Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Survei Penyusunan Indeks Kesalehan Sosial Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Survei |
| Instansi | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik |
| Tanggal Terbit | 08 April 2026 |
| Identitas Rekomendasi | V-26.3525.003 |
Dalam kehidupan sosial, setiap individu secara alami terlibat dalam berbagai interaksi dengan orang lain, lingkungan, serta aspek spiritual. Hubungan antara manusia dan Tuhan diwujudkan melalui praktik ibadah yang menunjukkan tingkat kepatuhan seseorang terhadap ajaran agamanya. Selain menjalankan kewajiban spiritual, individu juga harus berinteraksi dengan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sosial. Interaksi ini sebaiknya dilandasi dengan nilai-nilai agama yang diyakini, seperti sikap saling peduli, tolong menolong, menghargai perbedaan, serta menjaga harmoni dan ketertiban sosial.
Kesalehan berasal dari kata “saleh”. Kata saleh berasal dari bahasa arab yang memiliki arti baik. Kesalehan sosial berarti hal atau keadaan yang berkenaan dengan saleh. Sedangkan sosial berasal dari kata “Society” yang artinya kemasyarakatan. Maka dari itu, kesalehan sosial berarti kebaikan dalam hidup bermasyarakat. Kesalehan sosial juga bagian dari interaksi seseorang terhadap pengalaman kerohaniannya. Tak hanya itu, kesalehan sosial juga merupakan bentuk perilaku keagamaan seseorang yang lahir dari sikap keagamaan, sementara sikap keagamaan muncul dari pemahaman seseorang atas nilai-nilai yang dipahami, dirasakan dan dilakukan (Muzammil, 2020).
Dalam konteks kebijakan nasional, pentingnya kesalehan sosial telah ditegaskan dalam berbagi regulasi. termasuk Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Timur, serta Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004tantang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Regulasi ini menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dapat menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang berbudaya, beretika, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Dalam rangka memahami sejauh mana tingkat kesalehan sosial dalam masyarakat, penelitian mengenai Indeks Kesalehan Sosial (IKS) dilakukan di Kabupaten Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman serta serta praktik kesalehan sosial di kalangan masyarakat setempat. Hasil penelitian ini akan menjadi landasan bagi pemerintah Kabupaten Gresik dalam merumuskan kebijakan strategisyang dapat meningkatkan pemahaman keagamaan, memperkuat harmoni sosial, serta mendorong masyarakat untuk lebih mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
- Mengetahui bagaimana pengetahuan masyarakat beragama di kabupaten Gresik tentang ibadah sosial
- Mengukur indeks kesalehan sosial masyarakat Kabupaten Gresik
- Mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kesalehan sosial Kabupaten Gresik
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
01 Januari 2026
|
28 Februari 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
01 Maret 2026
|
31 Agustus 2026
|
| C. | Pengolahan |
01 September 2026
|
31 Oktober 2026
|
| D. | Analisis |
01 November 2026
|
31 Desember 2026
|
| E. | Penyajian |
01 Januari 2027
|
28 Februari 2027
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Pengetahuan kesalehan sosial | Pengetahuan kesalehan sosial secara konseptual merupakan suatu pemahaman seseorang terhadap arti dari kesalehan sosial yang terdiri dari solidaritas sosial, toleransi, mutualitas/kerjasama, tengah-tengah dan stabilitas. Sedangkan berdasarkan definisi operasional, pengetahuan kesalehan sosial merupakan skor yang diperoleh dari responden yang outputnya adalah pengetahuan responden atas arti dari kesalehan sosial | Tahunan |
| 2 | Kesalehan sosial | Secara konseptual, kesalehan sosial merupakan sikap seseorang yang didalamnya mengandung unsur kebaikan dalam rangka hidup bermasyarakat. Sikap kesalehan sosial ini dijabarkan dalam bentuk solidaritas sosial, toleransi, mutualitas/kerjasama, tengah-tengah dan stabilitas. Sedangkan secara operasional, kesalehan sosial merupakan skor yang diperoleh dari sikap seseorang yang mempunyai unsur kebaikan dalam hidup bermasyarakat | Tahunan |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Wawancara
- Mengisi Kuesioner Sendiri
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Supervisi
- Individu
- Kabupaten Atau Kota