Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Investasi Penanaman Modal Kabupaten Ngawi Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Investasi Penanaman Modal Kabupaten Ngawi Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ngawi
Tanggal Terbit 17 Maret 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3521.021
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Investasi Penanaman Modal Kabupaten Ngawi
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ngawi
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl PB.Sudirman No.19 Ngawi
Telepon:
0351749032
Faksmile:
0351747340
Email:
dpmptsp@ngawikab.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Edwin Rizka Rivany
Jabatan:
Kepala Bidang Promosi dan Data
Alamat:
Jl. PB. Sudirman 19 Ngawi
Telepon:
081259457909
Faksmile:
(0351) 747340
Email:
dpmptsp@ngawikab.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Kompilasi data investasi penanaman modal merupakan proses pengumpulan, pengorganisasian, dan analisis data yang berkaitan dengan aliran investasi yang masuk ke dalam suatu negara atau daerah. Untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam urusan investasi maka diperlukan data dukung berupa data investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kabupaten Ngawi. Investasi penanaman modal, baik itu dalam bentuk investasi PMA maupun PMDN, memainkan peran penting dalam perekonomian suatu negara atau daerah, terutama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kualitas teknologi serta infrastruktur

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan kompilasi data investasi penanaman modal adalah untuk mengumpulkan, menyusun, dan menganalisis informasi terkait aktivitas investasi yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, baik dalam negeri maupun asing, dengan tujuan sebagai berikut:

 

1.     Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Investasi
Mengukur perkembangan, pertumbuhan, dan dampak investasi yang telah direalisasikan oleh pelaku usaha dalam suatu periode tertentu.

 

2.     Penyusunan Kebijakan Pemerintah
Data investasi menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang mendorong peningkatan investasi, memperbaiki iklim usaha, serta menarik lebih banyak investor.

 

3.     Perencanaan Pembangunan Ekonomi
Menyediakan informasi penting untuk menyusun rencana pembangunan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional, termasuk pengembangan sektor-sektor prioritas.

 

4.     Transparansi dan Akuntabilitas
Memberikan gambaran jelas mengenai realisasi investasi dan distribusinya, serta memastikan proses investasi berjalan transparan dan akuntabel.

 

5.     Promosi Investasi
Data tersebut dapat digunakan sebagai alat promosi untuk menarik minat investor dengan menunjukkan potensi dan capaian positif di suatu wilayah atau sektor tertentu.

 

6.     Menarik Investasi Asing dan Domestik
Menunjukkan tren dan potensi investasi di suatu negara atau daerah untuk memberikan kepercayaan bagi calon investor.

 

 

       7. Identifikasi Hambatan Investasi
            Mengidentifikasi kendala-kendala dalam proses penanaman modal dan memberikan solusi untuk memperbaiki iklim investasi.

Dengan adanya kompilasi data investasi yang akurat dan sistematis, baik pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya dapat membuat keputusan yang lebih terarah dalam mengelola serta mendorong investasi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
02 Januari 2026
06 Januari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
04 Maret 2026
31 Desember 2026
C. Pengolahan
10 April 2026
31 Desember 2026
D. Analisis
10 April 2026
31 Desember 2026
E. Penyajian
20 Januari 2027
31 Januari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Nama Investor seseorang atau organisasi yang mengalokasikan dana ke dalam aset atau proyek dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan Januari-Desember 2026
2 Alamat Alamat adalah informasi tentang lokasi suatu tempat, yang digunakan untuk mengidentifikasi tempat tinggal, kantor, atau lokasi lainnya. Biasanya, alamat terdiri dari: Nama jalan dan nomor (misalnya, Jl. Merdeka No. 10) Kota/Kabupaten Provinsi Kode pos Negara Januari-Desember 2026
3 KBLI KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) adalah sistem klasifikasi yang digunakan di Indonesia untuk mengelompokkan jenis kegiatan ekonomi atau usaha berdasarkan standar tertentu Januari-Desember 2026
4 Nilai Investasi Nilai Investasi adalah jumlah total dana atau aset yang ditanamkan dalam suatu investasi, baik oleh individu, perusahaan, maupun institusi, dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa depan. Januari-Desember 2026
5 Status Penanaman Modal Jenis investasi adalah pengelompokan berbagai bentuk investasi berdasarkan karakteristiknya, Status Penanaman Modal adalah kategori yang menunjukkan asal-usul investasi dalam suatu usaha atau perusahaan, yang umumnya dibedakan menjadi dua jenis utama: Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Investasi yang dilakukan oleh individu atau badan hukum dalam negeri. Sumber modal berasal dari dalam negeri. Mengacu pada regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. Penanaman Modal Asing (PMA) Investasi yang dilakukan oleh individu atau badan hukum asing, baik sepenuhnya maupun bersama dengan pihak lokal. Modal bisa berasal dari luar negeri atau investor asing yang berada di Indonesia. Harus memenuhi regulasi dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan peraturan lainnya. Januari-Desember 2026
6 Jenis Perusahaan Jenis perusahaan adalah pengelompokan badan usaha berdasarkan karakteristik tertentu, seperti kepemilikan, bentuk hukum, dan kegiatan operasionalnya Januari-Desember 2026
7 Skala Usaha Skala usaha adalah ukuran atau tingkat besar-kecilnya suatu bisnis berdasarkan berbagai faktor, seperti jumlah tenaga kerja, modal, omzet, dan aset. Skala usaha menentukan klasifikasi bisnis serta kebijakan yang berlaku terhadapnya Januari-Desember 2026
8 Jumlah Investasi Jumlah investasi adalah total dana atau aset yang ditanamkan dalam suatu usaha, proyek, atau instrumen keuangan dengan tujuan memperoleh keuntungan. Nilai ini mencerminkan keseluruhan modal yang dikeluarkan oleh investor, baik individu maupun perusahaan Januari-Desember 2026
9 Tenaga kerja Tenaga kerja adalah individu yang memiliki kemampuan untuk bekerja, baik secara fisik maupun intelektual, guna menghasilkan barang atau jasa dalam suatu kegiatan ekonomi Januari-Desember 2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Website
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Usaha Dan Perusahaan
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak