Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Pelayanan KB Kabupaten Gresik Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Pelayanan KB Kabupaten Gresik Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Tanggal Terbit 27 April 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3525.032
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Pelayanan KB Kabupaten Gresik
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. DR Wahidin SHD 241
Telepon:
(031) 3951240
Faksmile:
Email:
dinkbpppa.gresik@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Muhammad Mukhlish Ariyanto, S.E, M.M
Jabatan:
Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Pengendalian Penduduk
Alamat:
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.241, Kembangan, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61124
Telepon:
Faksmile:
Email:
dinkbpppa.gresik@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali dapat berdampak pada meningkatnya beban pembangunan, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi keluarga. Program Keluarga Berencana (KB) menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengaturan kelahiran, pendewasaan usia perkawinan, serta peningkatan ketahanan keluarga. Program Keluarga Berencana ini  merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga serta mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Salah satu metode yang efektif adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD, implan, MOW, dan MOP. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan pilihan kontrasepsi yang sangat efektif karena memiliki tingkat keberhasilan tinggi, jangka penggunaan lama, serta aman digunakan oleh pasangan usia subur. Namun, cakupan penggunaan MKJP masih perlu ditingkatkan karena masih terdapat masyarakat yang belum mendapatkan akses informasi maupun pelayanan.

Pelayanan KB MKJP ini  perlu ditingkatkan guna mendukung tercapainya target program nasional serta memberikan akses kontrasepsi yang aman, efektif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pelayanan KB MKJP yang terencana dan terkoordinasi guna memperluas jangkauan pelayanan serta mendukung pencapaian target program KB nasional.

3.2. Tujuan Kegiatan:
  1. Meningkatkan cakupan peserta KB aktif melalui pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
  2. Meningkatkan akses pelayanan KB MKJP di Masyarakat
  3. Menurunkan angka unmet need KB
  4. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasangan usia subur tentang MKJP
  5. Menyediakan pelayanan kontrasepsi jangka panjang yang aman dan berkualitas
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
02 Januari 2026
16 April 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
24 April 2026
18 Desember 2026
C. Pengolahan
27 April 2026
21 Desember 2026
D. Analisis
22 Desember 2026
31 Desember 2026
E. Penyajian
01 Januari 2027
29 Januari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Intrauterine Device (IUD) Alat kontrasepsi berbahan plastik ini memiliki bentuk seperti huruf ‘T’ dan dipasang di dalam rahim untuk mencegah bertemunya sperma dan sel telur yang menyebabkan kehamilan 2026
2 Metode Operasi Pria Tindakan operasi menutup saluran sel sperma yang sangat efektif dan aman bagi hampir semua pria yang tidak menghendaki anak lagi 2026
3 Metode Operasi Wanita Tindakan operasi menutup saluran telur yang sangat efektif dan aman bagi hampir semua perempuan yang tidak ingin mempunyai anak lagi 2026
4 Susuk KB Kapsul kecil yang berisi hanya hormon progestin, terbuat dari bahan plastik lentur dan dipasang di bawah kulit lengan atas oleh dokter atau bidan terlatih 2026
5 KB Suntik Hormon progesteron yang diberikan secara suntikan/injeksi untuk mencegah terjadinya kehamilan 2026
6 Pil KB tablet yang mengandung hormon estrogen dan progesteron yang diminum setiap hari selama 28 hari 2026
7 Kondom selaput karet/latex yang dipasang pada penis selama berhubungan seksual sehingga mencegah sperma bertemu dengan sel telur 2026
8 Metode Amenore Laktasi Metode keluarga berencana sementara yang mengandalkan pemberian ASI secara eksklusif, artinya hanya diberikan ASI tanpa tambahan makanan ataupun minuman apa pun lainnya 2026
9 Perkiraan Permintaan Masyarakat Peserta KB Baru PPM adalah Perkiraan Permintaan Masyarakat menjadi Peserta KB yang didasarkan pada tren masa lalu dan kebijakan ke depan pemakaian kontrasepsi serta dinamika faktor penentu fertilitas dalam rangka mencapai sasaran angka fertilitas total yang telah ditetapkan 2026
10 Peserta KB Baru Pasangan Usia Subur (PUS) yang pertama kali menggunakan alat/obat kontrasepsi atau yang kembali menggunakan alat kontrasepsi setelah melahirkan atau abortus 2026
11 Peserta KB Aktif Modern Pasangan Usia Subur yang pada saat ini sedang menggunakan salah satu alat/obat kontrasepsi modern 2026
12 Contraceptive Prevalency Rate (CPR) Bagian dari populasi pasangan Usia Subur (PUS), yang menjadi peserta KB aktif (peserta KB yang saat ini menggunakan salah satu alat kontrasepsi) 2026
13 Persentase pemakaian kontrasepsi Modern (Modern Contraceptive Prevalence Rate/mCPR) Prevalensi kontrasepsi modern adalah persentase PUS yang sedang menggunakan metode kontrasepsi modern, dengan tujuan untuk menunda dan mengatur jarak kelahiran atau membatasi jumlah kelahiran, terhadap seluruh PUS. Pasangan Usia Subur (PUS) adalah pasangan suami istri yang terikat dalam perkawinan yang sah (secara hukum, agama atau adat) dimana istrinya berumur antara 15 sampai dengan 49 tahun. Metode kontrasepsi modern meliputi Metode Operasi Wanita (MOW)/steril wanita, Metode Operasi Pria (MOP)/steril pria, IUD/spiral/Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), implant/susuk, suntik, pil, kondom dan Metode Amenore Laktasi (MAL). 2026
14 Unmet Need presentase perempuan kawin yang tidak ingin mempunyai anak lagi atau ingin menjarangkan kelahiran berikutnya tetapi tidak memakai alat/cara KB 2026
15 Total Fertility Rate (TFR) Angka yang menggambarkan rata-rata jumlah anak yang dilahirkan seorang perempuan selama masa usia suburnya 2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Bulanan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Aplikasi SIGA BKKBN
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Tidak
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak