Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Pelayanan Medik Dan Penunjang RSUD Husada Prima Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Pelayanan Medik Dan Penunjang RSUD Husada Prima Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Tanggal Terbit 22 April 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3500.160
Judul Kegiatan :
Kompilasi data pelayanan medik dan penunjang RSUD Husada Prima
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Ahmad Yani 118 Surabaya 60231
Telepon:
(031) 8280910
Faksmile:
(031) 8290423
Email:
ppid@dinkes.jatimprov.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
dr. Indriya Amirulyati
Jabatan:
Kepala Bidang Medik dan Keperawatan
Alamat:
Jl. Karangtembok no 39, Pegirian
Telepon:
(031)-3713836
Faksmile:
Email:
rsudhp@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

1. Penunjang Medik sebagai Pilar Utama Diagnosis

Pelayanan seperti Radiologi dan Patologi Klinik adalah diagnostic engine. Keputusan medis dokter spesialis sangat bergantung pada hasil dari unit ini.

  • Radiologi: Memantau tren penggunaan USG, Rontgen, atau CT-Scan untuk melihat beban kerja alat.
  • Patologi Klinik: Melihat volume tes darah atau cairan tubuh untuk memastikan ketersediaan reagen laboratorium.
  • Rehab Medik: Memantau durasi terapi pasien pasca-operasi atau pemulihan saraf.

2. Optimalisasi Sumber Daya dan Alat Kesehatan

Alat-alat di unit penunjang medik memiliki biaya investasi dan pemeliharaan yang sangat tinggi.

  • Maintenance: Jika kunjungan meningkat tajam, jadwal perawatan alat harus diperketat agar tidak terjadi breakdown.
  • SDM: Menyesuaikan jumlah tenaga medis (Radiografer, Analis Kesehatan, Fisioterapis) dengan lonjakan pasien di jam-jam tertentu agar tidak terjadi antrean panjang.

3. Evaluasi Mutu Pelayanan (Response Time)

Latar belakang yang sangat krusial adalah waktu tunggu. Dengan memantau jumlah kunjungan, manajemen RSUD Husada Prima dapat mengukur apakah turnaround time (waktu dari pemeriksaan hingga hasil keluar) masih dalam standar pelayanan minimal (SPM). Lonjakan pasien yang tidak terpantau sering kali menjadi penyebab utama menurunnya kepuasan pasien.

4. Perencanaan Strategis dan Anggaran

Data kunjungan adalah landasan untuk menyusun Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA).

  • Jika kunjungan Rehab Medik terus naik setiap tahun, maka rumah sakit memiliki alasan kuat untuk menambah ruang terapi atau alat fisioterapi baru.
  • Data ini juga berfungsi untuk memetakan jenis penyakit apa yang paling banyak ditangani di RSUD Husada Prima berdasarkan jenis pemeriksaan yang diminta.
3.2. Tujuan Kegiatan:

1. Pilar Evaluasi Operasional & Mutu

Tujuan utama di sisi pelayanan adalah memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan haknya secara tepat waktu dan berkualitas.

  • Mengukur Efektivitas Pelayanan: Menilai apakah kapasitas pelayanan di Radiologi, Patologi Klinik, dan Rehab Medik saat ini masih memadai untuk menampung volume pasien.
  • Identifikasi Tren Penyakit: Memetakan jenis pemeriksaan yang paling sering diminta untuk memahami profil kesehatan pasien yang datang ke RSUD Husada Prima.
  • Standarisasi Waktu Tunggu: Menjadi dasar untuk meminimalkan antrean (bottle-neck) agar sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit.

2. Pilar Perencanaan Kebutuhan Anggaran

Data kunjungan adalah "bahan bakar" dalam menyusun rencana keuangan yang akurat untuk periode mendatang.

  • Justifikasi Pengadaan Logistik: Menentukan jumlah reagen laboratorium, bahan habis pakai (BHP), dan film radiologi yang harus dibeli agar tidak terjadi kekurangan stok (stockout).
  • Investasi Alat Kesehatan: Memberikan data pendukung jika diperlukan penambahan alat baru (misal: penambahan unit di Rehab Medik) berdasarkan tingginya angka kunjungan.
  • Perencanaan Pemeliharaan (Maintenance): Mengalokasikan anggaran perawatan alat secara preventif sesuai dengan beban kerja (workload) alat tersebut.

3. Pilar Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Memastikan beban kerja yang ada berbanding lurus dengan jumlah personel yang tersedia.

  • Analisis Beban Kerja (ABK): Menghitung apakah jumlah Radiografer, Analis Kesehatan, dan Fisioterapis perlu ditambah atau didistribusikan ulang jadwalnya.
  • Peningkatan Kompetensi: Menentukan jenis pelatihan yang dibutuhkan staf berdasarkan jenis layanan yang paling berkembang pesat.
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Januari 2026
03 Januari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
20 April 2026
19 Januari 2027
C. Pengolahan
20 Januari 2027
22 Januari 2027
D. Analisis
25 Januari 2027
27 Januari 2027
E. Penyajian
28 Januari 2027
29 Januari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Kunjungan pasien radiologi Jumlah kunjungan pelayanan radiologi berdasarkan jenis kegiatan yang dilakukan seperti radiodiagnostik, radiotherapy, kedokteran nuklir, dan imaging pencitraan Januari - Desember 2026
2 Kunjungan pasien patologi klinik Jumlah kunjungan pelayanan medik penunjang patologi klinik berdasarkan jenis pemeriksaan hematologi dan kimia klinik Januari - Desember 2026
3 Kunjungan pasien penunjang rehab medik Jumlah kunjungan pelayanan rehab medik berdasarkan jenis kegiatan medis, fisioterapi, okupasiterapi, terapi wicara, psikolog, social medis, ortotik prostetik, dan jumlah kunjungan rumah Januari - Desember 2026
4 Kelas Perawatan Kategori atau tingkatan fasilitas ruang pelayanan rawat inap bagi pasien Januari - Desember 2026
5 Jumlah tempat tidur Jumlah tempat tidur yang tersedia di ruang rawat inap Januari - Desember 2026
6 Jenis kelamin Jenis kelamin pasien rumah sakit Januari - Desember 2026
7 Lama Dirawat Jumlah hari pasien menginap sejak tanggal masuk sampai tanggal keluar, tidak termasuk hari keluar Januari - Desember 2026
8 Hari Perawatan Jumlah hari tempat tidur ditempati oleh pasien Januari - Desember 2026
9 Jumlah Hari Jumlah hari dalam satu periode yang ditentukan Januari - Desember 2026
10 Cara Masuk Rawat Inap Jalur penerimaan pasien ke ruang rawat inap berdasarkan asal atau sumber rujukannya Januari - Desember 2026
11 Cara Keluar Rawat Darurat Cara keluar atau tindak lanjut pelayanan pada pasien rawat darurat yang disesuaikan dengan kondisi pasien Januari - Desember 2026
12 Jenis rujukan Klasifikasi asal pasien gawat darurat, rujukan dari fasilitas kesehatan lain atau non rujukan yang datang sendiri ke IGD Januari - Desember 2026
13 Nama Poliklinik Unit pelayanan rawat jalan di rumah sakit yang memberikan pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis oleh dokter spesialis maupun umum Januari - Desember 2026
14 Kriteria Pasien Klasifikasi pasien berdasarkan riwayat kunjungan pasien Januari - Desember 2026
15 Spesialisasi Bedah Cabang ilmu bedah yang menangani tindakan operasi sesuai bidang atau organ tubuh tertentu Januari - Desember 2026
16 Jenis Operasi Klasifikasi tindakan operasi berdasarkan tingkat kesulitan atau waktu penyelesaian operasi Januari - Desember 2026
17 Golongan Obat Klasifikasi obat menjadi obat generik, yaitu obat dengan nama zat aktif sesuai standar farmakope, dan obat non-generik, yaitu obat dengan nama dagang tertentu yang diproduksi oleh industri farmasi Januari - Desember 2026
18 Jumlah Pasien Keluar Total pasien yang selesai dirawat dan keluar dari rumah sakit, baik karena sembuh, dirujuk, pindah, maupun meninggal dunia, dalam periode tertentu Januari - Desember 2026
19 Jumlah Pasien Mati ≥48 Jam Jumlah pasien yang meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama 48 jam atau lebih Januari - Desember 2026
20 Jumlah Pasien Mati Seluruhnya Total pasien yang meninggal di rumah sakit, baik kurang dari maupun lebih dari 48 jam masa perawatan Januari - Desember 2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Harian
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Melalui Sistem Informasi Rumah Sakit
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 6 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Tidak
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Tidak
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
  • Lainnya : Pelayanan medik dan penunjang
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Provinsi
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak