Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Kabupaten Blitar Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Kabupaten Blitar Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi DINAS KESEHATAN
Tanggal Terbit 06 Maret 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3505.002
Judul Kegiatan :
Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Kabupaten Blitar
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
DINAS KESEHATAN
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Semeru No.50, Kepanjen Lor, Kec. Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur
Telepon:
081234950448
Faksmile:
Email:
respati.bintangku@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
ESY LASTINI, SE
Jabatan:
Sekretaris Dinas
Alamat:
Jalan Semeru Nomor 50 Kepanjenlor Kepanjenkidul Blitar
Telepon:
08124964171
Faksmile:
-
Email:
sungram5dinkeskabblitar@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Profil Kesehatan Kabupaten Blitar merupakan dokumen strategis yang menyajikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi kesehatan masyarakat di wilayah Kabupaten Blitar. Dokumen ini disusun secara sistematis berdasarkan hasil kompilasi dan analisis data kesehatan yang bersumber dari laporan rutin fasilitas pelayanan kesehatan, antara lain laporan bulanan, triwulanan, dan semesteran dari Puskesmas kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, serta data pendukung dari berbagai institusi terkait seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), rumah sakit, dan pemangku kepentingan lainnya. Keberadaan data yang terintegrasi dari berbagai sumber tersebut diharapkan mampu memberikan informasi yang akurat, lengkap, dan berkesinambungan sebagai dasar perencanaan pembangunan kesehatan daerah.

Informasi yang disajikan dalam Profil Kesehatan Kabupaten Blitar mencakup berbagai aspek penting, antara lain gambaran umum wilayah dan demografi, kondisi sarana dan prasarana kesehatan, ketersediaan dan distribusi sumber daya manusia kesehatan, pembiayaan kesehatan, kesehatan keluarga, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta kesehatan lingkungan. Penyusunan dokumen ini tidak hanya berfungsi sebagai media pelaporan, tetapi juga sebagai instrumen evaluasi terhadap capaian program kesehatan, identifikasi permasalahan kesehatan masyarakat, serta dasar penyusunan kebijakan dan intervensi yang lebih tepat sasaran.

Ketersediaan data statistik kesehatan yang valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi unsur yang sangat penting dalam proses pengambilan keputusan di bidang kesehatan. Data yang tersaji dalam Profil Kesehatan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan, memperkuat perencanaan program, serta mendukung penyusunan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) di Kabupaten Blitar. Selain itu, data tersebut juga berperan dalam memantau perkembangan indikator pembangunan kesehatan dari waktu ke waktu, sehingga dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas program yang telah dilaksanakan.

Salah satu indikator utama yang sering digunakan untuk menggambarkan tingkat keberhasilan pembangunan kesehatan adalah Usia Harapan Hidup (UHH). Indikator ini mencerminkan derajat kesehatan masyarakat secara umum yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti akses terhadap pelayanan kesehatan, kondisi sosial ekonomi, lingkungan, serta perilaku hidup masyarakat. Oleh karena itu, penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Blitar yang didukung oleh kegiatan statistik yang terencana dan berkualitas menjadi sangat penting guna memastikan tersedianya data yang akurat sebagai dasar evaluasi, perencanaan, dan pengambilan kebijakan pembangunan kesehatan di daerah.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Blitar bertujuan untuk menyediakan data dan informasi statistik kesehatan yang akurat, terukur, dan berkesinambungan sebagai dasar dalam menggambarkan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah Kabupaten Blitar. Dokumen ini diharapkan dapat membantu dalam membandingkan capaian pembangunan kesehatan antar kecamatan, mengidentifikasi kesenjangan pelayanan dan indikator kesehatan, serta mengevaluasi keberhasilan program kesehatan yang telah dilaksanakan. Selain itu, profil kesehatan juga bertujuan untuk mengukur tingkat capaian pembangunan kesehatan daerah secara menyeluruh, mendukung proses perencanaan, penganggaran, dan pengambilan kebijakan berbasis data, serta menjadi landasan dalam penyusunan strategi dan program pembangunan kesehatan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan di Kabupaten Blitar.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Maret 2026
31 Maret 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 April 2026
25 April 2026
C. Pengolahan
26 April 2026
30 April 2026
D. Analisis
01 Mei 2026
08 Mei 2026
E. Penyajian
09 Mei 2026
31 Mei 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 GAMBARAN UMUM Gambaran Umum adalah bagian yang menyajikan informasi dasar mengenai kondisi wilayah Kabupaten Blitar sebagai konteks dalam analisis pembangunan kesehatan. Variabel ini mencakup data karakteristik geografis, administratif, demografis, sosial, dan ekonomi yang berpengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat. Informasi yang disajikan meliputi antara lain luas wilayah, jumlah dan pembagian wilayah administrasi, jumlah penduduk, kepadatan penduduk, komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin, tingkat pendidikan, kondisi sosial ekonomi, serta indikator makro daerah lainnya yang relevan. Data pada variabel Gambaran Umum digunakan sebagai dasar interpretasi dan analisis terhadap capaian indikator kesehatan serta untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi kondisi kesehatan di Kabupaten Blitar. Tahunan
2 SARANA KESEHATAN Sarana Kesehatan adalah seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia di wilayah Kabupaten Blitar yang berfungsi untuk memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif kepada masyarakat. Variabel ini mencakup jumlah, jenis, sebaran, dan kondisi fasilitas pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, seperti rumah sakit, puskesmas, puskesmas pembantu, klinik, praktik mandiri tenaga kesehatan, apotek, laboratorium kesehatan, dan fasilitas kesehatan lainnya. Data sarana kesehatan digunakan untuk menggambarkan tingkat ketersediaan dan pemerataan akses pelayanan kesehatan, serta sebagai dasar dalam analisis kebutuhan dan perencanaan pengembangan fasilitas kesehatan guna mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Blitar. Tahunan
3 SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN Sumber Daya Manusia Kesehatan adalah seluruh tenaga yang memiliki kompetensi dan kewenangan di bidang kesehatan yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan maupun institusi kesehatan lainnya di wilayah Kabupaten Blitar. Variabel ini mencakup jumlah, jenis, kualifikasi, distribusi, serta rasio tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk, yang meliputi antara lain dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kefarmasian, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga gizi, tenaga sanitasi lingkungan, tenaga laboratorium, serta tenaga kesehatan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Data sumber daya manusia kesehatan digunakan untuk menggambarkan ketersediaan dan pemerataan tenaga kesehatan sebagai salah satu faktor utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, serta sebagai dasar perencanaan kebutuhan, pengembangan kapasitas, dan peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Blitar. Tahunan
4 PEMBIAYAAN KESEHATAN Pembiayaan Kesehatan adalah seluruh sumber dana dan mekanisme pendanaan yang digunakan untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Blitar. Tahunan
5 KESEHATAN KELUARGA Kesehatan Keluarga adalah kondisi kesehatan yang menggambarkan tingkat kesejahteraan kesehatan anggota keluarga melalui upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang berfokus pada siklus hidup manusia. Variabel ini mencakup indikator kesehatan ibu, bayi, balita, anak, remaja, usia produktif, dan lanjut usia, serta pelayanan kesehatan dasar yang diterima keluarga. Tahunan
6 PENGENDALIAN PENYAKIT Pengendalian Penyakit adalah serangkaian upaya yang dilakukan untuk mencegah, menemukan, mengurangi, dan mengendalikan kejadian penyakit menular maupun penyakit tidak menular di masyarakat guna menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian. Tahunan
7 KESEHATAN LINGKUNGAN Kesehatan Lingkungan adalah kondisi lingkungan fisik, biologis, kimia, dan sosial yang berpengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat serta upaya yang dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit atau gangguan kesehatan akibat faktor lingkungan. Tahunan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Mengisi Kuesioner Sendiri
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Lainnya : DESK DATA
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Puskesmas
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak