Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Perkebunan Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Perkebunan Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah
Tanggal Terbit 08 Juni 2026
Identitas Rekomendasi K-26.1709.003
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Perkebunan Kabupaten Bengkulu Tengah
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Kompleks Perkantoran Desa Renah Semanek Kec. Karang Tinggi Kab. Bengkulu Tengah
Telepon:
081283692029
Faksmile:
Email:
dispertanbenteng1@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
SILVIA ATMARETA, S.TP
Jabatan:
KABID PERKEBUNAN
Alamat:
Kompleks Perkantoran Desa Renah Semanek, Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu
Telepon:
0811735221
Faksmile:
Email:
dispertanbenteng1@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Dinas Pertanian  Kabupaten Bengkulu Tengah dibentuk berdasarkan Peraturan Bupati Nomor: 34 Tahun 2012 tentang Uraian Tugas Pokok dan Fungsi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Sektor Pertanian, Perkebunan dan Peternakan sangat berperan penting dalam hal lapangan kerja, Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengentasan kemiskinan dan pelaku ketahanan pangan. Pembangunan sub sector perkebunan haruslah berlandaskan pada sikap dan kepedulian dalam memberikan fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat serta seluruh stakeholder perkebunan. Pelaksanaan pembangunan perkebunan ini berbijak pada visi pembangunan yaitu “terwujudnya peningkatan produksi, produktifitas dan mutu tanaman perkebunan  berkelanjutan”.  Peran dan kontribusi sub sektor perkebunan selama ini menunjukkan hasil positif dalam mendukung secara khusus dalam pembangunan sektor pertanian, dan secara umum pembangunan nasional baik berperan lansung terhadap pendapat domistik bruto, penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, perolehan devisa negara melalui kegiatan ekspor hasil perkebunan dan menjaga kelangsungan program ketahanan pangan nasional.
Melihat peran serta kontribusinya yang nyata tersebut, maka strategi pembangunan sub sector perkebunan perlu terus di tingkatkan, melalui peluang investasi dengan penciptaan atau pengembangan areal tanaman baru, sehingga dapat meningkatkan produksi secara nasioal. Upaya mendukung iklim investasi yang baik salah satunya perlu penyediaan data dan informasi yang berkualitas sebagai bahan penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan yang akurat dalam pemerintahan. Data yang berkualitas haruslah memenuhi kriteria Sahih (valid), handal, mutakhir, obyektif, dan konsisten.  Ketersediaan data dan informasi yang akurat, tepat waktu, releven, konsisten dan lengkap sangat di perlukan dalam proses perencanaan, perumusan kebijakan, monitoring, dan evaluasi kebijakan. Untuk dapat menghasilkan data yang berkualitas, maka seluruh tahapan mulai dari pengumpulan data, pengolahan dan penyajian harus memenuhi kaidah – kaidah yang ada. Sehubungan dengan hal itu Dinas Pertanian  melalui Bidang Perkebunan Menyusun Data Perkebunan di Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2026.
Sektor perkebunan memiliki peran dan kontribusi yang strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pembangunan sektor perkebunan perlu terus ditingkatkan melalui perluasan peluang investasi, pengembangan areal tanam baru, serta peningkatan produktivitas tanaman guna mendorong peningkatan produksi nasional secara berkelanjutan.
Dalam mendukung upaya tersebut, diperlukan ketersediaan data dan informasi yang berkualitas sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan yang tepat. Data dan informasi yang akurat, tepat waktu, relevan, konsisten, dan lengkap sangat dibutuhkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah, terutama dalam proses perencanaan, perumusan kebijakan, monitoring, dan evaluasi program pembangunan sektor perkebunan. Selain itu, data dan informasi tersebut juga menjadi kebutuhan penting bagi para stakeholder dan pelaku agribisnis dalam mendukung pengembangan usaha serta peningkatan daya saing sektor perkebunan.
Perkebunan adalah kegiatan usaha yang mengusahakan tanaman tertentu pada lahan yang sesuai, yang dikelola untuk menghasilkan produk pertanian guna memenuhi kebutuhan bahan baku industri, konsumsi masyarakat, maupun ekspor, serta memiliki nilai ekonomi yang penting dalam pembangunan nasional.
Perkebunan terdiri dari beberapa sektor atau komoditas utama, antara lain perkebunan kelapa sawit, karet, kopi, kakao, kelapa, teh, tebu, tembakau, dan berbagai tanaman perkebunan lainnya yang memiliki potensi ekonomi dan nilai strategis bagi masyarakat maupun daerah.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Maksud dan Tujuan dari Kegiatan Publikasi Penyusunan Data  Perkebunan di Kabupaten Bengkulu Tengah adalah tersedianya data perkebunan rakyat, yang akurat, tepat waktu, releven, konsisten dan lengkap. Terjalinnya komunikasi antar Petugas pertanian, petani/masyarakat pemerintah dalam  memberikan informasi data perkebunan di Kabupaten Bengkulu Tengah tahun 2026.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 April 2026
30 Juni 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Juli 2026
30 September 2026
C. Pengolahan
01 Juli 2026
30 September 2026
D. Analisis
01 September 2026
16 September 2026
E. Penyajian
16 September 2026
11 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Petani Pekebun Rumah tangga petani pekebun (Ruta) di desa yang membudidayakan/mengusahakan tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri, dan mempunyai jumlah pohon lebih besar atau sama dengan dari batas minimal usaha (BMU) Triwulan sebelumnya
2 Produksi Perkebunan Banyaknya hasil dari setiap tanaman tahunan dan semusim menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada semester/triwulan laporan Triwulan sebelumnya
3 Jenis Komoditas Tanaman Perkebunan Nama/jenis tanaman perkebunan Triwulan sebelumnya
4 Bentuk Hasil Wujud produksi dari tanaman perkebunan Triwulan sebelumnya
5 Luas Areal Tanaman Rusak/Tidak Menghasilkan (TR/TTM) Luas bidang tanah yang digunakan untuk usaha tanaman yang sudah tua, rusak dan tidak memberikan hasil yang memadai lagi walaupun ada hasilnya tetapi secara ekonomi sudah tidak produktif lagi (produksi kurang dari 15% dari produksi normal) Triwulan sebelumnya
6 Luas Areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) Luas bidang tanah yang digunakan untuk usaha tanaman perkebunan yang belum memberikan hasil karena masih muda, belum pernah berbunga atau belum cukup umur untuk berproduksi (khusus tanaman tahunan) Triwulan sebelumnya
7 Luas Areal Tanaman Menghasilkan (TM) Luas bidang tanah yang digunakan untuk usaha tanaman yang sedang menghasilkan dan atau sudah pernah menghasilkan walaupun saat ini sedang tidak menghasilkan karena belum musimnya Triwulan sebelumnya
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Triwulanan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara Dan Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sarjana
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 2 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Lainnya : pemeriksaaan kewajaran/konsistensi data
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Rumah Tangga Usaha Perkebunan
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kecamatan
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak