Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Pencacahan Lengkap Tanaman Sayuran Dan Buah Semusim Di Kabupaten Malang Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Pendataan Lengkap |
| Instansi | Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Malang |
| Tanggal Terbit | 06 April 2026 |
Ketersediaan data dan informasi pertanaman komoditas pertanian sangat penting khususnya dalam pengambilan kebijakan dan sebagai tolok ukur tingkat keberhasilan pembangunan pertanian di suatu daerah. Salah satu komoditas pertanian penting di Kabupaten Malang adalah komoditas hortikultura yang merupakan salah satu penyumbang PDRB Kabupaten Malang.
Ketersediaan data dan informasi yang akurat akan komoditas Hortikultura di Kabupaten Malang yang merupakan salah satu penyumbang produksi hortikultura di Jawa Timur sangat penting. Informasi yang akurat dan periodik akan memudahkan seluruh stake holder sektor pertanian dalam memajukan pertanian di Kabupaten Malang.
Salah satu komoditas hortikultura yang strategis di Kabupaten Malang adalah Sayuran Buah Semusim. Ketersediaan data dan informasi tersebut berupa luas panen dan produksi yang dihasilkan tanaman sayuran buah semusim.
Tujuan dari kegiatan pelaporan luas tanam dan produksi sayuran buah semusim ini adalah untuk mencatat data luas panen dan produksi sayuran buah semusim yang telah didapatkan dari pencacahan pada tingkat kecamatan
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
11 Desember 2025
|
30 Desember 2025
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
30 Maret 2026
|
15 Desember 2026
|
| C. | Pengolahan |
30 Maret 2026
|
22 Desember 2026
|
| D. | Analisis |
29 Desember 2026
|
05 Januari 2027
|
| E. | Penyajian |
12 Januari 2027
|
19 Januari 2027
|
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|
| Luas Puso/Rusak/Tidak Berhasil | Luas tanaman yang mengalami puso/kerusakan yang diakibatkan oleh serangan Organisme Penggangu Tanaman (OPT), Dampak Perubahan Iklim (DPI) dan/atau sebab lainnya (gempa bumi, dll), sedemikian rupa sehingga hasilnya kurang dari atau sama dengan 11% dari keadaan normal tanpa melihat kerusakan terjadi sebelum atau sesudah masa generatif. | Bulanan |
| Luas Panen Hortikultura Habis/Dibongkar | Luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka atau tanaman hias yang dipanen habis atau yang biasanya dipanen lebih dari sekali dan pada periode pelaporan dibongkar.Buah Semusim yang Dipanen Habis/Dibongkar dalam Periode Laporan | Bulanan |
| Luas Panen Hortikultura Belum Habis | Luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka, atau tanaman hias yang dipanen habis atau yang biasanya dipanen lebih dari sekali dan pada periode pelaporan belum dibongkar.Sayuran Semusim (SBS) yang Dipanen Lebih Dari Satu Kali dan Belum Dibongkar pada Periode Laporan | Bulanan |
| Luas Tanam Baru | Luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru) pada bulan/triwulan laporan. Baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang diakukan untuk mengganti tanaman yang dicabut/dimusnahkan karena serangan OPT atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan/triwulan tersebut tanaman yang baru ditanam dibongkar kembali.Sayuran dan Buah Buahan Semusim yang Dipanen Habis/Dibongkar pada Periode Laporan | Bulanan |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Wawancara
- Pengamatan
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
- Supervisi
- Lainnya : Kecamatan
- Kabupaten Atau Kota
- Kecamatan