Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Produk Administrasi Data Statistik Sektoral Daerah Kota Subulussalam Pada E-Walidata SIPD-RI Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Produk Administrasi Data Statistik Sektoral Daerah Kota Subulussalam Pada E-Walidata SIPD-RI Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Subulussalam
Tanggal Terbit 04 Juni 2026
Identitas Rekomendasi K-26.1175.002
Judul Kegiatan :
Kompilasi Produk Administrasi Data Statistik Sektoral Daerah Kota Subulussalam Pada E-Walidata SIPD-RI
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Subulussalam
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Kompleks Perkantoran Walikota Subulussalam
Telepon:
Faksmile:
Email:
bappedasubulussalam@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
ABDUL RAJAB, S.STP., M.A.P.
Jabatan:
KEPALA BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
Alamat:
SUBULUSSALAM
Telepon:
+62 822-8509-4718
Faksmile:
Email:
litbangbappeda.subulussalam@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Sistem Informasi Pembangunan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) merupakan platform terintegrasi yang dirancang untuk mendukung perencanaan, penganggaran, dan evaluasi pembangunan di tingkat daerah. Salah satu komponen kunci dalam SIPD-RI adalah Data Statistik Sektoral Daerah, yang berfungsi sebagai basis data untuk analisis kebijakan, penyusunan program, dan pemantauan kinerja pembangunan. Data ini mencakup berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lingkungan, yang dikumpulkan dari sumber resmi seperti Badan Pusat Statistik (BPS), kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah.

Pentingnya Data Statistik Sektoral Daerah dalam SIPD-RI terletak pada kemampuannya menyediakan informasi real-time dan terstandarisasi bagi para pemangku kepentingan. Dengan data yang akurat dan terupdate, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi kebutuhan prioritas, mengalokasikan anggaran secara efektif, serta mengevaluasi dampak kebijakan pembangunan. Selain itu, data ini juga mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan, memungkinkan partisipasi aktif masyarakat dan lembaga non-pemerintah dalam proses pembangunan.

Namun, tantangan utama dalam pengelolaan Data Statistik Sektoral Daerah meliputi fragmentasi data, inkonsistensi metodologi, dan keterbatasan kapasitas teknis di beberapa daerah. Untuk mengatasi hal ini, SIPD-RI mengadopsi pendekatan interoperabilitas dan digitalisasi, memastikan integrasi data antar-sektor dan antar-wilayah. Dengan demikian, Data Statistik Sektoral Daerah tidak hanya menjadi alat perencanaan, tetapi juga fondasi bagi pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy) di Indonesia.

Ke depan, penguatan sistem ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target pembangunan nasional, termasuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), sekaligus mendorong inovasi dan kolaborasi antar-pemangku kepentingan di tingkat daerah maupun pusat.

3.2. Tujuan Kegiatan:
  1. Menyediakan Data Terpadu dan Akurat

    • Menghimpun data statistik sektoral dari berbagai sumber (BPS, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah) dalam satu platform terintegrasi untuk memastikan konsistensi dan keandalan informasi.

  2. Mendukung Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

    • Memfasilitasi pemerintah daerah dalam menyusun rencana pembangunan (RPJMD, RKPD) dengan dasar data yang komprehensif dan mutakhir.

  3. Meningkatkan Efektivitas Penganggaran Daerah

    • Memberikan dasar empiris dalam alokasi anggaran agar lebih tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan di setiap sektor.

  4. Memperkuat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Pembangunan

    • Memungkinkan pemantauan real-time terhadap capaian program sektoral, sehingga dapat dilakukan evaluasi dan perbaikan kebijakan secara cepat.

  5. Mendorong Transparansi dan Akuntabilitas Publik

    • Menyediakan akses terbuka (open data) bagi masyarakat, akademisi, dan pengawas untuk memastikan transparansi dalam pengelolaan pembangunan daerah.

  6. Mengoptimalkan Koordinasi Antar-Sektor dan Antar-Daerah

    • Meminimalisir tumpang tindih program melalui pertukaran data yang terstandarisasi, serta mendorong sinergi antar-pemangku kepentingan.

  7. Mendukung Pencapaian Target Nasional dan Global

    • Menjadi alat pemantauan kemajuan tujuan pembangunan seperti SDGs dan RPJMN, dengan indikator yang terukur di tingkat daerah.

  8. Mengatasi Kesenjangan Data dan Kapasitas Daerah

    • Memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan data melalui sistem yang terdigitalisasi dan mudah diakses.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
02 Juni 2026
05 Juni 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
08 Juni 2026
30 Juni 2026
C. Pengolahan
01 Juli 2026
07 Juli 2026
D. Analisis
07 Juli 2026
14 Juli 2026
E. Penyajian
31 Juli 2026
31 Juli 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Indikator Berbagai Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Indikator yang berupa output berbagai bidang urusan 2020-2024
2 Indikator Berbagai Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Indikator yang berupa output berbagai bidang urusan 2020-2024
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Pemeriksanaan Walidata dan Pembina Data
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Tidak
Penyahihan (Validasi)
: Tidak
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Kota
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Nasional
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak