Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Kualitas Air Sungai Di Kabupaten Gianyar Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Kualitas Air Sungai Di Kabupaten Gianyar Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar
Tanggal Terbit 02 Mei 2026
Identitas Rekomendasi V-26.5104.003
Judul Kegiatan :
Survei Kualitas Air Sungai di Kabupaten Gianyar
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jalan Astina Selatan Gianyar
Telepon:
-
Faksmile:
-
Email:
dlhgianyar18@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Ni Luh Putu Diah Mantiasih,ST., MAP
Jabatan:
Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan
Alamat:
Jalan Astina Selatan Gianyar
Telepon:
087758182862
Faksmile:
-
Email:
dlhgianyar18@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air, pengelolaan lingkungan hidup, khususnya sumber daya air, harus dilakukan secara sistematis dan terpadu. Pengelolaan ini mencakup tiga aspek penting: perencanaan, pengendalian, dan pemantauan kualitas lingkungan.

Di Kabupaten Gianyar, sumber daya air seperti sungai, mata air, air tanah, dan laut memiliki peran yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat dan sektor pariwisata. Namun, meningkatnya kebutuhan air seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk menyebabkan potensi pencemaran yang lebih tinggi, yang dapat mengancam kualitas sumber daya air.

Untuk itu, diperlukan pemantauan kualitas air secara berkala dan berkelanjutan untuk mendeteksi pencemaran sejak dini, mendukung penanggulangan yang tepat, serta menyediakan data primer yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan lingkungan.

Pemantauan kualitas lingkungan hidup merupakan instrumen penting dalam pengelolaan lingkungan hidup. Tujuannya adalah untuk mengetahui kondisi mutu lingkungan secara berkala, menilai tingkat pencemaran, serta memastikan bahwa Tingkat Baku Mutu Lingkungan yang telah ditetapkan oleh pemerintah tetap terjaga.

Permasalahan lingkungan hidup, terutama terkait dengan pencemaran dan penurunan kualitas lingkungan (air, udara, tanah), adalah persoalan multisektor yang tidak dapat diselesaikan hanya oleh sektor lingkungan hidup saja. Penyelesaian masalah ini memerlukan dukungan dari sektor lain serta partisipasi aktif masyarakat.

Meningkatnya pencemaran dan semakin menurunnya kualitas lingkungan menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Gianyar. Berbagai upaya pengelolaan lingkungan dan pengendalian pencemaran serta kerusakan lingkungan telah dilakukan melalui berbagai kegiatan yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, diperlukan pengujian Laboratorium Lingkungan untuk mendukung pengelolaan kualitas lingkungan hidup di daerah ini.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Penyediaan Data dan Informasi: Pemantauan kualitas air sungai bertujuan untuk menyediakan data dan informasi yang akurat, valid, dan mutakhir mengenai kondisi kualitas air sungai. Data ini akan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan, pengambilan kebijakan, dan evaluasi program yang berkaitan dengan pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup di Kabupaten Gianyar.

Dukungan terhadap Kebijakan dan Strategi: Pemantauan kualitas air sungai juga berfungsi untuk mendukung penyusunan kebijakan dan strategi dalam rangka peningkatan kualitas air sungai. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pencemaran air dan untuk menjaga keberlanjutan fungsi ekologis air sungai sebagai sumber daya vital bagi masyarakat dan lingkungan.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Januari 2026
15 April 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Juni 2026
30 Juni 2026
C. Pengolahan
01 Juni 2026
30 Juli 2026
D. Analisis
01 Oktober 2026
30 Oktober 2026
E. Penyajian
01 November 2026
30 November 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Temperatur SNI 06-6989.23-2005, yang digunakan dalam pengukuran suhu air dengan termometer air raksa. 1 Tahun
2 pH SNI 06-6989.11-2004, Dalam pengukuran derajat keasaman (pH) dengan menggunakan pH meter. 1 Tahun
3 Total suspended solid (TSS) SNI 06-6989.3-2004, Metode yang digunakan untuk menentukan residu tersuspensi dengan menggunakan gravimetri. Sampel air yang telah homogen disaring dengan kertas saring yang telah ditimbang. Residu yang tertahan pada saringan dikeringkan sampai mencapai berat konstan pada suhu 103oC sampai dengan 105oC. Kenaikan berat saringan mewakili padatan tersuspensi total (TSS). 1 Tahun
4 Oksigen Terlarut (Dissolved Oxygen) Oksigen terlarut dihitung menggunakan DO meter yaitu dengan cara menekan tombol on pada alat DO meter, lalu mencelupkan ujung DO meter pada perairan yang sebelumnya dilakukan kalibrasi terlebih dahulu, setelah angka muncul pada alat lalu dicatat hasilnya. 1 Tahun
5 Chemical Oxygen Demand (COD) SNI 6989.2:2009 Metode ini digunakan untuk pengujian kebutuhan oksigen kimiawi (COD) dalam air dan air limbah dengan reduksi Cr2O72- secara spektrofotometri pada kisaran nilai COD 100 mg/L sampai dengan 900 mg/L pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 600 nm dan nilai COD lebih kecil atau sama dengan 90 mg/L pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 420 nm. 1 Tahun
6 Biochemiycal Oxygen Demand (BOD5) SNI 6989.72:2009, untuk menentukan jumlah oksigen terlarut yang di butuhkan oleh mikroba aerobic untuk mengoksidasi bahan organik karbon dalam contoh uji air limbah, efluen atau air yang tercemar yang tidak mengandung atau yang telah di hilangkan zat-zat toksik dan zat-zat penggangu lainya. Pengujian dilakukan pada suhu 200 C ± 1 0C selama 5 hari ± 6 jam. 1 Tahun
7 Fosfor (P) SNI 06-6989.31-2005, Untuk pengukuran kadar Fosfat pada sampel air dengan menggunakan spektrofotometri. Dalam suasana asam, amonium molibdat dan kalium antimonil tartrat bereaksi dengan ortofosfat membentuk senyawa asam fosfomolibdat kemudian direduksi oleh asam askorbat menjadi kompleks biru molibden. 1 Tahun
8 Nitrat SNI 6989.79:2011 Senyawa nitrat dalam contoh uji direduksi menjadi nitrit oleh kadmium (Cd) yang dilapisi dengan tembaga (Cu) dalam suatu kolom. Nitrit total yang terbentuk bereaksi dengan sulfanilamid dalam suasana asam menghasilkan senyawa diazonium. Senyawa diazonium kemudian bereaksi dengan N-(1-naphthyl)-ethylenediamine dihydrochloride (NED) yang berwarna merah muda. Senyawa azo ini ekivalen dengan senyawa diazonium yang ekivalen dengan nitrit total. 1 Tahun
9 Mikrobiologi Pada pengujian ini dilakukan dengan metode uji pertama Most Probable Number (MPN) presumptive test. Apabila presumptive test positif, lakukan uji berikutnya yaitu MPN confirm test. Apabila presumptive test negatif, pengujian sampel selesai. Bila confirm test positif lanjutkan pada uji MPN complete test, apabila menunjukkan hasil yang positif, terakhir dilakukan uji biokimia atau uji gula-gula. 1 Tahun
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Longitudinal Panel
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengamatan
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Nonprobabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Saturation Sampling
5.7. Unit Sampel:
Unit sampel dalam penelitian ini adalah tiga sungai yang terletak di Kabupaten Gianyar.
5.8. Unit Observasi:
Setiap sungai akan dijadikan satu unit sampel, dan di dalam masing-masing sungai akan diambil sampel air pada beberapa titik lokasi sepanjang aliran sungai (titik hulu, titik tengah, dan titik hilir) untuk dianalisis kualitasnya.
5.9. Jumlah Responden:
3
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara Dan Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sarjana
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 4 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Tidak
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Sungai
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Ya