Beranda / Rekomendasi Terbit / Survey Rumah Tangga Budidaya Perikanan Kabupaten Kediri Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survey Rumah Tangga Budidaya Perikanan Kabupaten Kediri Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Dinas Perikanan
Tanggal Terbit 28 April 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3506.001
Judul Kegiatan :
Survey Rumah Tangga Budidaya Perikanan Kabupaten Kediri
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Perikanan
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl Pamenang no 40
Telepon:
(0354)681890
Faksmile:
(0354)681890
Email:
dinasperikanankabkediri@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Andik Priyo S, SPi
Jabatan:
Kepala Bidang Perikanan Budidaya
Alamat:
Jl Pamenang no 40
Telepon:
081357490311
Faksmile:
(0354)681890
Email:
dinasperikanankabkediri@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Sektor perikanan budidaya merupakan salah satu penggerak ekonomi daerah serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pertumbuhan usaha mikro–menengah. Untuk mendukung perencanaan program dan kebijakan yang tepat sasaran, diperlukan data dan informasi pembudidayaan ikan yang akurat, mutakhir, dan menyeluruh.
Saat ini, data pembudidayaan ikan di berbagai daerah masih belum terintegrasi dan tidak diperbarui secara berkala, sehingga menyulitkan proses pengambilan keputusan, evaluasi program, dan perhitungan potensi wilayah. Oleh karena itu, kegiatan penyediaan data dan informasi pembudidayaan ikan pada tingkat kabupaten/kota menjadi sangat penting untuk mendukung basis data sektoral daerah dan nasional.

 

  1. Sektor perikanan budidaya memiliki peranan strategis dalam peningkatan produksi perikanan, penyediaan protein hewani, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program pembangunan perikanan budidaya di tingkat daerah, diperlukan ketersediaan data dan informasi yang akurat, mutakhir, dan terverifikasi. 

    Penyediaan data budidaya ikan merupakan bagian penting dalam upaya sinkronisasi data daerah dengan data provinsi dan nasional, serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis data (evidence-based policy). Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data pembudidayaan ikan di wilayah kabupaten/kota

  2. Kabupaten Kediri memiliki produksi perikanan darat yang melimpah, potensi konsumsi ikan seharusnya tinggi. Namun, pada kenyataannya tingkat konsumsi ikannya terendah se Jawa Timur. Faktor-faktor seperti tingkat pendapatan, pengetahuan gizi, ketersediaan ikan, serta budaya makan masyarakat turut memengaruhi rendah atau tingginya konsumsi ikan. Oleh karena itu, diperlukan survei angka konsumsi ikan untuk memperoleh data yang akurat dan terkini mengenai pola konsumsi masyarakat. Data ini penting sebagai dasar perumusan kebijakan pemerintah, penyusunan program peningkatan konsumsi ikan, serta evaluasi efektivitas kampanye seperti Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).

 

Kegiatan ini memiliki urgensi yang tinggi karena data tersebut menjadi fondasi utama dalam penyusunan dan pengambilan keputusan pembangunan daerah, khususnya dalam sektor perikanan budidaya dan pemanfaatan untuk konsumsi ikan masyarakat. Ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan terstandar sangat diperlukan untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Urgensi kegiatan ini dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. Mendukung Perencanaan Pembangunan Daerah (RPJMD)
        Data dan informasi rumah tangga perikanan dan konsumsi ikan masyarakat yang lengkap dan valid menjadi dasar dalam penetapan indikator kinerja, target pembangunan, dan program prioritas sektor perikanan di RPJMD. Tanpa data yang baik, perencanaan akan bersifat asumtif dan tidak berbasis kebutuhan riil di lapangan.
  2. Menjamin Akurasi Data Daerah untuk Sinkronisasi dengan Provinsi dan Nasional 

        Data rumah tangga perikanan dan konsumsi ikan masyarakat menjadi bagian dari statistik sektoral yang harus terintegrasi dengan system data provinsi dan nasional. Pengumpulan data yang terstruktur membantu penyelarasan program pusat-daerah serta mendukung penyusunan kebijakan yang lebih komprehensif.

  3. Menjadi Dasar Evaluasi Pembangunan Sektor Perikanan Budidaya 

        Evaluasi capaian kinerja memerlukan data baseline, data perkembangan, dan capaian. Tanpa data yang terukur, instansi daerah tidak dapat menilai efektivitas program dan intervensi pemerintah dalam sektor budidaya.

  4. Mendukung Penyusunan Program dan Anggaran yang Tepat Sasaran
        Data rumah tangga perikanan dan konsumsi ikan masyarakat memberikan gambaran kebutuhan lapangan, potensi wilayah, jumlah pembudidaya, komoditas unggulan, hingga hambatan teknis. Informasi ini menjadi dasar untuk menetapkan kegiatan dan alokasi anggaran yang lebih efektif.
  5. Mengidentifikasi Potensi dan Permasalahan Perikanan di Tingkat Kecamatan/Desa

        Pendataan memberikan informasi akurat mengenai masalah teknis, kebutuhan sarana-prasarana, serta peluang pengembangan. Hal ini penting sebagai dasar intervensi pemerintah yang lebih tepat dan terarah.

  6. Memperkuat Pengambilan Kebijakan yang Evidence-Based
        Upaya pemerintah untuk memastikan kebijakan yang tepat membutuhkan landasan data faktual. Data budidaya ikan menjadi instrumen kunci dalam menyusun regulasi, strategi pengembangan wilayah, dan perencanaan tata ruang perikanan. Sedangkan data konsumsi menjadi instrumen kunci dalam mengukur tingkat konsumsi protein hewani.

    Secara umum kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan data yang menjadi dasar perencanaan, pelaksanaan, monitoring, serta evaluasi pembangunan daerah, terutama dalam mendukung pencapaian sasaran dan indikator dalam RPJMD. Dengan demikian, kegiatan ini merupakan bagian strategis dalam mewujudkan pembangunan sektor perikanan yang efektif, berkelanjutan, dan berbasis data.

 

3.2. Tujuan Kegiatan:

Maksud dan Tujuan

Melaksanakan kegiatan penyediaan data dan informasi pembudidayaan ikan Kabupaten Kediri secara komprehensif

 

Tujuan: 

"Tersedianya data Rumah Tangga Perikanan Tahun 2026 yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggung jawabkan."

 

  1. Mengumpulkan data usaha perikanan budidaya (pembudidaya, sarana, prasarana, produksi, luas lahan, komoditas, dan lainnya) serta konsumsi ikan masyarakat
  2. Menghasilkan database valid sebagai dasar perencanaan dan evaluasi program budidaya ikan.
  3. Menyediakan informasi statistik budidaya yang dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan.
  4. Evaluasi rencana program, kegiatan Dinas Perikanan berpedoman pada kebijakan umum dan program pembangunan jangka menengah daerah serta melaksanakan KLHS

 

 

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 April 2026
30 April 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
25 Mei 2026
20 November 2026
C. Pengolahan
30 Mei 2026
07 Desember 2026
D. Analisis
07 Desember 2026
30 Desember 2026
E. Penyajian
22 Desember 2026
31 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Nama Pelaku Usaha nama orang yang menjalankan usaha 25/05/2026-20/11/2026
2 NIK nomor identitas kependudukan 25/05/2026-20/11/2026
3 Luas Lahan luas area yang digunakan untuk kegiatan budidaya 25/05/2026-20/11/2026
4 Jenis Usaha Usaha apa yang dilakukan, pembenihan, pembesaran dan hias 25/05/2026-20/11/2026
5 komoditas jenis ikan yang diusahana 25/05/2026-20/11/2026
6 Titik Koordinat garis lintang dan bujur lokasi usaha 25/05/2026-20/11/2026
7 Panen Berapa jumlah panen ikan 25/05/2026-20/11/2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Hanya Sekali
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Probabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Simple Random Sampling
5.4. Kerangka Sampel Tahap Terakhir:
List Frame
5.5. Fraksi Sampel Keseluruhan:
Sampel adalah rumah tangga perikanan yang sudah ada datanya di dinas
5.6. Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama:
Kurang dari 5%
5.7. Unit Sampel:
Unit sampel adalah pelaku perikanan budidaya di wilayah kabupaten Kediri
5.8. Unit Observasi:
Pelaku perikanan budidaya di wilayah kabupaten Kediri untuk didata usaha dan data produksi
5.9. Jumlah Responden:
2500
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 10 orang
Pengumpul data/enumerator
: 50 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Inferensia
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
  • Rumah Tangga
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
  • Kecamatan
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Ya