Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Survei Kepuasan Inovasi Sapa Manis (Sabtu Pagi Bersama Prolanis) Puskesmas Bumiaji Kota Batu Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Survei |
| Instansi | Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Batu |
| Tanggal Terbit | 10 Juli 2026 |
| Identitas Rekomendasi | V-26.3579.019 |
Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan pilar penting dalam penanganan penyakit tidak menular seperti Hipertensi dan Diabetes Melitus di tingkat pelayanan kesehatan primer. Namun, pada pelaksanaannya di UPT Puskesmas Bumiaji, terdapat beberapa kendala utama, seperti rendahnya Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT), waktu tunggu antrean pelayanan yang lama pada hari kerja biasa, serta keterbatasan waktu bagi sebagian peserta untuk hadir secara rutin. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, dikembangkan inovasi SAPA MANIS (Sabtu Pagi Bersama Prolanis) yang menerapkan sistem pelayanan satu tempat (One Stop Service) pada hari Sabtu pagi. Inovasi ini mengintegrasikan senam kebugaran, pemeriksaan klinis terpadu, konseling, hingga pelayanan farmasi dalam satu lokasi guna memangkas alur antrean, meningkatkan kenyamanan, dan mengoptimalkan kepatuhan berobat pasien. Hal ini mengukur efektivitas perbaikan layanan tersebut serta memastikan keberlanjutan program, sehingga diperlukan evaluasi berbasis data yang objektif dan terstandardisasi melalui kegiatan statistik sektoral. Penyelenggaraan survei kepuasan ini penting untuk menjaring data komprehensif mengenai persepsi pasien terhadap efisiensi waktu tunggu, kualitas pelayanan klinis, serta dampak nyata program terhadap kontrol kesehatan dan kepatuhan minum obat mereka. Hasil pengolahan dan analisis statistik ini nantinya akan menjadi dasar pengambilan kebijakan ilmiah bagi manajemen Puskesmas Bumiaji dalam meningkatkan kualitas pelayanan penyakit kronis di wilayah kerja mereka.
- Mengetahui secara objektif persepsi dan kepuasan pasien Prolanis (Hipertensi dan Diabetes Melitus) terhadap efisiensi waktu, kenyamanan alur pelayanan satu tempat (One Stop Service), serta kualitas pelayanan klinis yang diberikan.
- Mengevaluasi sejauh mana program SAPA MANIS berhasil memangkas waktu tunggu antrean, meningkatkan partisipasi aktif peserta (dari 60 menjadi 80 orang), serta meningkatkan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara rutin.
- Menghasilkan data statistik sektoral yang akurat, valid, dan andal sebagai bahan evaluasi manajemen UPT Puskesmas Bumiaji untuk perencanaan, perbaikan, dan keberlanjutan strategi penanganan penyakit kronis di masa mendatang.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
23 Juni 2026
|
09 Juli 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
10 Juli 2026
|
11 Juli 2026
|
| C. | Pengolahan |
11 Juli 2026
|
12 Juli 2026
|
| D. | Analisis |
12 Juli 2026
|
13 Juli 2026
|
| E. | Penyajian |
13 Juli 2026
|
14 Juli 2026
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Efisiensi akses layanan | Efisiensi waktu tunggu pelayanan, kemudahan mobilitas pasien (One Stop Service), dan kenyamanan lokasi pemeriksaan terpusat | . |
| 2 | Kualitas pelayanan klinis kesehatan | Ketelitian pemeriksaan fisik/klinis petugas, kebermanfaatan Senam Prolanis, kejelasan penyuluhan kesehatan, dan kejelasan edukasi aturan pakai obat (pelayanan farmasi) | . |
| 3 | Dampak keberlanjutan program | Tingkat kepatuhan minum obat secara mandiri di rumah, efektivitas kontrol kondisi klinis (stabilitas tensi darah & gula darah), serta komitmen keberlanjutan kehadiran pasien | . |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Mengisi Kuesioner Sendiri
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Supervisi
- Individu
- Lainnya : Fasilitas Pelayanan Kesehatan / Puskesmas