Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMAS) Kabupaten Tulungagung Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMAS) Kabupaten Tulungagung Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung
Tanggal Terbit 22 Mei 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3504.003
Judul Kegiatan :
Survei Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMAS) Kabupaten Tulungagung
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Sultan Agung Gg. III No. 9-11 Tulungagung
Telepon:
(0355) 322190
Faksmile:
(0355) 322190
Email:
diskominfo@tulungagung.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Haryono, S.Sos, M.A.P
Jabatan:
Kepala Bidang Statistik dan Persandian
Alamat:
Jl. Sultan Agung Gg. III No. 9 – 11, Ketanon, Kedungwaru, Tulungagung
Telepon:
(0355) 322190
Faksmile:
-
Email:
diskominfo@tulungagung.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Pembangunan masyarakat pada hakekatnya merupakan suatu proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik lagi bagi masyarakat, dengan mengkondisikan serta menaruh kepercayaan kepada masyarakat itu sendiri untuk membangun dirinya sesuai dengan kemampuan yang ada padanya. Menurut Konkon Subrata (1991:4), pembangunan masyarakat adalah suatu proses yang ditumbuhkan untuk menciptakan kondisi bagi kemajuan ekonomi sosial masyarakat seluruhnya kepada inisiatif masyarakat. Program pembangunan yang dilakukan kepada masyarakat diharapkan dapat menciptakan perubahan konstruktif menuju kondisi kehidupan yang lebih baik (Soetomo, 2013).

Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMas)  merupakan Indikator yang ditetapkan oleh pemerintah pusat untuk mengukur pembangunan sosial masyarakat. Guna meningkatkan kapasitas manusia dan masyarakat secara menyeluruh dan lebih menitik beratkan pada kegiatan di masyarakat yang dilakukan atas dasar partisipasi masyarakat sendiri maupun yang diupayakan oleh pemerintah Daerah. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tulungagung  tahun 2025 - 2029, salah satu tujuan terwujudnya masyarakat yang unggul, berbudaya dan guyub. Keberhasilan program ditentukan dari strategi dan sumberdaya pembangunan masyarakat yang bertindak sebagai pelaksaannya. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan indeks yang mengukur perkembangan kapasitas masyarakat. Hal tersebut dikarenakan kapasitas masyarakat berfungsi untuk melihat perkembangan kualitas masyarakat dalam kehidupan sosial.

Indeks Pembangunan Masyarakat merupakan wujud keberhasilan dari program pengembangan sumber daya manusia dalam berinteraksi dilingkungan masyarakat pada suatu daerah. Indeks Pembangunan Masyarakat dapat dilihat dari kohesi sosial, inklusi sosial, dan pengembangan kapasitas masyarakat sipil. Kohesi Sosial menggambarkan kekuatan kolektif anggota atau kelompok di dalam masyarakat untuk saling menerima, berbagi, dan berkontribusi yang dilandasi solidaritas di dalam organisasi sosial sehingga meneguhkan daya rekat masyarakat. Inklusi Sosial menggambarkan Pilihan dan kesempatan yang terbuka bagi setiap orang (individu) dan kelompok untuk terlibat, mengambil peran, dan menjadi bagian yang menyatu dalam suatu proses sosial di dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk mendapatkan hak-hak sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Pengembangan Kapasitas Masyarakat Sipil  menggambarkan Kemampuan masyarakat mengelola sumber daya publik, berpartisipasi dalam pengambilan kebijakan, bernegosiasi, persuasi dan proses memengaruhi, mengelola perselisihan dan konflik, dan memperkuat institusi publik yang akuntabel, untuk menopang dan menjaga kelangsungan hidup masyarakat yang demokratis. 

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan Survei Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMAS) Kabupaten Tulungagung mengukur dan mengetahui mengenai hasil hitung indeks Pembangunan Masyarakat Kabupaten Tulungagung, serta untuk mengetahui hasil hitung Indeks Pembangunan Masyarakat yang merupakan  komposit kohesi sosial, inklusi sosial, dan pengembangan kapasitas masyarakat sipil.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
24 Juni 2026
30 Juni 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
06 Juli 2026
24 Juli 2026
C. Pengolahan
27 Juli 2026
14 Agustus 2026
D. Analisis
18 Agustus 2026
11 September 2026
E. Penyajian
14 September 2026
25 September 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
Kerjasama sosial Partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial yang memuat indikator persentase penduduk usia 18 tahun ke atas menurut keikutsertaan dalam kegiatan yang berkaitan dengan kematian (memandikan, mengubur, melayat jenazah) Tahunan
Jejaring Sosial Masyarakat yang menjadi anggota organisasi/kelompok/perkumpulan dan aktif di dalamnya; keikutsertaan dalam kegiatan keagamaan (pengajian, perayaan keagamaan, ceramah agama, dsb.) serta keikutsertaan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan (keterampilan, olahraga, arisan, kesenian, dan lainnya) Tahunan
Aksi Kolektif Keikutsertaan masyarakat dalam kegiatan bersama untuk kepentingan warga (gotong royong-kerja bakti bakti sosial), dan pernah mengikuti kegiatan pertemuan (rapat) di lingkungan sekitar (RT/RW/Dusun/Desa) serta kemudahan mendapatkan pertolongan dari orang lain (selain kerabat) di lingkungan sekitar tempat tinggal ketika sedang mengalami masalah keuangan Tahunan
Kepercayaan Sosial Rumah Tangga yang memberikan kepercayaan menitipkan rumah kepada tetangga; menitipkan anak kepada tetangga; kepercayaan terhadap tokoh masyarakat dalam membantu mengatasi masalah warga; serta kepercayaan terhadap polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Tahunan
Penerimaan Perbedaan Sosial Budaya Tanggapan terhadap kegiatan keagamaan lain di sekitar lingkungan tempat tinggal; dan terhadap kegiatan oleh suku lain di lingkungan tempat tinggal Tahunan
Inklusi Minoritas Tanggapan masyarakat kegiatan perayaan dari suku/ etnis lain serta terhadap pimpinan daerah dari suku/etnis lain Tahunan
Kesetaraan gender Partisipasi Kasar tingkat SMA/SMK/MA/Sederajat Perempuan terhadap Laki-laki serta Partisipasi Angkatan Kerja Penduduk Perempuan Tahunan
Dukungan Sosial Kepada Minoritas Akses yang sama untuk fasilitas umum yaitu Penduduk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yaitu balita tidak terlantar dan lansia tidak terlantar Tahunan
Kesadaran Hukum Kepemilikan identitas dasar; Partisipasi dalam pemilu/pilkada; Partisipasi dalam proses penyusunan kebijakan (memberikan saran/ pendapat dalam kegiatan rapat; pengambilan keputusan di Lingkungan sekitar tempat tinggal selama 1 tahun terakhir melalui musyawarah); serta Perilaku tertib masyarakat (persepsi positif terhadap penegakan aturan, ketertiban umum, dan disiplin anggota masyarakat di sekitarnya. Tahunan
Organisasi Sipil Partisipasi masyarakat menjadi anggota organisasi sosial-politik, yang memuat indikator persentase penduduk yang menjadi anggota organisasi sosial-politik untuk belajar kepemimpinan dan menambah pengetahuan Tahunan
Mitigasi Risiko Desa/kelurahan yang memiliki fasilitas/upaya antisipasi/mitigasi bencana alam; rumah tangga yang memiliki anggota rumah tangga yang pernah mengikuti pelatihan/simulasi terhadap penyelamatan bencana alam. Tahunan
Penyelesaian Sengketa secara beradab Keterlibatan aparat keamanan/ pemerintah sebagai penengah dalam kekerasan massa serta desa/kelurahan menurut keterlibatan tokoh masyarakat/agama sebagai penengah dalam perkelahian massa Tahunan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Multi Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Probabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Cluster Sampling
5.4. Kerangka Sampel Tahap Terakhir:
List Frame
5.5. Fraksi Sampel Keseluruhan:
Stage populasi sampel fraksi 1. Desa/ Kelurahan 271 76 0,28 2. Individu 1.128.087 570 0,0005
5.6. Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama:
0,05
5.7. Unit Sampel:
penduduk
5.8. Unit Observasi:
persepsi penduduk
5.9. Jumlah Responden:
570
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Ya
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 5 orang
Pengumpul data/enumerator
: 19 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak