Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPI) Kabupaten Belitung Timur Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPI) Kabupaten Belitung Timur Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Timur
Tanggal Terbit 30 Juni 2026
Identitas Rekomendasi V-26.1906.006
Judul Kegiatan :
Survei Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPI) Kabupaten Belitung Timur
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Timur
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Komplek Perkantoran Terpadu, Jalan Raya Manggar-Gantung, Dsn Manggarawan, Desa Padang, Kec Manggar
Telepon:
Faksmile:
Email:
dp@beltim.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Leo Ardiansyah, S.Si.,Apt.,MPH
Jabatan:
Sekretaris Dinas
Alamat:
Komplek Perkantoran Terpadu Manggarawan-Beltim
Telepon:
0719-91289
Faksmile:
Email:
dkp.beltim@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Sektor perikanan budidaya memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir dan menyediakan bahan pangan bernilai gizi tinggi. Kabupaten Belitung Timur sebagai salah satu daerah kepulauan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi besar dalam pengembangan perikanan budidaya, baik di perairan tawar maupun laut. Namun, sejauh ini, pengambilan kebijakan dan evaluasi kinerja sektor ini sering kali terkendala oleh terbatasnya data yang akurat dan representatif mengenai kondisi sosial ekonomi pembudidaya ikan.

Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPI) merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan tingkat kesejahteraan pelaku usaha perikanan budidaya. NTPI dihitung berdasarkan perbandingan antara indeks harga yang diterima dengan indeks harga yang dibayar oleh pembudidaya. Melalui indikator ini, dapat diketahui apakah pendapatan pembudidaya meningkat atau justru mengalami penurunan akibat fluktuasi harga hasil budidaya dan kebutuhan produksi.

Pelaksanaan survei NTPI di Kabupaten Belitung Timur menjadi penting untuk mengetahui dinamika perubahan harga dan daya beli pembudidaya secara lebih akurat dan terukur. Hasil survei ini akan memberikan gambaran nyata tentang kondisi ekonomi rumah tangga pembudidaya ikan serta menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan yang berpihak pada penguatan ekonomi sektor perikanan budidaya. Selain itu, survei ini juga mendukung sistem statistik perikanan nasional dalam menyajikan data yang berkualitas, berkelanjutan, dan dapat digunakan sebagai acuan pembangunan daerah. Hal ini dapat dilihat dari beberapa variabel yang digunakan telah sesuai dengan Keputusan Kepala BPS Nomor 996 Tahun 2025 tentang Standar Data Statistik Nasional dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan NOMOR 35/PERMEN-KP/2014 Tentang Pedoman Umum Arsitektur Data Kelautan dan Perikanan Di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dengan demikian, kegiatan survei NTPI tidak hanya berperan sebagai alat ukur ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam menciptakan intervensi program yang tepat sasaran guna meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan di Kabupaten Belitung Timur.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan kegiatan survei Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPI) di Kabupaten Belitung Timur adalah untuk memperoleh data dan informasi yang akurat mengenai tingkat kesejahteraan pembudidaya ikan melalui indikator ekonomi yang mencerminkan daya beli dan tingkat keuntungan usaha mereka. Tujuan utamanya antara lain:

  1. Mengukur kemampuan tukar (daya beli) pembudidaya ikan, yaitu perbandingan antara indeks harga yang diterima (IT) dengan indeks harga yang dibayar (IB) oleh pembudidaya ikan.
  2. Menilai kesejahteraan ekonomi pembudidaya ikan, apakah mengalami peningkatan atau penurunan dari waktu ke waktu.
  3. Menyediakan data untuk pengambilan kebijakan, baik di tingkat nasional maupun daerah, khususnya dalam penyusunan program pembangunan perikanan budidaya.
  4. Memantau dampak perubahan harga input dan output, termasuk pengaruh kebijakan harga, subsidi, maupun faktor eksternal terhadap usaha budidaya ikan.
  5. Menjadi indikator pembangunan sektor perikanan budidaya, yang dapat digunakan dalam evaluasi program-program pemerintah.

Dengan NTPI, pemerintah dan pemangku kepentingan dapat melihat secara langsung dinamika ekonomi pelaku usaha perikanan budidaya, serta mengambil langkah strategis untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
17 Juni 2026
30 Juni 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Juli 2026
30 September 2026
C. Pengolahan
01 Oktober 2026
10 November 2026
D. Analisis
11 November 2026
30 November 2026
E. Penyajian
14 Desember 2026
31 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Komoditas Utama Perikanan Budi Daya Hasil komoditas yang diutamakan dari usaha perikanan budi daya yang dapat diperdagangkan, disimpan, dan/atau dipertukarkan. TRIWULAN III
2 Jenis Lahan Budi Daya Jenis lahan yang dimiliki dan/atau dikelola perorangan, kelompok, badan usaha untuk kegiatan pembudidayaan ikan. TRIWULAN III
3 Jenis Pembudidaya Ikan Klasifikasi setiap orang yang mata pencahariannya melakukan Pembudidayaan Ikan air tawar, Ikan air payau, dan Ikan air laut. TRIWULAN III
4 Nilai Produksi Perikanan Budidaya Nilai keseluruhan hasil kegiatan budi daya perikanan, meliputi budi daya ikan di laut, budi daya ikan di air tawar, serta budi daya ikan di air payau, yang dinilai berdasarkan harga jual per satuan produksi, termasuk yang belum dijual. TRIWULAN III
5 Harga konsumsi Pengeluaran Ongkos yang dikeluarkan untuk kebutuhan sehari-hari yang terdiri dari: makanan (bahan makanan, makanan jadi) dan non makanan (1. Perumahan, gas. listrik, bahan makanan; 2. Sandang; 3. Kesehatan; 4. Pendidikan, rekreasi dan olah raga; 5. Transportasi dan telekomunisurvey) TRIWULAN III
6 Pengeluaran usaha pembudidaya ikan Ongkos yang dikeluarkan nelayan/ pembudidaya untuk memproduksi produk/komoditas tangkap/budidaya yang terdiri dari: 1. Benih. 2. Pupuk, obat-obatan dan pakan; 3. BBM, 4 Biaya operasional penangkapan.5. Sewa lahan, pajak & penegluaran lain; 6. Transportasi; 7. Barang modal; 8, upah buruh/tenaga kerja TRIWULAN III
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
  • Mengisi Kuesioner Sendiri
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Probabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Simple Random Sampling
5.4. Kerangka Sampel Tahap Terakhir:
List Frame
5.5. Fraksi Sampel Keseluruhan:
87/620
5.6. Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama:
10%
5.7. Unit Sampel:
Pembudidaya Ikan Aktif di Kabupaten Belitung Timur Tahun 2025
5.8. Unit Observasi:
Pembudidaya Ikan Aktif di Kabupaten Belitung Timur Tahun 2025
5.9. Jumlah Responden:
87
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara Dan Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sarjana
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 3 orang
Pengumpul data/enumerator
: 7 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Usaha Dan Perusahaan
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak