Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Aceh Jaya Tahun 2027

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Aceh Jaya Tahun 2027
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya
Tanggal Terbit 27 April 2026
Identitas Rekomendasi K-26.1116.007
Judul Kegiatan :
Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Aceh Jaya
Tahun:
2027
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Kuala Meurisi, Desa Keutapang, Kec. Krueng Sabee, Kab. Aceh Jaya
Telepon:
dinkes@acehjayakab.go.id
Faksmile:
Email:
dinkes@acehjayakab.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Ners.Idham Chalik, S.Kep., M.K.M
Jabatan:
Sekretaris Dinas Kesehatan
Alamat:
Jalan Mahkota Dusun Kuala Meurisi desa keutapang kecamatan krueng sabee kabupaten aceh jaya
Telepon:
(0654)2210018
Faksmile:
(0654)2210018
Email:
dinkes.aj@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya Adalah Sumber Data Dan Informasi Mengenai Program Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya Dalam Setiap Periode Satu Tahun. Profil Ini Menyajikan Data Dan Informasi Kesehatan Yang Meliputi Situasi Derajat Kesehatan, Upaya Kesehatan, Sumber Daya Kesehatan, Data Umum Serta Lingkungan Yang Terkait Dengan Kesehatan.profil Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya Adalah Buku Statistik Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya Untuk Menggambarkan Situasi Dan Kondisi Kesehatan Masyarakat Di Kabupaten Aceh Jaya. Profil Kesehatan Adalah Salah Satu Produk Dari Sistem Informasi Kesehatan. Metodologi Penyusunan Profil Kesehatan Aceh Jaya Dilakukan Dengan Cara Pengumpulan Data, Memvalidasi Data, Analisis Data Dan Korelasi Antar Tabel Serta Check Dan Balance Dari Seluruh Kegiatan Program Yang Dihimpun Dari Seluruh Puskesmas.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tersusunnya Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Desember 2026
20 Desember 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
04 Januari 2027
26 Februari 2027
C. Pengolahan
01 Maret 2027
01 April 2027
D. Analisis
20 April 2027
30 April 2027
E. Penyajian
01 Mei 2027
05 Mei 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Sarana Kesehatan Fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, rumah sakit bersalin, klinik/bidan praktek swasta/praktek dokter, dan puskesmas/pustu/polindes. Setahun Yang Lalu
2 Sumber Daya Manusia Kesehatan Sumber Daya Manusia Kesehatan adalah seseorang yang bekerja secara aktif di bidang Kesehatan, baik yang memiliki pendidikan formal Kesehatan maupun tidak, yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan dalam melakukan Upaya Kesehatan. Setahun Yang Lalu
3 Pembiayaan Kesehatan Pembiayaan kesehatan adalah sistem yang mengatur besarnya dana, alokasi, dan pemanfaatan dana secara efektif untuk kesehatan. Setahun Yang Lalu
4 Kesehatan Keluarga Keluarga sehat adalah keluarga yang setiap anggotanya berada dalam kondisi yang sejahtera, baik dari segi dari fisik maupun mental, sehingga dapat hidup normal secara sosial dan ekonomi di tengah masyarakat lainnya. Untuk mencapai standar keluarga sehat, tentunya ada syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Setahun Yang Lalu
5 Pengendalian Penyakit Pengendalian penyakit adalah upaya mengarahkan sejumlah kegiatan untuk melindungi masyarakat dari ancaman kesehatan potensial. Pencegahan penyakit adalah upaya mengekang perkembangan penyakit, memperlambat berkembangnya penyakit. Setahun Yang Lalu
6 Kesehatan Lingkungan Suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan sejahtera Setahun Yang Lalu
7 Rumah Sakit Umum Rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit. Setahun Yang Lalu
8 Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya Setahun Yang Lalu
9 Puskesmas Pembantu (Pustu) Sarana kesehatan/bangunan yang dipakai sebagai pusat kesehatan masyarakat untuk wilayah yang lebih kecil, misal di desa/kelurahan. Pustu merupakan sarana kesehatan milik pemerintah yang berfungsi menunjang dan membantu memperluas jangkauan Puskesmas dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan Puskesmas dalam ruang lingkup wilayah yang lebih kecil serta jenis dan kompetensi pelayanan yang disesuaikan dengan kemampuan tenaga dan sarana yang tersedia. Pustu memberikan pelayanan berobat jalan. Pustu bertanggung jawab ke puskesmas induk di kecamatan Setahun Yang Lalu
10 Poliklinik Fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan/ atau spesialistik Setahun Yang Lalu
11 Dokter Dokter dan dokter spesialis lulusan pendidikan kedokteran baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Setahun Yang Lalu
12 Bidan Seorang perempuan yang lulus dari pendidikan bidan yang telah teregistrasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan Setahun Yang Lalu
13 Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Sarana kesehatan/bangunan yang dibentuk di desa/kelurahan dalam rangka mendekatkan/menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa/kelurahan. Poskesdes merupakan Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam meningkatkan taraf kesehatan di lingkungannya dengan kewaspadaan dini terhadap berbagai risiko dan masalah kesehatan. Poskesdes dikelola oleh bidan dan dibantu beberapa kader Setahun Yang Lalu
14 Pondok Bersalin Desa (Polindes) Bangunan yang dibangun dengan sumbangan dana pemerintah dan partisipasi masyarakat desa untuk tempat pertolongan persalinan dan pemondokan ibu bersalin, sekaligus empat tinggal bidan di desa. Di samping pertolongan persalinan juga dilakukan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), dan pelayanan kesehatan lain sesuai kebutuhan masyarakat dan kompentensi teknis bidan tersebut Setahun Yang Lalu
15 Apotek Suatu sarana pelayanan kefarmasian yang digunakan untuk praktik kefarmasian, dan penyaluran/penjualan obat/bahan farmasi oleh apoteker . Apotek melayani pembelian obat secara bebas atau dengan resep dokter. Apotek selalu ada tenaga apoteker selaku penanggungjawabnya Setahun Yang Lalu
16 Fasilitas Sanitasi Layak Fasilitas sanitasi yang memenuhi syarat kesehatan, antara lain klosetnya menggunakan leher angsa, tempat pembuangan akhir tinjanya menggunakan tanki septik (septic tank) atau Sistem Pengolahan Air Limbah (SPAL), dan fasilitas sanitasi tersebut digunakan oleh rumah tangga sendiri atau bersama dengan rumah tangga lain tertentu Setahun Yang Lalu
17 Kurang Gizi (Wasting) Kondisi kurang gizi akut yang diukur berdasarkan indeks berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) dibandingkan dengan menggunakan standar WHO 2005 digunakan pada balita. Penyebab langsung dari wasting adalah kekurangan asupan gizi akut dan infeksi penyakit. Wasting mencakup kurus (zscore >= -3 s.d. zscore < -2) dan sangat kurus (zscore < -3) Setahun Yang Lalu
18 Stunting Status gizi yang didasarkan pada panjang badan menurut umur (PB/U) atau tinggi badan menurut umur (TB/U) Setahun Yang Lalu
19 Lanjut Usia (Lansia) Seseorang yang telah mencapai usia 60 (enam puluh) tahun keatas Setahun Yang Lalu
20 Penyakit kronis Gangguan atau penyakit yang berlangsung lama (berbulan-bulan atau bertahun-tahun), tidak terjadi secara tibatiba/spontan, dan penyembuhannya pun memakan waktu yang lama Setahun Yang Lalu
21 Puskesmas Rawat Inap Puskesmas yang diberi tambahan sumber daya untuk menyelenggarakan pelayanan rawat inap, sesuai pertimbangan kebutuhan pelayanan kesehatan. Setahun Yang Lalu
22 Puskesmas Non Rawat Inap Puskesmas yang tidak menyelenggarakan pelayanan rawat inap, kecuali pertolongan persalinan normal. Setahun Yang Lalu
23 Toko Obat Orang atau Badan Hukum Indonesia yang memilih ijin untuk menyimpan Obat-obat Bebas Terbatas (daftar W) untuk dijual secara eceran di tempat tertentu sebagaimana tercantum dalam surat izin. Setahun Yang Lalu
24 Toko Alkes Unit usaha yang diselenggarakan oleh perorangan atau badan untuk melakukan pengadaan, penyimpanan, penyaluran alat kesehatan tertentu secara eceran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Setahun Yang Lalu
25 Klinik Pratama Klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar baik umum maupun khusus Setahun Yang Lalu
26 Klinik Utama Klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialistik Setahun Yang Lalu
27 Tempat Praktik Mandiri Dokter Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan Praktik kedokteran oleh dokter secara perorangan Setahun Yang Lalu
28 Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan Praktik kedokteran gigi oleh dokter gigi secara perorangan Setahun Yang Lalu
29 Tempat Praktik Mandiri Dokter Spesialis Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan Praktik kedokteran/Kedokteran Gigi spesialistik oleh dokter/drg spesialis secara perorangan Setahun Yang Lalu
30 UMOT (Usaha Mikro Obat Tradisional) Usaha yang hanya membuat sediaan obat tradisional dalam bentuk param, tapel, pilis, cairan obat luar, dan rajangan. Setahun Yang Lalu
31 Dokter Gigi Banyaknya dokter gigi, termasuk dokter spesialis gigi dan dokter gigi di fasilitas kesehatan pada wilayah dan periode waktu tertentu. Setahun Yang Lalu
32 Dokter Spesialis Dokter spesialis adalah dokter dan dokter gigi yang mengkhususkan diri dalam suatu bidang ilmu kedokteran dan kedokteran gigi tertentu. Untuk menjadi seorang dokter spesialis, seorang dokter dan dokter gigi harus menempuh program pendidikan dokter spesialis (PPDS) dan program pendidikan dokter gigi spesialis (PPDGS). Program pendidikan dokter spesialis dan dokter gigi spesialis sendiri merupakan program lanjutan dari program profesi dokter dan dokter gigi setelah seorang dokter dan dokter gigi menyelesaikan program profesi, lolos Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter dan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi, dan menjalani internsip di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Setahun Yang Lalu
33 Perawat Seseorang yang telah lulus pendidikan tinggi Keperawatan, baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan. Setahun Yang Lalu
34 Tenaga Kesehatan Masyarakat Tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan masyarakat yang terdiri dari epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setahun Yang Lalu
35 Tenaga Kesehatan Lingkungan Tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan lingkungan yang terdiri dari sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan, mikrobiolog kesehatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setahun Yang Lalu
36 Tenaga gizi Tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang gizi yang terdiri dari nutrisionis dan dietisien sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setahun Yang Lalu
37 Tenaga Kefarmasian Tenaga yang melakukan pekerjaan kefarmasian, yang terdiri atas Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian. Setahun Yang Lalu
38 Apoteker Sarjana Farmasi yang telah lulus sebagai Apoteker dan telah mengucapkan sumpah jabatan Apoteker. Setahun Yang Lalu
39 Ahli Teknologi Laboratorium Medik Ahli Teknologi Laboratorium Medik adalah setiap orang yang telah lulus pendidikan Teknologi Laboratorium Medik atau analis kesehatan atau analis medis dan memiliki kompetensi melakukan analisis terhadap cairan dan jaringan tubuh manusia untuk menghasilkan informasi tentang kesehatan perseorangan dan masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setahun Yang Lalu
40 Anggaran Kesehatan dalam APBD Kab/Kota Dana yang disediakan untuk penyelenggaraan upaya kesehatan yang dialokasikan melalui APBD kabupaten/kota Setahun Yang Lalu
41 Anggaran Kesehatan Pemerintah per Kapita per tahun Jumlah anggaran yang dialokasikan oleh Pemerintah (melalui APBN, APBD, dan PHLN tanpa anggaran belanja tidak langsung) untuk biaya penyelenggaraan upaya kesehatan per kapita per tahun Setahun Yang Lalu
42 Dana Alokasi Khusus Dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional Setahun Yang Lalu
43 Angka Kematian Ibu Angka Kematian Ibu (AKI) juga merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat, pada tahun 2023 jumlah kematian ibu sebanyak 1 jiwa (angka kematian ibu sebesar 66,27 per 100.000 KH). Penyebab kematian ibu adalah Hipertensi dalam Kehamilan dan pendarahan. Berikut ini perkembangan (trend) Angka Kematian Ibu di Aceh Jaya selama 2017 s/d 2023 dapat dilihat pada grafik dibawah ini : Setahun Yang Lalu
44 Kematian Bayi Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 - 11 bulan tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri Setahun Yang Lalu
45 Imunisasi Suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit dengan cara memasukkan kuman penyakit yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh, baik disuntik maupun diminum (diteteskan dalam mulut) agar terjadi kekebalan terhadap jenis penyakit tertentu di dalam tubuh, sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Setahun Yang Lalu
46 Tuberkulosis (TB) Penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang paru dan organ lainnya. Setahun Yang Lalu
47 Malaria Penyakit yang ditularkan melalui vektor, nyamuk betina anopheles yang larvanya dapat hidup dan berkembang dengan berbagai variasi tempat perindukan seperti rawa air tawar atau air asin, rawa bakau, sawah, parit berumput, tepi sungai dan sungai, dan penampungan air hujan sementara. Setahun Yang Lalu
48 Hipertensi Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik >140 mmHg dan/atau diastolik >90 mmHg. Setahun Yang Lalu
49 Diabetes Melitus Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Setahun Yang Lalu
50 Desa/Kelurahan yang Melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Desa/kelurahan yang melaksanakan STBM guna mendukung peningkatan akses terhadap sanitasi dan kebersihan yang memadai dan merata bagi semua, dan terutama upaya menghentikan praktik BABS. Setahun Yang Lalu
51 Akses Sanitasi Aman Pengguna fasilitas sanitasi rumah tangga milik sendiri, menggunakan kloset leher angsa yang memiliki tangki septik dan disedot setidaknya sekali dalam 3-5 tahun terakhir atau terhubung ke Sistem Pengolahan Air Limbah (SPAL) Setahun Yang Lalu
52 Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) Kondisi ketika setiap KK dalam desa/kelurahan tidak lagi melakukan perilaku buang air besar sembarangan yang berpotensi menyebarkan penyakit Setahun Yang Lalu
53 Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Kondisi ketika setiap KK dalam desa/kelurahan memiliki sarana CTPS dengan air mengalir dan sabun, dapat mempraktikkan dan mengetahui waktu kritis CTPS serta mengetahui waktu kritis CTPS Setahun Yang Lalu
54 Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMMRT) Kondisi ketika setiap KK dalam desa/kelurahan melakukan pengolahan air minum, penyimpanan air minum, penyimpanan peralatan pengolahan pangan dengan aman dan menjaga kebersihannya, dan penyajian makanan dan minuman dengan baik dan benar Setahun Yang Lalu
55 Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT) Kondisi ketika setiap KK dalam desa/kelurahan sudah tidak ada sampah berserakan di lingkungan sekitar rumah, memiliki tempat sampah yang tertutup, kuat dan mudah dibersihkan, melakukan perlakuan yang aman (tidak dibakar) untuk sampah rumah tangga dan telah melakukan pemilahan sampah rumah tangga Setahun Yang Lalu
56 Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (PLCRT) Kondisi ketika setiap KK dalam desa/kelurahan sudah tidak ada genangan air di sekitar rumah, memiliki saluran pembuangan limbah cair rumah tangga yang kedap dan tertutup, dan terhubung dengan sumur resapan dan atau sistem pengolahan limbah Setahun Yang Lalu
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
  • Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Ya
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara Dan Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Diploma
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 3 orang
Pengumpul data/enumerator
: 3 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
  • Lainnya : via spreedsheet
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
  • Rumah Tangga
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
  • Kecamatan
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak