Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kabupaten Empat Lawang Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| Tanggal Terbit | 01 Juli 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.1611.004 |
Peta Jalan Pembangunan Kependudukan merupakan operasionalisasi
Grand Design Pembangunan Kependudukan pada periode 5 tahunan, sedangkan
Rencana Aksi merupakan penjabaran dari Peta Jalan Pembangunan
Kependudukan ke dalam program dan kegiatan yang lebih spesifik dan detail.
Peta Jalan Pembangunan Kependudukan dan Rencana Aksi serta target indikator
ini yang akan diinternalisasi dalam penyusunan RPJMD, Rencana Strategis
Perangkat Daerah (Renstra PD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan
Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD). Peta Jalan Pembangunan
Kependudukan dan Rencana Aksi bersifat living document agar dapat memiliki
fleksibilitas dalam mengadaptasi berbagai dinamika penyelenggaraan
pemerintahan pada masanya.
untuk menyediakan pedoman bagi pemerintah daerah
dalam menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan dan rencana aksi
sebagai operasionalisasi GDPK untuk periode waktu 5 tahunan yang dapat
diinternalisasikan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah
(Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana
Strategis Daerah (Renstrada), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan
Rencana Kerja Daerah.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
01 Mei 2026
|
22 Mei 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
25 Mei 2026
|
05 Juni 2026
|
| C. | Pengolahan |
08 Juni 2026
|
12 Juni 2026
|
| D. | Analisis |
15 Juni 2026
|
19 Juni 2026
|
| E. | Penyajian |
22 Juni 2026
|
30 Juni 2026
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Total Fertility Rate (TFR) | Jumlah anak rata-rata yang dilahirkan oleh seorang wanita selama masa reproduksinya (15-49 tahun) | Tahunan |
| 2 | Age Specific Fertility Rate (ASFR) 15-19 Tahun | Angka kelahiran menurut usia tertentu adalah banyaknya kelahiran selama setahun per 1.00 wanita pada kelompok umur 15-19 tahun | Tahunan |
| 3 | Proporsi Kebutuhan KB Terpenuhi | persentase PUS yang tidak ingin mempunyai anak (lagi) atau ingin menjarangkan kelahiran berikutnya, dan saat ini sedang menggunakan kontrasepsi modern | Tahunan |
| 4 | Rata-rata lama sekolah penduduk usia 15 Tahun Ke atas | rata-rata lamanya masa yang dilalui dalam menjalani pendidikan formal | Tahunan |
| 5 | Prevalensi Stunting | Bagian dari populasi anak balita pada waktu tertentu yang bertubuh pendek dan sangat pendek ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar | Tahunan |
| 6 | Angka Kematian Bayi (AKB) | angka yang menggambarkan banyaknya kematia bayi berumur dibawah satu tahun pada setiap 1.000 kelahiran hidup | Tahunan |
| 7 | Angka Kematian Ibu (AKI) | Angka yang menggambarkan banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian yang terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan, bunuh diri atau kasus insidentil) selama masa kehamilan, melahirkan, dan masa nifas (42 hari setelah melahirkan) tanpa memperhitungkan lama kehamilan untuk setiap 100.000 kelahiran hidup | Tahunan |
| 8 | Tingkat Kemiskinan | Bagian dari populasi penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri dan memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan.tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri dan memiliki rata-rata pengeluaran | Tahunan |
| 9 | ingkat Partisipasi Angkatan Kerja Wanita | Persentase perempuan usia kerja (≥15 tahun) yang termasuk dalam angkatan kerja (bekerja atau mencari pekerjaan) terhadap total perempuan usia kerja | Tahunan |
| 10 | Persentase Pekerja Informal | Bagian dari total penduduk yang menjadi pekerja pada lapangan kerja informal | Tahunan |
| 11 | Gini Ratio | ndikator yang menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan yang dapat dibelanjakan (atau pengeluaran konsumsi) penduduk secara menyeluruh | Tahunan |
| 12 | PDRB Perkapita | Rata-rata nilai tambah ekonomi seluruh sektor yang dihasilkan oleh setiap penduduk di suatu wilayah (provinsi/ kabupaten/kota) | Tahunan |
| 13 | Tingkat Pengangguran Terbuka | Persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja | Tahunan |
| 14 | Indeks Pembangunan Keluarga (i-Bangga) | Ukuran program pembangunan keluarga yang ditunjukkan melalui dimensi ketentraman, kemandirian dan kebahagiaan keluarga serta menggambarkan peran dan fungsi keluarga | Tahunan |
| 15 | Indeks Perlindungan Anak | Angka yang menggambarkan pencapaian pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak meliputi hak sipil dan kebebasan, hak lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, hak kesehatan dasar dan kesejahteraan, hak pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, dan perlindungan khusus | Tahunan |
| 16 | Rumah Tangga dengan Akses Hunian Layak, Terjangkau, dan Berkelanjutan (%) ** | Rumah tangga dianggap menempati rumah layak huni jika menempati rumah/bangunan tempat tinggal yang memenuhi keempat komponen rumah layak huni: 1. Ketahanan bangunan yang layak (atap layak: beton, genteng, seng, kayu/sirap; dinding layak: tembok, plesteran/anyaman bambu/kawat, kayu/papan/batang kayu; lantai layak: marmer/granit, keramik/ubin/tegel/teras o, parket/vinil/karpet, kayu/papan, semen/bata merah) 2. Kecukupan luas (minimal 7,2 meter persegi/kapita) 3. Akses sumber air minum layak (sumber air minum utama berupa leding, sumur bor/pompa, sumur terlindung, mata air terlindung, atau air hujan. Jika sumber air minum berupa air kemasan bermerek atau air isi ulang, sumber air utama untuk mandi/cuci/dll | Tahunan |
| 17 | Rumah Tangga dengan Akses Sanitasi Aman (%) | Akses sanitasi aman adalah apabila rumah tangga memiliki fasilitas sanitasi sendiri, dengan bangunan atas dilengkapi kloset dengan leher angsa, dan bangunan bawahnya menggunakan tangki septik yang disedot setidaknya sekali dalam 5 (lima) tahun terakhir dan diolah dalam instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT), atau tersambung ke sistem pengolahan air limbah (SPAL) | Tahunan |
| 18 | Indeks Lansia Berdaya | ndeks Lansia Berdaya adalah indeks komposit yang menggambarkan tentang lansia yang memenuhi indikator dari dimensi lansia tangguh yaitu dimensi spiritual, dimensi fisik, dimensi emosional, dimensi sosial kemasyarakatan, dimensi intelektual, dimensi vokasional dan dimensi lingkungan | Tahunan |
| 19 | Indeks Pengasuhan Keluarga yang Memiliki Remaja | Pengasuhan keluarga pada remaja, di mana remaja adalah anggota keluarga usia 10 - 24 tahun dan belum menikah | Tahunan |
| 20 | Cakupan (Persentase Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (%) | Bagian dari populasi penduduk yang mendapatkan perlindungan kesejahteraan | Tahunan |
| 21 | Persentase Kampung Keluarga Berkualitas Mandiri | Kampung KB Mandiri adalah satuan wilayah setingkat desa dengan kriteria tertentu di mana terdapat peningkatan indikator Program Bangga Kencana dan keterpaduan dengan pembangunan sektor terkait dalam upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat | Tahunan |
| 22 | Rate Nett Recent Migras | Perbandingan selisih antara jumlah migran masuk risen dan migran keluar risen terhadap penduduk yang berpeluang bermigrasi pada suatu wilayah | Tahunan |
| 23 | Cakupan (Persentase) Kepemilikan Akta Kelahiran Balita | Bagian dari penduduk yang berumur 0—4 tahun yang memiliki akta kelahiran baik yang bisa ditunjukkan maupun tidak | Tahunan |
| 24 | Cakupan (Persentase) Kepemilikan Akta Cerai | Akta yang dibuat dan diterbitkan oleh Dinas Kependudukan yang membuktikan secara pasti dan sah tentang Pencatatan Perceraian seseorang setelah adanya Penetapan Pengadilan Negeri. Proses Perceraian dilakukan di Pengadilan Negeri menurut prosedur Pengadilan yang berlaku. | Tahunan |
| 25 | Cakupan (Persentase) Kepemilikan Akta Nikah | Cakupan Kepemilikan Akta Nikah adalah indikator yang mengukur seberapa besar proporsi pasangan menikah yang telah memiliki dokumen resmi berupa akta perkawinan (atau buku nikah), sebagai bukti legal pernikahan di suatu negara. | Tahunan |
| 26 | Cakupan (Persentase) Kepemilikan Akta Kematian | Persentase kejadian kematian yang telah dilaporkan dan dicatat secara resmi melalui penerbitan akta kematian oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil | Tahunan |
| 27 | Persentase Penambahan Wajib Pajak Hasil Ekstensifikasi (Persentase kepemilikan NPWP | Kegiatan pengawasan WP yang memenuhi syarat subjektif/objektif tetapi belum memiliki NPWP | Tahunan |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Wawancara
- Pengumpulan Data Sekunder
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Kunjungan Kembali
- Lainnya : OPD terkait
- Kabupaten Atau Kota