Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Desa Yang Terdampak Kerugian Akibat Banjir Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur |
| Tanggal Terbit | 21 Mei 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.3500.186 |
Bencana banjir merupakan salah satu jenis bencana alam yang sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Intensitas curah hujan yang tinggi, sistem drainase yang kurang memadai, serta perubahan tata guna lahan menjadi beberapa faktor utama penyebab banjir. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa dan menyebabkan kerugian ekonomi yang besar. Oleh karena itu, penanganan bencana banjir membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi dari berbagai pihak.
Saat ini, informasi terkait kejadian banjir sering tersebar di berbagai platform dan tidak terpusat, sehingga menyulitkan masyarakat dan instansi terkait dalam mengakses data yang akurat dan terkini. Keterlambatan informasi dapat memperburuk dampak bencana dan menghambat proses evakuasi serta distribusi bantuan.
Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat mengintegrasikan data banjir secara real-time dan mudah diakses oleh masyarakat, relawan, maupun instansi pemerintah. Sistem Informasi Bencana Banjir (SIBB) dirancang sebagai solusi digital yang menyediakan informasi seputar lokasi banjir, dampak, dan peta sebaran banjir.
Dengan adanya aplikasi SIBB, diharapkan proses penanggulangan bencana banjir menjadi lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi. Aplikasi ini juga dapat menjadi sarana edukasi dan mitigasi bagi masyarakat agar lebih siap dalam menghadapi potensi banjir di masa mendatang. Pengumpulan data yang komprehensif tentang desa-desa terdampak banjir sangat penting untuk memahami sejauh mana kerugian yang terjadi dan untuk merumuskan kebijakan serta tindakan mitigasi yang tepat.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah Untuk mengevaluasi kegiatan penanganan banjir yang telah dilakukan oleh pemerintah/dinas terkait. Data yang terkumpul akan digunakan sebagai dasar untuk menyusun strategi penanggulangan dan pencegahan banjir yang lebih efektif, serta untuk memastikan alokasi sumber daya yang tepat dalam upaya mitigasi dan bantuan kepada masyarakat terdampak.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
01 Desember 2025
|
31 Desember 2025
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
08 Mei 2026
|
31 Desember 2026
|
| C. | Pengolahan |
08 Mei 2026
|
31 Desember 2026
|
| D. | Analisis |
08 Mei 2026
|
30 Desember 2026
|
| E. | Penyajian |
31 Desember 2026
|
31 Desember 2026
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | jumlah_desa_rawan_banjir | Jumlah desa yang teridentifikasi memiliki resiko tinggi terhadap banjir dalam satu tahun terakhir | Satu tahun terakhir |
| 2 | jumlah_desa_yang_dilakukan_penanganan_fisik | Jumlah desa yang telah mendapatkan intervensi fisik untuk mitigasi banjir dalam satu tahun terakhir | Satu tahun terakhir |
| 3 | jumlah_desa_se_jawa_timur | Jumlah total desa yang ada di Provinsi Jawa Timur dalam satu tahun terakhir | Satu tahun terakhir |
| 4 | persen_penurunan_jumlah_desa_terdampak_kerugian_banjir | Persentase penurunan jumlah desa yang terdampak kerugian akibat banjir dalam satu tahun terakhir dibandingkan dengan tahun sebelumnya | Satu tahun terakhir |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Supervisi
- Task Force
- Lainnya : Kabupaten/Kota
- Kabupaten Atau Kota