Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Kerawanan Di Wilayah Perairan Indonesia Dan Wilayah Yurisdiksi Indonesia Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Kerawanan Di Wilayah Perairan Indonesia Dan Wilayah Yurisdiksi Indonesia Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Badan Keamanan Laut
Tanggal Terbit 10 Juli 2026
Identitas Rekomendasi K-26.0000.071
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Kerawanan Di Wilayah Perairan Indonesia Dan Wilayah Yurisdiksi Indonesia
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Badan Keamanan Laut
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Proklamasi No.56, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320
Telepon:
+62 8212-5189-898
Faksmile:
Email:
contactcenter@bakamla.go.id
II. Penanggung Jawab
2.1. Unit Eselon Penanggung Jawab:
Eselon 1:
Kedeputian Informasi Hukum dan Kerjasama
Eselon 2:
Direktorat Data dan Informasi
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Asep Budiman
Jabatan:
Kepala Kantor Pengelolaan Informasi Marabahaya Laut
Alamat:
Jl. Proklamasi No.56, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320
Telepon:
081279726305
Faksmile:
Email:
demoputra25@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Selain luas yang signifikan, wilayah perairan Indonesia juga menyimpan potensi sumber daya kelautan yang sangat besar. Namun demikian, potensi besar tersebut juga diiringi oleh berbagai ancaman dan kerawanan. Dalam konteks tersebut, kegiatan kompilasi data kerawanan menjadi sangat penting sebagai dasar perumusan kebijakan, perencanaan operasi pengamanan, serta sinergi antarinstansi terkait. Dengan memperkuat basis data kerawanan, Indonesia akan lebih siap dalam menghadapi tantangan dan memaksimalkan potensi laut untuk kesejahteraan nasional, sekaligus menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah yurisdiksi lautnya. Dengan adanya data yang terstruktur dan dapat dianalisis secara komprehensif, upaya mitigasi risiko serta respons terhadap ancaman dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Dengan melakukan rekapitulasi dan kompilasi data kerawanan ini, Indonesia Maritime Information Centre dapat menghasilkan informasi yang lebih akurat dan terkini tentang situasi di perairan Indonesia. Hal ini mendukung upaya pemerintah dalam mengambil keputusan strategis untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan maritim serta melindungi sumber daya alam di laut Indonesia. Indikator statistik yang dihasilkan pada kegiatan kompilasi data kerawanan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia yaitu jumlah insiden kecelakaan laut, jumlah kejadian gempa bumi, jumlah kejadian penangkapan ikan ilegal, jumlah kejadian penyelundupan barang, jumlah kejadian perdagangan narkoba, jumlah kejadian migrasi manusia tidak beraturan, jumlah kejadian pencurian di laut, jumlah kejadian pengisian bahan bakar ilegal, jumlah kejadian polusi laut, dan jumlah kejadian lainnya.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
25 Juni 2026
31 Juli 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Agustus 2026
31 Agustus 2026
C. Pengolahan
01 September 2026
02 Oktober 2026
D. Analisis
05 Oktober 2026
07 Oktober 2026
E. Penyajian
08 Oktober 2026
09 Oktober 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Kategori Kejadian Pengelompokkan berbagai jenis insiden yang terjadi di wilayah perairan indonesia dan wilayah yurisdiksi indonesia Bulanan
2 Judul Kejadian Deskripsi singkat mengenai judul kejadian Bulanan
3 Waktu Kejadian Waktu ketika peristiwa itu terjadi meliputi tanggal, bulan dan tahun. Bulanan
4 Lokasi Kejadian Tempat terjadinya suatu peristiwa, kejadian, dituliskan dalam nama perairan dan koordinat. Bulanan
5 Ringkasan Kejadian Penyajian narasi dalam bentuk yang singkat dan efektif terhadap suatu peristiwa Bulanan
6 Sumber Data Entitas atau institusi yang melaporkan suatu peristiwa Bulanan
7 Laporan Harian Laporan harian kejadian keamanan dan keselamatan laut yang merupakan hasil pemantauan piket jaga 1x24 jam Bulanan
8 Jenis kejadian maritim Seluruh peristiwa yang mengancam keamanan dan keselamatan di laut sesuai dengan hukum laut nasional dan internasional Bulanan
9 Jenis kecelakaan Pengelompokan bentuk-bentuk peristiwa yang terjadi di luar rencana manusia, yang menimbulkan kerusakan fisik, kerugian materi, atau korban jiwa, di mana seluruh rangkaian peristiwanya berlangsung di dalam ruang lingkup wilayah perairan indonesia dan wilayah yurisdiksi indonesia. Bulanan
10 Nama kapal Nama kendaraan air dalam bentuk dan jenis tertentu yang digerakkan dengan tenaga angin, tenaga mekanik, energi lainnya, ditarik atau ditunda, termasuk kendaraan yang berdaya dukung dinamis, kendaraaan dibawah permukaan air serta alat apung dan bangunan terapung yang tidak berpindah-pindah. Bulanan
11 Jenis kapal Tipe kendaraan air dalam bentuk dan jenis tertentu yang digerakkan dengan tenaga angin, tenaga mekanik, energi lainnya, ditarik atau ditunda, termasuk kendaraan yang berdaya dukung dinamis, kendaraaan dibawah permukaan air serta alat apung dan bangunan terapung yang tidak berpindah-pindah. Bulanan
12 Bendera Menunjukkan kewarganegaraan sebuah kapal dan berfungsi sebagai identifikasi serta penanda kepatuhan terhadap hukum suatu negara Bulanan
13 Sumber Entitas yang melaporkan suatu peristiwa Bulanan
14 Korban hilang Individu yang belum dapat dipastikan status hidupnya Bulanan
15 Korban tewas Individu yang meninggal karena kecelakaan di laut Bulanan
16 Jumlah muatan Segala macam barang atau komoditas yang diangkut oleh kapal Bulanan
17 Jenis muatan Jenis barang atau komoditas yang diangkut oleh kapal Bulanan
18 Asal Tempat dimulainya perjalanan bagi kapal untuk berlayar mengangkut penumpang atau barang Bulanan
19 Tujuan Tempat berakhirnya perjalanan bagi kapal untuk berlayar mengangkut penumpang atau barang Bulanan
20 Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia Wilayah perairan yang meliputi perairan Indonesia, zona ekonomi eksklusif (ZEEI), sungai, danau, waduk, rawa, dan genangan air lainnya yang dapat diusahakan untuk kegiatan perikanan seperti penangkapan, budidaya, konservasi, penelitian, dan pengembangan Bulanan
21 Zona Pembagian wilayah kerja bakamla Bulanan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Bulanan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Seluruh Wilayah Indonesia
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Spreadsheet (Data yang bersumber dari open source dikumpulkan ke dalam basis data spreadsheet, kemudian disediakan dalam bentuk tautan terbuka yang dapat diakses oleh berbagai pihak.
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Kejadian maritim
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Nasional
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak