Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Kejadian Pasien Jatuh RSUD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Kejadian Pasien Jatuh RSUD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo
Tanggal Terbit 18 Februari 2026
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Kejadian Pasien Jatuh RSUD Kabupaten Sidoarjo
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl Mayjen Sungkono No 46 Pucang, Kec Sidoarjo, Sidoarjo, Jawa Timur, 61252
Telepon:
0318941051
Faksmile:
0318941051
Email:
perencanaandinkessidoarjo@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
dr. Atok Irawan, Sp.p., M.kes
Jabatan:
Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo
Alamat:
Jl. Mojopahit No.667, Sidowayah, Celep, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur
Telepon:
(031) 8961649
Faksmile:
8943237
Email:
rsud@sidoarjokab.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Kejadian pasien jatuh merupakan salah satu indikator utama keselamatan pasien (patient safety) yang memiliki dampak serius terhadap kualitas pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, serta citra institusi pelayanan kesehatan. Pasien jatuh dapat menyebabkan cedera ringan hingga berat, memperpanjang lama rawat inap, meningkatkan biaya pelayanan, serta berpotensi menimbulkan masalah hukum dan etik.

kejadian pasien jatuh termasuk dalam Insiden Keselamatan Pasien (IKP) yang wajib dilaporkan, dianalisis, dan dijadikan dasar perbaikan mutu pelayanan. Namun, data kejadian pasien jatuh seringkali tersebar di berbagai unit, tercatat dalam format berbeda, serta belum terintegrasi secara sistematis sehingga menyulitkan analisis komprehensif.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Menyediakan data terintegrasi dan valid mengenai kejadian pasien jatuh sebagai dasar peningkatan keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan, tujuan khusus : Mengidentifikasi frekuensi dan distribusi kejadian pasien jatuh, Mengetahui karakteristik pasien dan lokasi kejadian, Mengidentifikasi faktor risiko kejadian pasien jatuh, Menyediakan data dasar untuk program pencegahan pasien jatuh, Mendukung sistem pelaporan insiden keselamatan pasien, Menjadi bahan evaluasi kebijakan dan SOP keselamatan pasien

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
25 Desember 2025
31 Desember 2025
B. Pelaksanaan Lapangan
16 Februari 2026
31 Desember 2026
C. Pengolahan
16 Februari 2026
31 Desember 2026
D. Analisis
16 Februari 2026
31 Desember 2026
E. Penyajian
01 Desember 2026
31 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
Nomor Rekam Medis Nomor identitas unik yang diberikan kepada setiap pasien oleh rumah sakit 2026
Umur Usia pasien (dalam tahun) pada saat terjadinya kejadian pasien jatuh, dihitung berdasarkan tanggal lahir pasien hingga tanggal kejadian 2026
Jenis Kelamin Jenis kelamin biologis pasien yang tercatat dalam rekam medis, dikategorikan sebagai Laki-laki atau Perempuan 2026
Ruang Perawatan Unit atau ruang pelayanan tempat pasien dirawat saat kejadian jatuh terjadi 2026
Tanggal Kejadian Tanggal kalender terjadinya kejadian pasien jatuh 2026
Waktu Kejadian Waktu terjadinya kejadian pasien jatuh berdasarkan jam dan menit 2026
Lokasi Kejadian Tempat spesifik terjadinya pasien jatuh di dalam area rumah sakit 2026
Status Aktivitas Aktivitas yang sedang dilakukan pasien sesaat sebelum atau saat kejadian jatuh 2026
Tingkat Cedera Tingkat dampak cedera yang dialami pasien akibat kejadian jatuh diklasifikasikan menjadi: Tidak cedera, Cedera ringan, Cedera sedang, dan Cedera berat, sesuai kriteria keselamatan pasien rumah sakit 2026
Tindakan Setelah Kejadian Tindakan klinis dan non-klinis yang dilakukan setelah kejadian jatuh, seperti observasi, perawatan luka, pemeriksaan penunjang, rujukan, pelaporan insiden, atau intervensi lainnya. 2026
Kategori Insiden Klasifikasi kejadian pasien jatuh berdasarkan dampaknya, yaitu: Near Miss (kejadian hampir terjadi cedera), Adverse Event (kejadian menyebabkan cedera), atau Sentinel Event (kejadian serius yang mengakibatkan kematian atau cedera berat permanen). 2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Bulanan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Longitudinal Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengamatan
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
  • Lainnya : Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Diploma
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 5 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
  • Task Force
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Rumah Sakit
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Nasional
  • Lainnya : Internal rumah sakit
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak