi atau yang kembali menggunakan alat kontrasepsi setelah melahirkan atau abortus | 2026 |
| 11 | Peserta KB Aktif Modern | Pasangan Usia Subur yang pada saat ini sedang menggunakan salah satu alat/obat kontrasepsi modern | 2026 |
| 12 | Contraceptive Prevalency Rate (CPR) | Bagian dari populasi pasangan Usia Subur (PUS), yang menjadi peserta KB aktif (peserta KB yang saat ini menggunakan salah satu alat kontrasepsi) | 2026 |
| 13 | Persentase pemakaian kontrasepsi Modern (Modern Contraceptive Prevalence Rate/mCPR) | Prevalensi kontrasepsi modern adalah persentase PUS yang sedang menggunakan metode kontrasepsi modern, dengan tujuan untuk menunda dan mengatur jarak kelahiran atau membatasi jumlah kelahiran, terhadap seluruh PUS. Pasangan Usia Subur (PUS) adalah pasangan suami istri yang terikat dalam perkawinan yang sah (secara hukum, agama atau adat) dimana istrinya berumur antara 15 sampai dengan 49 tahun. Metode kontrasepsi modern meliputi Metode Operasi Wanita (MOW)/steril wanita, Metode Operasi Pria (MOP)/steril pria, IUD/spiral/Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), implant/susuk, suntik, pil, kondom dan Metode Amenore Laktasi (MAL). | 2026 |
| 14 | Unmet Need | presentase perempuan kawin yang tidak ingin mempunyai anak lagi atau ingin menjarangkan kelahiran berikutnya tetapi tidak memakai alat/cara KB | 2026 |
| 15 | Total Fertility Rate (TFR) | Angka yang menggambarkan rata-rata jumlah anak yang dilahirkan seorang perempuan selama masa usia suburnya | 2026 |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Lainnya : Aplikasi SIGA BKKBN
- Kunjungan Kembali
- Individu
- Kabupaten Atau Kota