Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Kepuasan Inovasi Sapa Manis (Sabtu Pagi Bersama Prolanis) Puskesmas Bumiaji Kota Batu Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Kepuasan Inovasi Sapa Manis (Sabtu Pagi Bersama Prolanis) Puskesmas Bumiaji Kota Batu Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Batu
Tanggal Terbit 10 Juli 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3579.019
Judul Kegiatan :
Survei Kepuasan Inovasi Sapa Manis (Sabtu Pagi Bersama Prolanis) Puskesmas Bumiaji Kota Batu
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Batu
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Panglima Sudirman No. 507 Gedung A Lantai 4 , Batu, Indonesia, 65313
Telepon:
0341-511611
Faksmile:
0341-511611
Email:
bappelitbangda@batukota.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Patah Hariyanto, ST
Jabatan:
Sekretaris Bappelitbangda
Alamat:
Jl. Panglima Sudirman No. 507 Gedung A Lantai 4, Batu, Indonesia, 65313
Telepon:
+62 812-9807-9060
Faksmile:
Email:
bappelitbangda@batukota.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan pilar penting dalam penanganan penyakit tidak menular seperti Hipertensi dan Diabetes Melitus di tingkat pelayanan kesehatan primer. Namun, pada pelaksanaannya di UPT Puskesmas Bumiaji, terdapat beberapa kendala utama, seperti rendahnya Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT), waktu tunggu antrean pelayanan yang lama pada hari kerja biasa, serta keterbatasan waktu bagi sebagian peserta untuk hadir secara rutin. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, dikembangkan inovasi SAPA MANIS (Sabtu Pagi Bersama Prolanis) yang menerapkan sistem pelayanan satu tempat (One Stop Service) pada hari Sabtu pagi. Inovasi ini mengintegrasikan senam kebugaran, pemeriksaan klinis terpadu, konseling, hingga pelayanan farmasi dalam satu lokasi guna memangkas alur antrean, meningkatkan kenyamanan, dan mengoptimalkan kepatuhan berobat pasien. Hal ini mengukur efektivitas perbaikan layanan tersebut serta memastikan keberlanjutan program, sehingga diperlukan evaluasi berbasis data yang objektif dan terstandardisasi melalui kegiatan statistik sektoral. Penyelenggaraan survei kepuasan ini penting untuk menjaring data komprehensif mengenai persepsi pasien terhadap efisiensi waktu tunggu, kualitas pelayanan klinis, serta dampak nyata program terhadap kontrol kesehatan dan kepatuhan minum obat mereka. Hasil pengolahan dan analisis statistik ini nantinya akan menjadi dasar pengambilan kebijakan ilmiah bagi manajemen Puskesmas Bumiaji dalam meningkatkan kualitas pelayanan penyakit kronis di wilayah kerja mereka.

3.2. Tujuan Kegiatan:
  1. Mengetahui secara objektif persepsi dan kepuasan pasien Prolanis (Hipertensi dan Diabetes Melitus) terhadap efisiensi waktu, kenyamanan alur pelayanan satu tempat (One Stop Service), serta kualitas pelayanan klinis yang diberikan.
  2. Mengevaluasi sejauh mana program SAPA MANIS berhasil memangkas waktu tunggu antrean, meningkatkan partisipasi aktif peserta (dari 60 menjadi 80 orang), serta meningkatkan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara rutin.
  3. Menghasilkan data statistik sektoral yang akurat, valid, dan andal sebagai bahan evaluasi manajemen UPT Puskesmas Bumiaji untuk perencanaan, perbaikan, dan keberlanjutan strategi penanganan penyakit kronis di masa mendatang.
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
23 Juni 2026
09 Juli 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
10 Juli 2026
11 Juli 2026
C. Pengolahan
11 Juli 2026
12 Juli 2026
D. Analisis
12 Juli 2026
13 Juli 2026
E. Penyajian
13 Juli 2026
14 Juli 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Efisiensi akses layanan Efisiensi waktu tunggu pelayanan, kemudahan mobilitas pasien (One Stop Service), dan kenyamanan lokasi pemeriksaan terpusat .
2 Kualitas pelayanan klinis kesehatan Ketelitian pemeriksaan fisik/klinis petugas, kebermanfaatan Senam Prolanis, kejelasan penyuluhan kesehatan, dan kejelasan edukasi aturan pakai obat (pelayanan farmasi) .
3 Dampak keberlanjutan program Tingkat kepatuhan minum obat secara mandiri di rumah, efektivitas kontrol kondisi klinis (stabilitas tensi darah & gula darah), serta komitmen keberlanjutan kehadiran pasien .
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Hanya Sekali
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Mengisi Kuesioner Sendiri
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Nonprobabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Purposive Sampling
5.7. Unit Sampel:
Pasien atau peserta Pronalis
5.8. Unit Observasi:
Pasien atau peserta Pronalis
5.9. Jumlah Responden:
80
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 2 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Lainnya : Fasilitas Pelayanan Kesehatan / Puskesmas
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak