Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Angka Kematian Bayi (AKB) Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2027

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Angka Kematian Bayi (AKB) Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2027
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
Tanggal Terbit 15 Juli 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3200.073
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Angka Kematian Bayi (AKB) di Provinsi Jawa Barat
Tahun:
2027
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Pasteur No.25, Pasir Kaliki, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 4017
Telepon:
(022) 4230353
Faksmile:
(022) 4230353
Email:
tikdiskesjabar2@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
drg. Emma Rahmawati, MKM
Jabatan:
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat
Alamat:
Jl. Pasteur No. 25 Bandung
Telepon:
022421800
Faksmile:
0224236721
Email:
diskes@jabarprov.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Data awal tahun 2025 menunjukkan tantangan serius pada angka kematian bayi (AKB), dengan laporan kematian neonatal di beberapa wilayah mencapai 2,6–7,27 kematian per 1.000 kelahiran hidup, yang terutama disebabkan oleh infeksi, prematuritas, dan asfiksia. Di tingkat global, meskipun kematian anak balita telah menurun secara signifikan selama beberapa dekade terakhir, laju penurunannya mulai melambat. UNICEF memperkirakan sekitar 27,3 juta kematian anak balita akan terjadi secara kumulatif pada periode 2025–2030 apabila upaya percepatan penurunan kematian tidak diperkuat.

Poin Kunci Kematian Bayi & Anak :

  • Kematian Neonatal (0-28 hari): Data awal 2025 menunjukkan tingkat kematian neonatal di beberapa studi kasus adalah 2,6 per 1.000 kelahiran hidup, dengan target ambisius menurunkan ke 1 per 1.000 pada akhir tahun.
  • Kasus Lokal (Indonesia): Di beberapa daerah, angka kematian bayi per September 2025 tercatat 7,27 per 1.000 kelahiran hidup, dengan penyebab utama infeksi perinatal, prematuritas, dan asfiksia
  • Tren Global: Tren global menunjukkan peningkatan risiko kematian anak di bawah lima tahun, diperkirakan mencapai 4,8 juta pada 2025
  • Fokus Pemerintah: Upaya penurunan AKB difokuskan pada penguatan layanan antenatal, penanganan kegawatdaruratan di rumah sakit, dan sistem rujukan.
3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan kegiatan ini untuk mendapatkan data yang akurat dan lengkap serta dapat memberikan gambaran yang jelas tentang situasi kesehatan bayi di suatu wilayah, sehingga memungkinkan kita untuk:

  • Mengidentifikasi masalah: Data kematian dapat mengidentifikasi faktor risiko dan penyebab kematian yang paling umum, sehingga kita dapat menargetkan intervensi yang tepat.

  • Memantau perkembangan: Data yang terkumpul secara berkala memungkinkan kita untuk memantau perkembangan penurunan angka kematian bayi serta efektivitas program yang telah dilaksanakan.

  • Mengevaluasi program: Data dapat digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan program-program kesehatan bayi yang telah berjalan dan melakukan perbaikan jika diperlukan.

  • Merencanakan program: Data yang akurat dan lengkap akan membantu dalam perencanaan program kesehatan bayi yang lebih efektif dan efisien.

  • Membuat kebijakan: Data kematian bayi dapat menjadi dasar dalam pembuatan kebijakan kesehatan yang berpihak pada bayi.

Meningkatkan akuntabilitas: Data yang transparan dan dapat diakses oleh publik akan meningkatkan akuntabilitas pemerintah dan penyedia layanan kesehatan.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Juli 2026
31 Desember 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Januari 2027
31 Desember 2027
C. Pengolahan
01 Januari 2028
31 Maret 2028
D. Analisis
01 Januari 2028
31 Maret 2028
E. Penyajian
01 April 2028
30 April 2028
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Kelahiran Hidup Peristiwa keluarnya hasil konsepsi secara lengkap dari rahim ibu yang menunjukkan tanda-tanda kehidupan—seperti bernapas, detak jantung, denyut tali pusat, atau gerakan otot—tanpa memandang usia kehamilan, apakah tali pusat sudah dipotong atau belum, dan terlepas dari apakah bayi tersebut bertahan hidup selamanya Tahunan
2 Kematian Neonatal Kematian yang terjadi pada bayi hidup dalam rentang waktu 0 hingga 28 hari pertama kehidupan Tahunan
3 Kematian Bayi Kematian bayi sebelum mencapai umur 1 tahun di suatu wilayah dan kurun waktu tertentu Tahunan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Computer Assisted Web Interviewing
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Tidak
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Kabupaten/Kota, Provinsi
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Provinsi
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak