Beranda / Rekomendasi Terbit / Pendataan Lengkap Kondisi Jembatan Nasional Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Pendataan Lengkap Kondisi Jembatan Nasional Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Pendataan Lengkap
Instansi Kementerian Pekerjaan Umum
Tanggal Terbit 22 Mei 2026
Identitas Rekomendasi V-26.0000.013
Judul Kegiatan :
Pendataan Lengkap Kondisi Jembatan Nasional
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Pendataan Lengkap
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Kementerian Pekerjaan Umum
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Telepon:
(021) 158
Faksmile:
Email:
informasi@pu.go.id
II. Penanggung Jawab
2.1. Unit Eselon Penanggung Jawab:
Eselon 1:
Direktorat Jenderal Bina Marga
Eselon 2:
Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Firman Permana Wandani, ST., M.PP
Jabatan:
Kepala Subdirektorat Data dan Sistem Informasi Jalan dan Jembatan
Alamat:
Gedung Binamarga Lt. 4, Jl. Pattimura 20 Kebayoran Baru
Telepon:
021158
Faksmile:
Email:
dpsijatan@pu.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Penyediaan data inventori dan kondisi jembatan merupakan bagian penting dalam mendukung pengelolaan infrastruktur yang efektif, akurat, dan berkelanjutan. Mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2022, data inventarisasi mencakup informasi identitas, lokasi, dan karakteristik teknis jembatan, sedangkan data kondisi menggambarkan tingkat kerusakan dan kelaikan fungsi sebagai dasar penentuan prioritas penanganan. Ketersediaan data yang terstandarisasi dan mutakhir menjadi krusial untuk mendukung perencanaan, pemeliharaan, serta pengambilan keputusan berbasis data dalam menjamin keandalan dan keselamatan jembatan.

Kegiatan survei jembatan bertujuan untuk mendapatkan data Pemeriksaan Inventarisasi, data Pemeriksaan Detail termasuk nilai kondisi jembatan dengan adanya kerusakannya di lapangan, kondisi daerah aliran sungai sekitar jembatan, data Pemeriksaan Rutin termasuk perubahan kondisi keamanan, keselamatan dan kenyamanan jembatan, penanganan yang sedang berjalan pada tahun 2026 serta rekomendasi untuk pemeriksaan khusus dan penanganan jembatan termasuk tindakan darurat yang diperlukan. (Sumber: KAK Survei Kondisi Jembatan 2026)

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan dari pemeriksaan jembatan adalah untuk memastikan bahwa kondisi jembatan memenuhi semua ketentuan pelayanan, dipantau secara sistematis untuk memastikan kondisi yang mengakibatkan kerusakan atau keruntuhan struktural dapat diidentifikasi sesegera mungkin agar intervensi atau tindakan perbaikan yang tepat dapat dilakukan.

Adapun kegiatan ini menghasilkan output indikator statistik berupa:
1. Jumlah jembatan nasional menurut kondisi dan kemantapan;
2. Panjang jembatan nasional menurut kondisi dan kemantapan;
3. Persentase jembatan nasional menurut kondisi dan kemantapan

Selain itu, data yang dikumpulkan dari pemeriksaan-pemeriksaan dapat digunakan untuk:
a) Mengembangkan program pemeriksaan dan penanganan jembatan;
b) Melakukan penilaian kapasitas beban;
c) Memberikan umpan balik untuk proses perancangan struktur jembatan;
d) Memantau keefektifan penanganan jembatan;
e) Mengevaluasi permasalahan pelayanan jembatan dengan berbagai penyebab.
(Sumber Pedoman Pemeriksaan Jembatan Tahun 2022)

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Januari 2026
31 Mei 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Juni 2026
31 Juli 2026
C. Pengolahan
01 Juli 2026
31 Desember 2026
D. Analisis
01 Juli 2026
31 Desember 2026
E. Penyajian
01 Desember 2026
31 Januari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Nilai Kondisi Bangunan Atas Penilaian kondisi elemen struktur atas jembatan seperti gelagar, rangka, atau kabel yang menahan beban lalu lintas Tahunan
2 Nilai Kondisi Sistem Lantai Penilaian kondisi lantai jembatan (deck) termasuk permukaan perkerasan dan sambungan yang mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan Tahunan
3 Nilai Kondisi Bangunan Bawah Penilaian kondisi struktur bawah seperti abutment, pilar, dan pondasi yang menopang jembatan Tahunan
4 Nilai Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Penilaian kondisi DAS di sekitar jembatan yang mencerminkan potensi pengaruh aliran air, erosi, dan sedimentasi terhadap keamanan struktur jembatan Tahunan
5 Nilai Kondisi Jalan Pendekat Penilaian kondisi jalan sebelum dan sesudah jembatan yang mempengaruhi akses dan konektivitas Tahunan
6 Nilai Kondisi Perlengkapan Penilaian kondisi elemen pelengkap jembatan seperti railing, marka, rambu, dan penerangan yang mendukung keselamatan dan fungsi operasional jembatan Tahunan
7 Nilai Kondisi Gorong-Gorong Penilaian kondisi saluran drainase yang berfungsi mengalirkan air di sekitar jembatan Tahunan
8 Nilai Kondisi Lintasan Basah Penilaian kondisi bagian jembatan yang terpapar air dan berpotensi mengalami kerusakan akibat faktor hidrologi Tahunan
9 Nilai Kondisi Jembatan Penilaian kondisi keseluruhan jembatan sebagai hasil agregasi dari kondisi tiap komponennya Tahunan
10 Nilai Elemen Struktur (S) Tingkat keberbahayaan kerusakan elemen (berbahaya atau tidak) Tahunan
11 Nilai Elemen Kerusakan (R) Kategori tingkat kerusakan elemen (parah atau tidak) Tahunan
12 Nilai Elemen Kuantitas (K) Tingkat kuantitas kerusakan berdasarkan rasio antara kuantitas kerusakan dan kuantitas total elemen Tahunan
13 Nilai Elemen Fungsi (F) Tingkat fungsionalitas elemen dengan adanya kerusakan baik secara individu atau berkelompok (masih berfungsi atau tidak) Tahunan
14 Nilai Elemen Pengaruh (P) Tingkat pengaruh/dampak kerusakan elemen tersebut terhadap elemen lain (berpengaruh signifikan atau tidak) Tahunan
15 Kuantitas Kerusakan Volume kerusakan dalam satuan ukur tertentu yang menggambarkan kerusakan elemen Tahunan
16 Kuantitas Total Elemen Volume total elemen dalam satuan ukur tertentu Tahunan
17 Lokasi Jembatan - Inventori Jembatan Lokasi jembatan dalam wilayah pemerintahan daerah provinsi/kabupaten/kota Tahunan
18 Koordinat Geografis Lokasi Jembatan - Inventori Jembatan Koordinat lintang dan bujur lokasi jembatan dalam bentuk desimal Tahunan
19 Jenis Jembatan - Inventori Jembatan Tipe jembatan (jembatan standar dan jembatan khusus) Tahunan
20 Panjang Total Jembatan - Inventori Jembatan Panjang yang diukur dari siar muai satu ke siar muai yang lain pada kepala jembatan Tahunan
21 Lebar Jembatan - Inventori Jembatan Lebar yang diukur dari tepi luar ke tepi luar struktur, mencakup seluruh bagian yang dilalui seperti lajur lalu lintas, bahu, trotoar, dan elemen pelengkap lainnya Tahunan
22 Tipe Bangunan Atas Jembatan - Inventori Jembatan Jenis struktur utama bagian atas jembatan secara keseluruhan Tahunan
23 Jumlah Bentang - Inventori Jembatan Jumlah segmen jembatan yang dipisahkan oleh pilar atau penyangga di antara abutment Tahunan
24 Panjang Bentang - Inventori Jembatan Panjang yang diukur dari as perletakan ke as perletakan pada suatu bentang jembatan Tahunan
25 Tipe Bangunan Atas Bentang - Inventori Jembatan Jenis struktur pada masing-masing bentang Tahunan
26 Sudut/Skew - Inventori Jembatan Derajat kemiringan antara as melintang jembatan dan garis tegak lurus terhadap as jalan Tahunan
27 Kelengkungan/Radius - Inventori Jembatan Tingkat kelengkungan horizontal pada struktur atas jembatan Tahunan
28 Lebar Lantai Kendaraan - Inventori Jembatan Diukur antar trotoar dengan toleransi sampai 0,1 meter terdekat Tahunan
29 Lebar Trotoar - Inventori Jembatan Jumlah lebar dari kedua trotoar Tahunan
30 Tinggi Ruang Bebas dari Elevasi Paling Atas Lapis Permukaan - Inventori Jembatan Tinggi ruang bebas lalu lintas vertikal yang merupakan jarak vertikal dari permukaan jalan ke bagian bawah struktur portal Tahunan
31 Tipe Lintasan - Inventori Jembatan Jenis jalur yang dilayani oleh jembatan (misalnya tipe lintasan jalan, tipe lintasan sungai, dll.) Tahunan
32 Lalu Lintas Harian Rata-Rata Tahunan (LHR) AADT - Inventori Jembatan Nilai rata-rata jumlah kendaraan yang melintas per hari selama satu tahun pada suatu jembatan, digunakan sebagai indikator tingkat beban lalu lintas Tahunan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Longitudinal Panel
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Seluruh Wilayah Indonesia
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengamatan
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Sarana pengumpulan data yang digunakan mencakup kombinasi alat ukur dan aplikasi, yaitu: waterpass/leveling untuk pengukuran elevasi, GPS untuk pencatatan koordinat lokasi, drone untuk inspeksi visual udara, serta pita ukur/meteran untuk pengukuran dimensi fisik jembatan. Data hasil survei lapangan selanjutnya diinput dan divalidasi melalui Aplikasi INVI-J (Inspeksi Visual Jembatan).
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Jembatan pada ruas jalan nasional non tol
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Nasional
  • Provinsi
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak