Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Kejadian Pasien Jatuh RSUD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo |
| Tanggal Terbit | 18 Februari 2026 |
Kejadian pasien jatuh merupakan salah satu indikator utama keselamatan pasien (patient safety) yang memiliki dampak serius terhadap kualitas pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, serta citra institusi pelayanan kesehatan. Pasien jatuh dapat menyebabkan cedera ringan hingga berat, memperpanjang lama rawat inap, meningkatkan biaya pelayanan, serta berpotensi menimbulkan masalah hukum dan etik.
kejadian pasien jatuh termasuk dalam Insiden Keselamatan Pasien (IKP) yang wajib dilaporkan, dianalisis, dan dijadikan dasar perbaikan mutu pelayanan. Namun, data kejadian pasien jatuh seringkali tersebar di berbagai unit, tercatat dalam format berbeda, serta belum terintegrasi secara sistematis sehingga menyulitkan analisis komprehensif.
Menyediakan data terintegrasi dan valid mengenai kejadian pasien jatuh sebagai dasar peningkatan keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan, tujuan khusus : Mengidentifikasi frekuensi dan distribusi kejadian pasien jatuh, Mengetahui karakteristik pasien dan lokasi kejadian, Mengidentifikasi faktor risiko kejadian pasien jatuh, Menyediakan data dasar untuk program pencegahan pasien jatuh, Mendukung sistem pelaporan insiden keselamatan pasien, Menjadi bahan evaluasi kebijakan dan SOP keselamatan pasien
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
25 Desember 2025
|
31 Desember 2025
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
16 Februari 2026
|
31 Desember 2026
|
| C. | Pengolahan |
16 Februari 2026
|
31 Desember 2026
|
| D. | Analisis |
16 Februari 2026
|
31 Desember 2026
|
| E. | Penyajian |
01 Desember 2026
|
31 Desember 2026
|
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|
| Nomor Rekam Medis | Nomor identitas unik yang diberikan kepada setiap pasien oleh rumah sakit | 2026 |
| Umur | Usia pasien (dalam tahun) pada saat terjadinya kejadian pasien jatuh, dihitung berdasarkan tanggal lahir pasien hingga tanggal kejadian | 2026 |
| Jenis Kelamin | Jenis kelamin biologis pasien yang tercatat dalam rekam medis, dikategorikan sebagai Laki-laki atau Perempuan | 2026 |
| Ruang Perawatan | Unit atau ruang pelayanan tempat pasien dirawat saat kejadian jatuh terjadi | 2026 |
| Tanggal Kejadian | Tanggal kalender terjadinya kejadian pasien jatuh | 2026 |
| Waktu Kejadian | Waktu terjadinya kejadian pasien jatuh berdasarkan jam dan menit | 2026 |
| Lokasi Kejadian | Tempat spesifik terjadinya pasien jatuh di dalam area rumah sakit | 2026 |
| Status Aktivitas | Aktivitas yang sedang dilakukan pasien sesaat sebelum atau saat kejadian jatuh | 2026 |
| Tingkat Cedera | Tingkat dampak cedera yang dialami pasien akibat kejadian jatuh diklasifikasikan menjadi: Tidak cedera, Cedera ringan, Cedera sedang, dan Cedera berat, sesuai kriteria keselamatan pasien rumah sakit | 2026 |
| Tindakan Setelah Kejadian | Tindakan klinis dan non-klinis yang dilakukan setelah kejadian jatuh, seperti observasi, perawatan luka, pemeriksaan penunjang, rujukan, pelaporan insiden, atau intervensi lainnya. | 2026 |
| Kategori Insiden | Klasifikasi kejadian pasien jatuh berdasarkan dampaknya, yaitu: Near Miss (kejadian hampir terjadi cedera), Adverse Event (kejadian menyebabkan cedera), atau Sentinel Event (kejadian serius yang mengakibatkan kematian atau cedera berat permanen). | 2026 |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengamatan
- Pengumpulan Data Sekunder
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Lainnya : Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS)
- Supervisi
- Task Force
- Lainnya : Rumah Sakit
- Nasional
- Lainnya : Internal rumah sakit