Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Probolinggo Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Probolinggo Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Probolinggo
Tanggal Terbit 25 Februari 2026
Judul Kegiatan :
Survei Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Probolinggo
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Probolinggo
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. PB Sudirman Nomor 134, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo
Telepon:
(0335) 846616
Faksmile:
-
Email:
mail@bappeda.probolinggo.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Juwono Prasetijo Utomo S.TP., M.T
Jabatan:
Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Probolinggo
Alamat:
Jl. PB. Sudirman no. 134 Kraksaan Kabupaten Probolinggo
Telepon:
(0335) 846616
Faksmile:
(0335) 846616
Email:
bapeda@probolinggokab.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Infrastruktur mempunyai kedudukan yang cukup strategis dalam konteks peran dan sumbangannya dalam pembangunan nasional. Salah satu komponen penting dalam pengembangan dan peningkatan infrastruktur adalah pengembangan kinerja sarana dan prasarana infrastruktur itu sendiri. Salah satu unsur utama kebijaksanaan pembangunan dalam rangka menunjang kegiatan ekonomi adalah penyediaan infrastruktur yang baik dan memadai, seperti: sarana dan prasarana jalan, sumber daya air, air minum, sanitasi, ketenagalistrikan, telekomunikasi, dan sebagainya.

Keberadaan infrastruktur yang baik memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang pemenuhan hak dasar masyarakat seperti pangan, sandang, papan, pendidikan dan kesehatan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa infrastruktur merupakan modal yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam mendukung kegiatan di berbagai bidang. Disamping sebagai alat yang dapat menghubungan kegiatan antar daerah/wilayah, infrastruktur fisik mempunyai keterkaitan kuat dengan pengembangan dan kemajuan perekonomian suatu wilayah. Hal tersebut ditandai dengan wilayah yang memiliki kelengkapan sistem infrastruktur yang baik akan berdampak pada tingkat kesejahteraan sosial dan pertumbuhan ekonomi masyarakatnya.

Keberhasilan pembangunan infrastruktur akan menjadi input atau masukan bagi seluruh sektor pembangunan. Secara eksplisit, dampak yang diharapkan dari pembangunan infrastruktur adalah mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menurunkan angka kemiskinan, menurunkan jumlah pengangguran, meningkatkan nilai investasi daerah, membuka keterisolasian wilayah, meningkatkan aksesibilitas antar wilayah, mendukung ketahanan pangan, dan lain-lain.

Dokumen perencanaan yang baik sudah seharusnya memenuhi kriteria SMART, yakni Spesific (jelas dan terarah), Measureable (dapat diukur), Attainable (dapat dicapai), Realistic (realistis, dapat dicapai), Timely (ada batasan waktu). Measureable (terukur) memiliki pengertian bahwa dokumen perencanaan harus dapat diukur pencapaiannya melalui target-target yang harus dipenuhi dalam jangka waktu tertentu. Target ini dijabarkan melalui indikator kinerja yang bertujuan untuk memberi gambaran tentang ukuran keberhasilan pencapaian visi dan misi kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur (IKLI) merupakan ukuran umpan balik untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat atas pembangunan infrastruktur oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Indeks ini membantu pemerintah mengevaluasi kinerja pembangunan infrastruktur, seperti transportasi, energi, air bersih, telekomunikasi, dan jalan. Indeks ini juga diharapkan menjadi suatu tools yang menghasilkan gambaran untuk mengetahui perspektif masyarakat secara obyektif, komprehensif, dan kredibel baik pembangunan fisik maupun aspek manfaat (outcome). Pengukuran akan dilakukan secara agregat per-jenis infrastruktur sehingga kelemahan maupun kelebihan suatu Program/Kegiatan dapat diidentifikasi. Hal ini tentu akan membantu memberi masukan dan solusi dalam proses pengambilan kebijakan pembangunan infrastruktur di masa depan. 

Berdasar urgensi kegiatan ini, maka Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Probolinggo untuk menyelenggarakan kegiatan Kajian Indeks Kepuasan layanan Infrastruktur (IKLI) di Kabupaten Probolinggo.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan Penyusunan Kajian Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Probolinggo Tahun 2026 adalah sebagai berikut:

  1. Mengukur kecenderungan tingkat kepuasan masyarakat dari waktu ke waktu;

  2. Mengetahui kinerja penyelenggaraan pelayanan publik secara periodik.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
09 Februari 2026
25 Februari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
26 Februari 2026
18 Maret 2026
C. Pengolahan
19 Maret 2026
24 Maret 2026
D. Analisis
25 Maret 2026
30 Maret 2026
E. Penyajian
31 Maret 2026
05 April 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
ketersediaan fisik output fisik nyata yang bisa diukur 2025
kualitas fisik mutu infrastruktur yang dihasilkan 2025
kesesuaaian sejauh mana hasil sesuai kebutuhan masyarakat 2025
pemanfaatan tingkat penggunaan hasil infrastruktur 2025
kontribusi terhadap perekonomian dampak terhadap kegiatan ekonomi masyarakat 2025
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Multi Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Nonprobabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Accidental Sampling
5.7. Unit Sampel:
Masyarakat pengguna infrastruktur
5.8. Unit Observasi:
Masyarakat pengguna infrastruktur
5.9. Jumlah Responden:
384
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sarjana
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 3 orang
Pengumpul data/enumerator
: 8 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak