Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Rawat Inap Rumah Sakit Paru Jember Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur |
| Tanggal Terbit | 27 Februari 2026 |
Kebutuhan terhadap data dan informasi saat ini mengalami pertumbuhan yang cepat, baik dari sisi jumlah maupun kualitas. Informasi yang akurat, tepat waktu, dan terintegrasi dapat mendukung pengelolaan, pemantauan, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Dengan diterapkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), ketersediaan data dan informasi menjadi sangat penting, terutama bagi lembaga layanan publik seperti rumah sakit.
Menghasilkan data indikator yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar evaluasi efisiensi, mutu, dan tingkat pemanfaatan pelayanan rawat inap di rumah sakit Paru Jember
Mendukung proses pengambilan keputusan manajerial, perencanaan strategis, serta memenuhi kewajiban pelaporan kepada pihak regulator dan pemangku kepentingan lainnya.
Menjadi dasar dalam upaya perbaikan berkelanjutan terhadap pelayanan rawat inap melalui monitoring dan evaluasi indikator-indikator kunci secara periodik
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
20 Desember 2025
|
31 Desember 2025
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
13 Februari 2026
|
31 Desember 2026
|
| C. | Pengolahan |
13 Februari 2026
|
31 Desember 2026
|
| D. | Analisis |
13 Februari 2026
|
10 Januari 2027
|
| E. | Penyajian |
13 Februari 2026
|
10 Januari 2027
|
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|
| Jumlah hari perawatan dan jumlah tempat tidur | Persentase pemakaian tempat tidur dalam suatu periode tertentu. Indikator ini menunjukkan seberapa sering tempat tidur di rumah sakit digunakan | Bulanan |
| Jumlah lama di rawat dan jumlah pasien keluar (hidup+mati) | Rata-rata lama seorang pasien dirawat di rumah sakit. Indikator ini menggambarkan efisiensi pelayanan rumah sakit dan juga dapat memberikan gambaran tentang mutu pelayanan | Bulanan |
| jumlah pasien keluar(hidup+mati) dan jumlah tempat tidur | Jumlah rata-rata pemakaian tempat tidur dalam setahun. Indikator ini menggambarkan seberapa sering tempat tidur berputar atau digunakan kembali dalam satu tahun | Tahunan |
| Jumlah tempat tidur dan jumlah pasien keluar (hidup+mati) | Rata-rata hari tempat tidur kosong antara pasien yang keluar dan masuk. Indikator ini menunjukkan efisiensi pemanfaatan tempat tidur setelah pasien keluar. | Bulanan |
| Jumlah pasien mati seluruhnya dan jumlah pasien keluar(hidup+mati) | Angka kematian pasien di rumah sakit selama masa rawat inap. Indikator ini menunjukkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien | Bulanan |
| Jumlah pasien mati > 48 jam dan jumlah pasien keluar (hidup+mati) | Angka kematian pasien dalam 48 jam setelah keluar dari rumah sakit. Indikator ini juga mengukur kualitas pelayanan dan keselamatan pasien. | Bulanan |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengamatan
- Lainnya : Sarana pengumpulan data yang kami gunakan adalah SIMRS
- Supervisi
- Individu
- Lainnya : Rumah Sakit