Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Penyakit Tidak Menular Di Wilayah Kota Probolinggo Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Probolinggo |
| Tanggal Terbit | 22 Mei 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.3574.019 |
Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti penyakit jantung, diabetes melitus, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronik kini menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia. PTM tidak hanya menurunkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menimbulkan beban ekonomi yang besar bagi individu, keluarga, dan negara. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2015, penanggulangan PTM harus dilaksanakan secara komprehensif, efektif, efisien, dan berkelanjutan dengan menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif melalui pendekatan surveilans, deteksi dini, promosi kesehatan, serta penanganan kasus secara terpadu.
Sebagai bentuk komitmen nyata menuju Indonesia Emas 2045, Kementerian Kesehatan menetapkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), salah satunya adalah Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Melalui Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/2002/2024, PKG dilaksanakan serentak di hari ulang tahun masyarakat Indonesia dengan tujuan mendeteksi faktor risiko, kondisi prapenyakit, dan penyakit secara dini guna mencegah keparahan dan komplikasi lebih lanjut.
PKG bukan hanya kegiatan pelayanan, melainkan juga merupakan strategi skrining massal nasional yang membutuhkan data yang akurat, integratif, dan real-time untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Oleh karena itu, penting disusun rekomendasi penguatan sistem statistik dan kompilasi data PTM, khususnya hasil dari pelaksanaan PKG, agar dapat digunakan secara optimal dalam:
- Perencanaan dan pengembangan program penanggulangan PTM yang lebih terarah;
- Pemantauan tren dan sebaran faktor risiko serta penyakit;
- Penilaian capaian dan efektivitas program PKG;
- Penyusunan kebijakan daerah maupun nasional secara responsif dan adaptif.
Upaya ini harus diiringi dengan peningkatan kapasitas SDM, integrasi data lintas platform, serta dukungan dari pemerintah daerah sebagaimana ditegaskan dalam SE Gubernur dan arahan koordinatif antar-tingkatan layanan kesehatan. Dengan sinergi semua pihak, diharapkan kualitas data PTM yang dihasilkan dapat memperkuat sistem kesehatan nasional dan menekan beban penyakit secara signifikan di masa depan.
Tujuan Umum:
Meningkatkan kualitas dan akurasi data statistik kegiatan Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program pencegahan serta pengendalian PTM secara efektif dan berkelanjutan.
Tujuan Khusus:
- Mengidentifikasi dan memetakan sumber data serta indikator utama kegiatan PTM yang tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan.
- Menyusun rekomendasi perbaikan sistem pencatatan, pelaporan, dan analisis data PTM yang sesuai dengan kebutuhan program.
- Meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam pengumpulan dan pengolahan data statistik PTM.
- Mendorong integrasi data PTM ke dalam sistem informasi kesehatan yang terstandar dan terpusat.
- Mendukung tersedianya data yang valid dan terkini untuk perumusan kebijakan dan intervensi program PTM di tingkat lokal maupun nasional.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
01 Januari 2026
|
30 Januari 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
01 Juni 2026
|
30 Juni 2026
|
| C. | Pengolahan |
01 Juli 2026
|
10 Juli 2026
|
| D. | Analisis |
16 Januari 2027
|
30 Januari 2027
|
| E. | Penyajian |
01 Februari 2027
|
10 Februari 2027
|
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|
| Nomor Rekam Medik | Kode berupa angka-angka dari suatu rekam medis yang bertujuan untuk mengidentifikasi suatu rekam medik | Saat pendataan |
| Tangga Kunjungan | Tanggal ketika pasien datang atau berkunjung ke fasilitas kesehatan (misalnya rumah sakit, klinik, atau puskesmas) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan | Saat pendataan |
| Nomor Identitas Kependudukan (NIK) | Nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia yang tercantum di beberapa dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan sumber lainnya. NIK terdiri dari 16 digit angka yang mengandung informasi kependudukan seseorang | Saat pendataan |
| Nama Lengkap | Panggilan lengkap seseorang sesuai dengan nama yang tercantum pada kartu keluarga (KK) atau kartu tanda penduduk (KTP) | Saat pendataan |
| Tanggal Lahir | Tanggal lahir pada kartu identitas | Saat pendataan |
| Jenis Kelamin | Perbedaan antara perempuan dengan laki-laki secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu. Jenis kelamin terbagi atas perempuan dan laki-laki | Saat pendataan |
| Agama | Agama/kepercayaan yang dianut oleh responden sesuai yang diakui oleh ketentuan Peraturan Perundang-undangan sebagai agama/kepercayaan yang merupakan dasar pencatatan dalam database Kependudukan. Jika saat pendataan terjadi perbedaan agama yang dianut dengan yang tertera di dokumen KK/KTP, maka isian yang digunakan sesuai dengan pengakuan responden | Saat pendataan |
| Pendidikan Terakhir | Tahapan pendidikan yang dicapai seseorang setelah menamatkan pelajaran pada jenjang pendidikan tertinggi yang dikutinya dengan mendapatkan tanda tamat sekolah (ijazah) | Saat pendataan |
| Alamat Rumah | Tempat yang mencakup jalan, nomor rumah, dan nomor SLS (RT/RW) | Saat pendataan |
| Pekerjaan | Pekerjaan yang menggunakan waktu terbanyak atau memberikan penghasilan terbesar, jika sama besar maka pekerjaan utama mengikuti pengakuan responden | Saat pendataan |
| Status perkawinan | Status seseorang dalam kaitannya dengan status perkawinan pada saat pendataan | Saat pendataan |
| Nomor Telepon | Nomor telepon yang dapat dihubungi | Saat pendataan |
| Golongan Darah | Klasifikasi darah berdasarkan keberadaan antigen (protein) tertentu pada permukaan sel darah merah yang membedakan golongan darah A, B, AB, dan O serta mencakup faktor Rh, yang dapat positif atau negatif | Saat pendataan |
| Riwayat diabetes | Riwayat kondisi medis kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya | Saat wawancara / screening |
| Riwayat Hipertensi | Riwayat kondisi medis dimana tekanan darah sistolik >140 mmHg dan/atau diastolik >90 mmHg | Saat wawancara / screening |
| Riwayat Jantung | Organ vital yang berfungsi sebagai pompa darah dalam sistem kardiovaskuler | Saat wawancara / screening |
| Riwayat Stroke | Aliran darah ke otak terganggu | Saat wawancara / screening |
| Riwayat Asma | Ganggung saluran pernafasan | Saat wawancara / screening |
| Riwayat Kanker | Pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan abnormal | Saat wawancara / screening |
| Riwayat Kolesterol Tinggi | Kadar kolesterol dalam darah yang melebihi batas normal | Saat wawancara / screening |
| Riwayat Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) | Pernafasan kronis yang menyebabkan kesulitan bernafas | Saat wawancara / screening |
| Riwayat Thalasemia | Kelainan genetik pada darah yang mempengaruhi produksi haemoglobin | Saat wawancara / screening |
| Riwayat Lupus | Penyakit autoimun yang mempengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk kulit, sendi, ginjal dan bagian lainnya | Saat wawancara / screening |
| Merokok | Aktivitas membakar tembakau maupun cerutu kemudian menghisap asapnya baik menggunakan rokok maupun pipa; setiap hari maupun kadang-kadang | Saat screening |
| Kurang makan sayur dan buah | Pemenuhan asupan buah dan sayuran, dimana seseorang mengonsumsi buah dan sayur dalam jumlah cukup atau tidak, sesuai dengan kebutuhan tubuh | Saat screening |
| Kurang aktivitas fisik | Pemenuhan rekomendasi aktivitas fisik (gerakan tubuh) yang dianjurkan oleh organisasi kesehatan untuk mencapai kesehatan dan kebugaran yang optimal | Saat screening |
| Konsumsi minuman beralkohol | Pengkonsumsian minuman yang mengandung etanol, zat psikoaktif yang dapat mempengaruhi pikiran dan perilaku, sehingga menyebabkan efek negatif pada kesehatan dan sosial jika dikonsumsi berlebihan | Saat screening |
| Stres | Tekanan atau ancaman yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental | Saat screening |
| Berat Badan | Ukuran massa tubuh seseorang, yang biasa digunakan untuk mengukur status gizi dan kesehatan secara umum dan diukur dengan timbangan serta dinyatakan dalam satuan kilogram (kg) | Saat screening |
| Tinggi badan | Ukuran panjang tubuh dari kepala hingga kaki | Saat screening |
| Indeks Massa Tubuh (IMT) | Ukuran yang digunakan untuk menentukan apakah seseorang memiliki berat badan yang ideal, kurang, atau berlebih | Saat screening |
| Lingkar perut | Jumlah lemak visceral di sekitar perut | Saat screening |
| Tekanan darah | Tekanan yang diberikan oleh darah pada dinding pembuluh darah | Saat screening |
| Gula Darah Puasa (GDA) | Pemeriksaan kadar gula darah dalam tubuh, yang digunakan untuk mendeteksi dini penyakit diabetes atau untuk memantau kadar gula darah pada penderita diabetes | Saat screening |
| Trigliserida | Jenis lemak dalam darah | Saat screening |
| Kadar Carbon Monoksida (CO) | Pemantauan kadar karbon monoksida dalam sistem pernapasan | Saat screening |
| Pemeriksaan payudara / IVA | Mendeteksi kelainan penyakit pada payudara dan mulut rahim | Saat screening |
| Pemeriksaan ketajaman penglihatan | Kemampuan mata untuk melihat objek dengan jelas dan detail | Saat screening |
| Pemeriksaan ketajaman pendengaran | Kemampuan mendengar suara dengan jelas dan akurat | Saat screening |
| Deteksi gangguan mental emosional dan perilaku | Pikiran perasaan dan perilaku seseorang | Saat screening |
| Deteksi PJPD (Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah)dengan Prediksi CHARTA WHO | Identifikasi penyakit jantung dan pembuluh darah | Saat screening |
| Skor PUMA (Prevalensi, Diagnosis, dan Pengobatan yang Diperkirakan) | Mendeteksi dini dan skrining penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) | Saat screening |
| Tes Narkoba | Metode skrining narkoba yang mendeteksi jenis zat narkoba utama dalam urine | Hasil Screening |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Lainnya : Google Spreadsheet
- Lainnya : Pertemuan validasi data
- Lainnya : Wilayah kerja puskesmas
- Kabupaten Atau Kota
- Kecamatan