Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Informasi Bencana Di Kabupaten Pemalang Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | BPBD KAB PEMALANG |
| Tanggal Terbit | 31 Maret 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.3327.012 |
Kabupaten Pemalang merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki karakteristik geografis dan topografis yang beragam, mulai dari dataran rendah hingga pegunungan, termasuk wilayah yang berada di lereng Gunung Slamet. Kondisi ini menjadikan Kabupaten Pemalang memiliki potensi terhadap berbagai jenis bencana alam, seperti letusan gunung berapi, banjir, tanah longsor, angin puting beliung, serta kekeringan. Di sisi lain, dinamika sosial dan aktivitas manusia juga dapat memicu terjadinya bencana non-alam dan sosial, seperti kebakaran pemukiman, kecelakaan, atau konflik sosial. Sebagai upaya mitigasi dan penanggulangan risiko bencana yang lebih efektif, diperlukan data dan informasi kebencanaan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi lintas sektor. Kompilasi data informasi bencana secara tahunan menjadi kegiatan strategis untuk menghimpun, menyusun, dan menyajikan data kejadian bencana yang terjadi di Kabupaten Pemalang, baik dari sisi jenis, lokasi, waktu kejadian, dampak, hingga penanganan yang telah dilakukan. Data hasil kompilasi ini tidak hanya menjadi dasar dalam evaluasi kebijakan penanggulangan bencana, tetapi juga mendukung perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan tanggap risiko. Selain itu, data bencana yang terstruktur dan terdokumentasi dengan baik akan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, serta memperkuat sinergi antar perangkat daerah, lembaga vertikal, dan masyarakat dalam mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang lebih responsif dan adaptif.
Kegiatan Kompilasi Data Informasi Bencana di Kabupaten Pemalang bertujuan untuk:
1. Menghimpun dan menyajikan data kejadian bencana secara sistematis berdasarkan jenis, lokasi, waktu kejadian, dampak, serta penanganan yang dilakukan, guna mendukung penyusunan kebijakan penanggulangan bencana yang berbasis data.
2. Meningkatkan akurasi dan keterpaduan data kebencanaan antar perangkat daerah, lembaga teknis, dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga tercipta satu sumber data resmi yang dapat dijadikan acuan bersama dalam perencanaan, mitigasi, dan penanganan bencana.
3. Mendukung upaya penguatan sistem informasi kebencanaan daerah, yang mampu memberikan gambaran risiko dan tren kejadian bencana dari waktu ke waktu secara berkelanjutan.
4. Memfasilitasi pengambilan keputusan yang cepat dan tepat dalam menghadapi situasi darurat dan pemulihan pasca-bencana melalui ketersediaan data yang mutakhir dan valid.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
02 Maret 2026
|
31 Maret 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
01 April 2026
|
31 Desember 2026
|
| C. | Pengolahan |
01 April 2026
|
31 Desember 2026
|
| D. | Analisis |
01 Desember 2026
|
31 Desember 2026
|
| E. | Penyajian |
01 Januari 2027
|
29 Januari 2027
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Jenis Bencana | Jenis peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat. | Setahun Terakhir |
| 2 | Wilayah | Lingkungan daerah menurut letak geografis yang mengacu pada sistem pengkodean wilayah kerja statistik. | Setahun Terakhir |
| 3 | Dampak Bencana | segala bentuk kerugian, kerusakan, gangguan, atau perubahan kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, dan infrastruktur yang terjadi sebagai akibat langsung maupun tidak langsung dari suatu kejadian bencana, baik yang bersifat alam, non-alam, maupun sosial. | Setahun Terakhir |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Lainnya : Komputer
- Supervisi
- Lainnya : Perangkat Daerah
- Lainnya : Kecamatan, Desa/Kelurahan