Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Penyakit Tidak Menular Di Wilayah Kota Probolinggo Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Penyakit Tidak Menular Di Wilayah Kota Probolinggo Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Probolinggo
Tanggal Terbit 22 Mei 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3574.019
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Penyakit Tidak Menular Di Wilayah Kota Probolinggo
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Probolinggo
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl Suroyo No 58 Kota Probolinggo
Telepon:
0335-426877
Faksmile:
0335-426877
Email:
dinkesp2kb@probolinggokota.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
drg. Asri Wahyuningsih
Jabatan:
Kepala Bidang Pengamatan dan Pengendalian Penyakit
Alamat:
Jl. Suroyo 58 Kota Probolinggo
Telepon:
0335 426877
Faksmile:
-
Email:
dkkota58@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti penyakit jantung, diabetes melitus, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronik kini menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia. PTM tidak hanya menurunkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menimbulkan beban ekonomi yang besar bagi individu, keluarga, dan negara. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2015, penanggulangan PTM harus dilaksanakan secara komprehensif, efektif, efisien, dan berkelanjutan dengan menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif melalui pendekatan surveilans, deteksi dini, promosi kesehatan, serta penanganan kasus secara terpadu.

Sebagai bentuk komitmen nyata menuju Indonesia Emas 2045, Kementerian Kesehatan menetapkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), salah satunya adalah Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Melalui Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/2002/2024, PKG dilaksanakan serentak di hari ulang tahun masyarakat Indonesia dengan tujuan mendeteksi faktor risiko, kondisi prapenyakit, dan penyakit secara dini guna mencegah keparahan dan komplikasi lebih lanjut.

PKG bukan hanya kegiatan pelayanan, melainkan juga merupakan strategi skrining massal nasional yang membutuhkan data yang akurat, integratif, dan real-time untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Oleh karena itu, penting disusun rekomendasi penguatan sistem statistik dan kompilasi data PTM, khususnya hasil dari pelaksanaan PKG, agar dapat digunakan secara optimal dalam:

  • Perencanaan dan pengembangan program penanggulangan PTM yang lebih terarah;
  • Pemantauan tren dan sebaran faktor risiko serta penyakit;
  • Penilaian capaian dan efektivitas program PKG;
  • Penyusunan kebijakan daerah maupun nasional secara responsif dan adaptif.

Upaya ini harus diiringi dengan peningkatan kapasitas SDM, integrasi data lintas platform, serta dukungan dari pemerintah daerah sebagaimana ditegaskan dalam SE Gubernur dan arahan koordinatif antar-tingkatan layanan kesehatan. Dengan sinergi semua pihak, diharapkan kualitas data PTM yang dihasilkan dapat memperkuat sistem kesehatan nasional dan menekan beban penyakit secara signifikan di masa depan.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan Umum:

Meningkatkan kualitas dan akurasi data statistik kegiatan Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program pencegahan serta pengendalian PTM secara efektif dan berkelanjutan.

Tujuan Khusus:

  1. Mengidentifikasi dan memetakan sumber data serta indikator utama kegiatan PTM yang tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan.
  2. Menyusun rekomendasi perbaikan sistem pencatatan, pelaporan, dan analisis data PTM yang sesuai dengan kebutuhan program.
  3. Meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam pengumpulan dan pengolahan data statistik PTM.
  4. Mendorong integrasi data PTM ke dalam sistem informasi kesehatan yang terstandar dan terpusat.
  5. Mendukung tersedianya data yang valid dan terkini untuk perumusan kebijakan dan intervensi program PTM di tingkat lokal maupun nasional.
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Januari 2026
30 Januari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Juni 2026
30 Juni 2026
C. Pengolahan
01 Juli 2026
10 Juli 2026
D. Analisis
16 Januari 2027
30 Januari 2027
E. Penyajian
01 Februari 2027
10 Februari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
Nomor Rekam Medik Kode berupa angka-angka dari suatu rekam medis yang bertujuan untuk mengidentifikasi suatu rekam medik Saat pendataan
Tangga Kunjungan Tanggal ketika pasien datang atau berkunjung ke fasilitas kesehatan (misalnya rumah sakit, klinik, atau puskesmas) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan Saat pendataan
Nomor Identitas Kependudukan (NIK) Nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia yang tercantum di beberapa dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan sumber lainnya. NIK terdiri dari 16 digit angka yang mengandung informasi kependudukan seseorang Saat pendataan
Nama Lengkap Panggilan lengkap seseorang sesuai dengan nama yang tercantum pada kartu keluarga (KK) atau kartu tanda penduduk (KTP) Saat pendataan
Tanggal Lahir Tanggal lahir pada kartu identitas Saat pendataan
Jenis Kelamin Perbedaan antara perempuan dengan laki-laki secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu. Jenis kelamin terbagi atas perempuan dan laki-laki Saat pendataan
Agama Agama/kepercayaan yang dianut oleh responden sesuai yang diakui oleh ketentuan Peraturan Perundang-undangan sebagai agama/kepercayaan yang merupakan dasar pencatatan dalam database Kependudukan. Jika saat pendataan terjadi perbedaan agama yang dianut dengan yang tertera di dokumen KK/KTP, maka isian yang digunakan sesuai dengan pengakuan responden Saat pendataan
Pendidikan Terakhir Tahapan pendidikan yang dicapai seseorang setelah menamatkan pelajaran pada jenjang pendidikan tertinggi yang dikutinya dengan mendapatkan tanda tamat sekolah (ijazah) Saat pendataan
Alamat Rumah Tempat yang mencakup jalan, nomor rumah, dan nomor SLS (RT/RW) Saat pendataan
Pekerjaan Pekerjaan yang menggunakan waktu terbanyak atau memberikan penghasilan terbesar, jika sama besar maka pekerjaan utama mengikuti pengakuan responden Saat pendataan
Status perkawinan Status seseorang dalam kaitannya dengan status perkawinan pada saat pendataan Saat pendataan
Nomor Telepon Nomor telepon yang dapat dihubungi Saat pendataan
Golongan Darah Klasifikasi darah berdasarkan keberadaan antigen (protein) tertentu pada permukaan sel darah merah yang membedakan golongan darah A, B, AB, dan O serta mencakup faktor Rh, yang dapat positif atau negatif Saat pendataan
Riwayat diabetes Riwayat kondisi medis kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya Saat wawancara / screening
Riwayat Hipertensi Riwayat kondisi medis dimana tekanan darah sistolik >140 mmHg dan/atau diastolik >90 mmHg Saat wawancara / screening
Riwayat Jantung Organ vital yang berfungsi sebagai pompa darah dalam sistem kardiovaskuler Saat wawancara / screening
Riwayat Stroke Aliran darah ke otak terganggu Saat wawancara / screening
Riwayat Asma Ganggung saluran pernafasan Saat wawancara / screening
Riwayat Kanker Pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan abnormal Saat wawancara / screening
Riwayat Kolesterol Tinggi Kadar kolesterol dalam darah yang melebihi batas normal Saat wawancara / screening
Riwayat Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Pernafasan kronis yang menyebabkan kesulitan bernafas Saat wawancara / screening
Riwayat Thalasemia Kelainan genetik pada darah yang mempengaruhi produksi haemoglobin Saat wawancara / screening
Riwayat Lupus Penyakit autoimun yang mempengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk kulit, sendi, ginjal dan bagian lainnya Saat wawancara / screening
Merokok Aktivitas membakar tembakau maupun cerutu kemudian menghisap asapnya baik menggunakan rokok maupun pipa; setiap hari maupun kadang-kadang Saat screening
Kurang makan sayur dan buah Pemenuhan asupan buah dan sayuran, dimana seseorang mengonsumsi buah dan sayur dalam jumlah cukup atau tidak, sesuai dengan kebutuhan tubuh Saat screening
Kurang aktivitas fisik Pemenuhan rekomendasi aktivitas fisik (gerakan tubuh) yang dianjurkan oleh organisasi kesehatan untuk mencapai kesehatan dan kebugaran yang optimal Saat screening
Konsumsi minuman beralkohol Pengkonsumsian minuman yang mengandung etanol, zat psikoaktif yang dapat mempengaruhi pikiran dan perilaku, sehingga menyebabkan efek negatif pada kesehatan dan sosial jika dikonsumsi berlebihan Saat screening
Stres Tekanan atau ancaman yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental Saat screening
Berat Badan Ukuran massa tubuh seseorang, yang biasa digunakan untuk mengukur status gizi dan kesehatan secara umum dan diukur dengan timbangan serta dinyatakan dalam satuan kilogram (kg) Saat screening
Tinggi badan Ukuran panjang tubuh dari kepala hingga kaki Saat screening
Indeks Massa Tubuh (IMT) Ukuran yang digunakan untuk menentukan apakah seseorang memiliki berat badan yang ideal, kurang, atau berlebih Saat screening
Lingkar perut Jumlah lemak visceral di sekitar perut Saat screening
Tekanan darah Tekanan yang diberikan oleh darah pada dinding pembuluh darah Saat screening
Gula Darah Puasa (GDA) Pemeriksaan kadar gula darah dalam tubuh, yang digunakan untuk mendeteksi dini penyakit diabetes atau untuk memantau kadar gula darah pada penderita diabetes Saat screening
Trigliserida Jenis lemak dalam darah Saat screening
Kadar Carbon Monoksida (CO) Pemantauan kadar karbon monoksida dalam sistem pernapasan Saat screening
Pemeriksaan payudara / IVA Mendeteksi kelainan penyakit pada payudara dan mulut rahim Saat screening
Pemeriksaan ketajaman penglihatan Kemampuan mata untuk melihat objek dengan jelas dan detail Saat screening
Pemeriksaan ketajaman pendengaran Kemampuan mendengar suara dengan jelas dan akurat Saat screening
Deteksi gangguan mental emosional dan perilaku Pikiran perasaan dan perilaku seseorang Saat screening
Deteksi PJPD (Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah)dengan Prediksi CHARTA WHO Identifikasi penyakit jantung dan pembuluh darah Saat screening
Skor PUMA (Prevalensi, Diagnosis, dan Pengobatan yang Diperkirakan) Mendeteksi dini dan skrining penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) Saat screening
Tes Narkoba Metode skrining narkoba yang mendeteksi jenis zat narkoba utama dalam urine Hasil Screening
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Bulanan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Google Spreadsheet
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Pertemuan validasi data
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Tidak
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Wilayah kerja puskesmas
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
  • Kecamatan
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak